2/ Senin
2015….”
Hari
itu datang juga akhirnya, hari dimana semua mahasiswa baik lama maupun yang mau menjadi lama masuk kembali ke kampus UINSA
tercinta. Kerumunan anak-anak semester dua membuat suasana fakultas semakin
penuh dan bergemuruh, setiap orang ingin mengetahui dimana kelas Intensif Bahasa
Arab dan Inggris mereka. Algi salah seorang anak BKI memasuki kelasnya dengan
lemas tak bergairah, Karena dia masuk ke dalam kelas dalam kategori bawah.
Bukan dia bodoh atau tak bisa menjawab soal, tapi karena dia tak mengikuti satu
dari ujian yang diujikan di semester satu. Alhamdulillah saya masuk dalam kelas
unggulan (bagi yang tersinggung ini hanya pengakuan sendiri).
Masuk
dalam kelas yang berbeda dan teman-teman yang berbeda pula, juga pengajar dan
materi yang berbeda, membuatku harus berjuang dan tampil dengan kapasitas yang
berbeda, dan diperhitungkan di situ. Bukan mau menyombongkan, tapi begitulah cara
mengaktualisasikan bakat kita. Karena saya percaya, orang tidak Akan tahu
tentang kita kecuali kita mau menunjukkan kepada mereka apa yang kita bisa.
Berjalan beberapa saat pelajaran Bahasa Arab, saya mendapatkan kesempatan untuk
berbicara tentang apa motivasi terbesar saya mempelajari Bahasa Arab. Dengan
tegas saya katAkan bahwa motivasi terbesar saya adalah, pertama: berdasarkan hadits
Nabi, yang kedua: di abad globalisasi ini kita banyak menyaksikan bahwa diluar
sana Islam banyak dihujam dan dilawan oleh orang barat dengan perang pemikiran.
Dikenal dengan istilah ghozwul fikri. Karena mereka sadar bahwa Islam
dari dulu tidak takut dengan kematian, bagi orang Islam kematian melawan
orang-orang kafir adalah mati syahid dan balasannya adalah Surga.
Berdasarkan statement ini mereka mulai berfikir dan menetapkan untuk
mempelajari Islam dengan mempelajari Bahasa Arab maka mereka Akan paham
Al-qur’an secara komprehensif. Bahkan dari kalangan mereka ada yang sudah hapal
Al-qur’an. Dengan kenyataan atau fenomena seperti ini saya termotivasi
untuk mempelajari Bahasa Arab secara intens agar dapat memahami Al-qur’an
dengan baik dan benar. Alasan ketiga: agar memudahkan saya berkomunikasi dengan
orang Arab. Dengan berapi-api saya mengatAkan hal itu dan membuat semua orang
terpukau (hahahahaha). Sejam berlalu hingga usailah intensif Bahasa Arab.
Sejurus
kemudian, kami masuk ke kelas D1 203 untuk mengikuti kuliah Tafsir BKI dengan
guru besar UINSA Prof Ali Aziz.
Hari ini saya tidak menjual roti seperti biasanya, karena saya Akan memulainya pada hari Rabu, hari yang baik untuk memulai segala kegiatan kata ulama terdahulu. Berjumpa dengan teman-teman dalam satu kelas adalah hal yang paling bahagia bagi saya. Karena bagi saya, mereka adalah pengganti keluarga saya disini. Kemudian Jajang menyuruh saya maju kedepan kelas untukmembuka tahun ajaran semester dua.
Hari ini saya tidak menjual roti seperti biasanya, karena saya Akan memulainya pada hari Rabu, hari yang baik untuk memulai segala kegiatan kata ulama terdahulu. Berjumpa dengan teman-teman dalam satu kelas adalah hal yang paling bahagia bagi saya. Karena bagi saya, mereka adalah pengganti keluarga saya disini. Kemudian Jajang menyuruh saya maju kedepan kelas untukmembuka tahun ajaran semester dua.
Dengan
memakai kemeja hijau lengan panjang, celana levis hitam dan sepatu
distro keluaran baru, saya berdiri tegap di hadapan teman-teman memberikan
sedikit orasi penyemangat dan kata-kata pamungkas dan membuka perkulihan hari
itu. Selang beberapa menit pak Prof masuk kedalam kelas dan membuat kelas jadi
sepi dan senyap tanpa ada suara. Hanya
suara hembusan napas yang terdengar. Acapkali, dalam suasana gugup seperti ini
saya selalu memberanikan diri untuk menatap mata orang yang Akan saya hadapi. Pak
Prof membuka keheningan dengan mengucapkan salam, dan menyuruh kami berdoa.
Sebagai pemimpin doa saya langsung berdiri dan mengajak teman-teman untuk
berdoa sebagaimana biasanya.
Kemudian
pak Prof membuka suara,
“"طىب كىف حالكم
“ "الحمدلله
إنّا بخىر
“Senang sekali dapat berjumpa dengan anda dengan materi
yang berbeda dan saya harapkan anda tidak bosan berjumpa dengan saya”
“ha ha ha ha ha ha” disambung dengan tawa oleh mahasiswa
B3 BKI .
Kemudian pak Prof melanjutkan dengan menjelaskan bagaimana
sistematis pembuatan makalah Tafsir BKI yang pembahasannya dengan menggunAkan
buku tafsir karangan ulama terdahulu.
“dalam pembuatan makalah terdapat empat tahap. Di antaranya:
1.
Ayat tafsir itu sendiri, di sini anda harus menulis apa
ayat yang dipilih dalam Tafsir BKI.
2.
Muhasabah dengan ayat sebelumnya. Jadi, setiap kelompok
yang Akan dibagi nantinya harus mencari munasabah atau korelasi ayat yang
terpilih dengan ayat sebelumnya. Bisa jadi munasabahnya dengan surat sebelumnya.
3.
Untuk Tafsir atau pembahasan, Saya kira antum paham
dengan ini.
4.
Selanjutnya yang terakhir adalah natijah atau
kesimpulan dari ayat tersebut yang berhubungan dengan BKI (Bimbingan Konseling
Islam).
“Sekarang kita bagi kelompoknya, siapa kosmanya ini?”
“Munir, Munir pak Prof” “ya, Munir maju” lalu Munir Meminta saya untuk
membantuinya. “aha, kesempatan bagiku untuk menunjukkan kredibilitas yang
sesungguhnya agar nantinya cocok menggantikan Munir sebagai kosma”, pikirku
dalam hati. Akhirnya terbagilah menjadi tiga kelompok yaitu:
1.
Kelompok Tafsir Al-Munir yang diketuai Rahmat Faisal Nst,
anggotanya:
1.
M. Khoirul fikri
2.
Nursabila
3.
Ahmad Jadul Haq Halim
4.
Alghifari
5.
Siti Khoirunnisa
6.
Rafikah
7.
Lia Lutfiana febiyanti
8.
Sofiatul jannah
9.
Ajang supriatna
2.
Kelompok Tafsir Al-Azhar yang diketuai Nanang Supratna,
anggotanya:
1.
Ahmad Munir
2.
Fiska Emila
3.
Norma Majid
4.
Nur Faega
5.
Naimatul Mardiyah
6.
Hafisa Idayu
7.
Khairina Afriza
8.
Dinda Riski
Novia
9.
Tri Anita
Jumaroh
3.
Kelompok Tafsir Ibnu Katsir yang diketuai Moh. Mizan
Asrori, anggotanya:
1)
Ahmad Rifai Sinaga
2)
Rahmat Hidayat
3)
Syarif Hidayatulloh
4)
Rifqi Muhammad Nur
5)
Kurniawan
6)
Zahra Nisaul Azizah
7)
Iva Umi Agustina
8)
Nadia Nafisa
Fauziah
9)
Murni Janwar.
Selesai
pembagian tugas, pak Prof melanjutkan pembicaraannya
sampai beliau sadar bahwa ada salah satu yang kurang dari kami “Syarif dimana? Tanya pak Prof. Saya
yang dari awal sudah tahu kalau Syarif
belum datang langsung mengeluarkan ponsel dan mengirim pesan singkat namun
belum juga dibalas oleh sang empu hape tersebut. Padahal pagi sebelum berangkat
kuliah saya sudah membangunkannya. Kembali ke kelas, tidak ada satupun yang mengetahui keberadaan Syarif hingga akhirnya saya angkat bicara “tadi ketika saya ke kamarnya,
saya lihat dia membaringkan tubuhnya setelah sholat Subuh dan terlihat ngantuk berat pak, lalu saya bangunkan agar
bergegas mandi dan berangkat kuliah, mungkin karena jarum masih menunjukkan jam
5 lebih 45 dia kembali kealam mimpi dan tidak sadar matahari sudah jauh
meninggalkannya”. Terangku sedikit berlagak sok-sokan.
Menjelang
akhir kuliah Syarif belum juga menampakkan batang hidungnya atau dia sudah
tidak punya batang hidung lagi yah, ah mana mungkin Rina Nose artis D’terong
aja yang hidungnya pesek punya batang hidung, masa syarif enggak. Loh ini kok malah jadi gak nyambung ya? Ini kan ceritaku,
kata pak Prof kalau kamu gak setuju dengan tulisan orang, buat tulisanmu, kalau kamu gak srek dengan tafsirnya hamka buat
karyamu. Gitu aja kok repot. Kembali serius, diakhir kuliah kami membuat
kesepakatan bahwa tulisan makalah harus selesai dan berbentuk print out hari
senin depan yaitu tanggal 10 Maret. Sebelum keluar pak Prof kembali
membangkitkan semangat kami “jangan pernah menyerah, sertAkan Allah dalam
setiap tugasmu, hasil tidak penting yang penting prosesnya,
“Wal akhir Wassalamualaikum wr wb.”
“Walaikumsalam wr wb” jawab kami serentak
Saya
sebagai ketua kelompok langsung mengumpulkan anggota dan memberi jobdisk
nya masing-masing. Minggu ini merupAkan minggu sibuk bagi kami, betapa tidak
kami harus masuk keluar perpustakaan untuk menacari buku referensi. Ada yang
mencari sambil kejar-kejaran, ada yang mencari sambil ngobrol dengan teman, ada
yang mencari sambil modusin cewek, ah pokoknya macam-macam lah. Saya dengan
Sembilan teman anggota yang lain, membuat kesepakatan bahwa hari itu juga misi
pencarian referensi harus kelar. Satu persatu sub judul pembahasan sudah
didapati referensinya tinggal beberapa saja. Tepat jam 4 sore referensi Tafsir
Al-Munir akhirnya terkumpul juga, sejak itu setiap anak B3 tidak pernah jauh
dari laptop bukan mau online atau internetan tapi menyelesaikan Tafsir dengan
penuh kesungguhan. Memasuki H-2 semua pj kelompok saya mengumpulkan file, tapi
ada pj yang belum siap yaitu Bila cs. Mereka belum selesai dalam penulisan natijahnya,
Fikri seorang yang dikenal Mahir dalam Layoter, kami angkat menjadi
editor langsung angkat bicara:
“Bil
malam ini ketikannya harus siap yah”
“iya
fikri” jawab bila dengan rasa malu
Malamnya
fikri datang ke pesmi untuk menagih tulisan Bila cs, namun mereka belum juga
menyelesaikan, padahal deadlinenya
esok hari. Dengan penuh kekecewaan fikri pulang dengan tangan hampa….
9/ Senin
2015…
Keesokan
harinya, Saya yang tidak tahu kejadian itu bertanya kepada Fikri yang katanya
marah-marah kepada mereka dan dengan geram ia hempaskan badannya ke kasur sambil meredam kekecewaanya, betapa tidak seorang fikri yang kami tahu
orangnya penyabar namun tidak dihargai sama sekali dalam bahasa “dewasnya.” Saya langsung memutar otak dan pagi itu
juga saya mengirim pesan singkat kepada bila kalau ketikan itu belum selesai
juga, serahkan saja pas pagi harinya
ketika intensif. Paginya, sambil menenteng tas saya dengan teman-teman PBSB (program
beasiswa santri berprestasi), saya Akan menjelaskan sedikit tentang PBSB. Program ini
adalah salah satu dari program yang dicanangkan oleh pemerintah melalui Kemenag (Kementrian Agama).
Program ini diadAkan saat pemerintahanya bapak SBY untuk 10 tahun
mendatang dari tahun 2006 sampai 2014, dan Alhamdulillah program ini masih berlanjut
hingga saat ini. PBSB mencakup ke dalam beberapa Institut dan Perguruan Tinggi Negeri
diantaranya ITS, UINSA, UNAIR, UIN MALANG, UIN WALISONGO, UIN JAKARTA, UPI
BANDUNG, UIN SUNANG GUNUNG DJATI, UIN SUNAN KALIJAGA, IPB, UI, UGM, dan lain
sebagainya. Program ini juga mewajibkan penerima beasiswa untuk mengabdi di
pondoknya masing –masing minimal tiga tahun.
Oke, kembali awal
saya dengan teman-teman PBSB seperti biasa, berjalan ke Fakultas beriringan.
Hal yang unik jika ada segerombol anak pesantren berjalan beriringan, mesti
mereka membuat satu barisan seAkan-Akan kalau jalan itu adalah milik mereka
padahal kan enggak...hehehehe. Sesampainya di Fakultas, kami mulai berpencar
karena kelas kami berbeda, saya yang
dulunya masih sekelas dengan Munir, Jajang, Mizan sekarang sudah tidak, yang
ada hanyalah kenangan Yang indah di saat ketika kami Intensif bareng. Terkadang
ketika mengingat masa-masa Intensif Bahasa Arab semester satu saya selalu teringat dengan kenangan manis. Saya cukup kenal dengan cewek bernama Nazma Zahira. Nazma ini
adalah salah satu cewek yang menurut saya manis, baik dan enak diajak ngobrol.
Saya juga enggak tahu gimana kami bisa dekat, padahal saya tahu bahwa dia dekat
dengan Kurniawan, cowok yang saya kenal playboy.
Perkenalan secara tidak sengaja mungkin yang sudah kami
lakukan, atau pertemuan yang menyebabkan mata kami berjumpa dan saling mentap
lama ...Aduhai indahnya, atau ketika dia bertanya kepada saya tentang pelajaran
atau ketika saya meminjam sesuatu padanya Huhh...enggak tahulah hanya kelas
yang menjadi saksi bisu dimana kami saling mengenal untuk yang pertama kalinya,
Hingga obrolan mulai lanjut ketika saya tahu ternyata dia juga penghapal
Al-qur’an dan dia adalah salah satu anggota UPTQ (Unit Pengembangan Tahfidz
Al-Qur’an), kami saling ngobrol ketika berjumpa di Mesjid setelah dia menyetor
hapalannya kepada mentornya, perbincangan kecil berlanjut ke telepon dan
akhirnya....saya tidak menembaknya, ternyata dia sudah punya pacar. Hadehh saya
hanya bisa menelan kepahitan yang enggak terlalu pahit untuk dirasAkan karena
bagi saya wanita itu tidak satu, dan masih banyak wanita
lain......hahahahahahahaha dan sekarang saya sudah jarang berhubungan dengannya,
tapi pertemanan saya dengannya masih baik.
Pelajaran Bahasa Arab pun dimulai, dan yang menjadi dosen
saya sekarang bapak Ghofur lulusan timur tengah dengan jurusan Bahasa Arab, Bahasa
Arabnya yang bagus, nahwunya yang teratur terkadang membuatku iri dengan teman
saya yang sudah belajar di Mesir, mungkin bahasa mereka sudah bagus-bagus.
Disela-sela pelajaran saya masih memikirkan makalah Tafsir BKI.
“Rafael”, ngelamun aja ente dengerin tuh dosen, kata Jadul
membangunkan lamunanku
“oh, iya-iya”
“ciee mikirin siapa nih? Tanya Nanang mulai kepo.
Nanang adalah salah satu anak PBSB yang sekarang menjadi
Teman satu kelas intensifku. Orangnya agak Intelektual, humoris, enak diajak
ngobrol tapi kadang nyebelin dan ngeselin. Dia anak yang rajin baca buku
sehingga dia banyak memiliki referensi dalam berbicara. Selain penghapal Al-Qur’an, Nanang termasuk Fans Club Barcelona, jadi kalau main PS dia mesti ngandalin Barcelona menjadi timnya, beda
dengan saya yang menyukai Real Madrid.
“Enggak ah saya enggak mikirin siapa-siapa” jawabku membela diri
Setelah pelajaran usai, saya menjajAkan roti seperti
biasa. Beberapa orang dari kelas saya pun beli, namun pada senin itu
keadaan tak memihak kepada saya sehingga jualannya tidak habis terjual dan pak
Prof juga sudah datang. Saya Yang masih menenteng
tas dan roti yang masih terlihat banyak bingung mau ke mana? Akhirnya saya
letak roti itu ke dalam ruangan Broadcasting. Berjualan selain
mendapatkan keuntungan juga merupAkan salah satu hobi saya sejak kecil sampai terbawa ketika sampai di pondok pesantren. Waktu itu saya masuk ke kelas dua
aliah, saya dengan dua anggota memulai usaha
pembuatan label nama. Usut punya usut ternyata usaha tersebut berhasil, setelah
meraup keuntungan banyak yang akhirnya saya gunAkan untuk membeli kitab
munjid, kitab yang menjadi acuan, untuk mencari makna yang diartikan dengan
Bahasa Arab, seperti Oxford. Bisnis ini tidak bertahan lama karena
ada insiden yang membuat saya sangat kecewa. Suatu sore menjelang magrib, salah satu anggota saya berinisial 14 tahun berjalan sambil celingukan ke kanan ke
kiri melihat kondisi apakah aman atau tidak, sialnya dia bertemu dengan bagian keamanan secara
tiba-tiba. Keamanan tersebut bertanya mengenai
senter yang dibawa olehnya mengapa di situ terdapat label name “keamanan
17”
“Huna Anta? Suruh keamanan kepada anggota tersebut untuk mendekat.
“na’am akhi” jawab anggota tersebut dengan ekspresi ketakutan.
“Anta limaja”
“Ana harisul maskan[1]”
“oh andjuru awwlan ma amsakta[2]”
kata keamanan dengan sedikit tegas
“haja akhi” kasihnya tanpa rasa ragu.
“melihat adanya tulisan keamanan 17 membuatnya bertanya
geram.
“kajabta ya akhi ...min Aina[5]?”,
tanya keamanan tersebut dengan nada tinggi.
Akhirnya anggota tersebut mengaku bahwa pita nama yang ia
tempelin di senter tersebut berasal dari akhi Rahmat Faisal. Ketika asik mAkan malan, saya dipanggil
secara individu di depan ruang khusus bagian bulog. Dia langsung bertanya
kepada saya dimana alat pembuatan pita nama secara agresif. Saya yang sadar
bahwa rahasia tersebut sudah tercium dan dibongkar oleh keamanan mulai galau
dan bingung. Malam harinya setelah sholat isya’ saya datang ke Kantor keamanan
karena memang di suruh sebelumnya. Keamanan yang paling gendut menghakimi saya
di dalam ruangan yang setiap orang yang masuk kedalam ruangan tersebut, pulang
dengan muka menyesal. Setelah kejadian itu saya vakum dari berbisnis sesaat, sampai
akhirnya saya memberanikan untuk melanjutkan bisnis. Seperti jualan pita nama,
kaos kaki, buku uslub, gantungan kunci dan sebagainya saya mau saat itu
uang saya dari saya sendiri tanpa meminta lagi. Masuk kuliah, saya bingung mau
jalanin usaha apa? Samapailah pertemuan saya dengan seseorang yang mengantarkan
saya sehingga bisa berjualan roti, ceritanya bermula dari………
Ditengah
penatnya antrian menunggu urutan untuk pembuatan KTM saya bersama dua teman
lainnya yaitu: Rahmat Hidayat dan Syarif Hidayatulloh duduk tidak jauh dari
teras rektorat. Di tempat itu ada seorang pemuda yang berjualan roti, saya
melihatnya dengan penuh kekaguman, tanpa disadari dia menghampiri kami dan
menawarkan roti tersebut.
“Gratis
mas?”
“Iya
gratis ambil saja”jawabnya, tanpa menunggu lama saya segera mengambilnya,
mumpung gratis
Dua bulan setelah itu saya tidak pernah
melihat penjual roti itu, Singkat cerita saya mengikuti mengikuti salah satu
UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang ada di UINSA, yaitu IQMA dalam bidang Mc dan
Presenter, dan kami diharuskan mengikuti rihlah ‘ubudiyyah”, saya
mendapatkan kelompok yang saya tidak kenal satu pun dari mereka begitu juga
sebaliknya. Di antara mereka ada salah satu anak yang bernama Mujib dan saya
kenal orangnya baik. Usai acara tersebut kami pulang lagi ke UINSA, karena
acara tersebut dilaksanAkan di jombang. Saya bertemu dengan Mujib seminggu
setelah acara tepatnya di masjid UINSA Ulul Albab, dia menenteng jualan
rotinya. Melihat roti tersebut saya ingat ketika saya dikasih olehnya.
“Ehhhhh
kamu yang jualan roti ini ya Jib? Tanyaku penasaran
“Iya
boy aku yang jualan”. Jawabnya dengan tersenyum
“Oh
jadi yang ngasih ke aku dan dua temenku roti di depan rektorat itu kamu ya?
“Iya,
iya ohhhhh itu kamu yah?”
“Ya
Allah” seru kami bersamaan. Kemudian saya memberanikan diri untuk bertanya
apakah dia mau saya menjadi patnernya dalam berjualan roti. Seminggu setelah
saya pulang dari Malang, setelah mengikuti perlombaan debat saya mendapat pesan
singkat darinya.
“Boy,
iya kamu boleh join samaku, besok jualan 20 buah roti ya”
Saking
senengnya saya lempar semua yang ada, hape saya, saya lemparkan, sampai saya
sadar bahwa hapenya telah rusak (hanya khayAkan). Dan hari senin itu juga
jualanku dimulai
“Mission
begins”
Memasuki
bulan ke-dua berjualan, dagangan saya semakin dikenal oleh mahasiswa fakultas
dakwah dan selalu habis dalam waktu yang cepat.
Setelah
meletakkan roti di ruangan broadcasting saya bergegas masuk kedalam
kelas dan mendapati bahwa Do’a sudah dimulai. Masuk dengan keterlambatan
membuat saya tidak enak diri padahal ini masuk di setengah tahun ke-dua kami
diajarin pak Prof. setelah Do’a selesai pak Prof seperti biasa mengajak
kami ngobrol sejenak tentang hal-hal apa saja. Setelah sedikit
berbincang-bincang pak Prof pun menyuruh kami duduk di kelompok masing-masing.
Yang bahasa rab dengan kelompoknya Bahasa Arab begitupun seterusnya. Saya
sebagai ketua kelompok langsung menyusun lingkaran. Alhamdulillah tugas
kelompok Bila cs selesai juga padahal saya sudah menggambarkan apa yang Akan
terjadi jika makalah itu tidak selesai. Saya tahu pak Prof adalah orang yang
tegas dan disiplin, kalau kelompok yang lain dalam satu minggu dan harus dengan
mengetiknya saja selesai bagaimana dengan kami yang hanya memindahkan dari
Maktabatu As-syamilah. Sesi dimulai dari kelompok Tafsir Al-Munir untuk membacAkan
ayatnya dan munasabahnya, kemudian dilanjutkan dengan kelompok Al-Azhar, dan
kelompok Ibnu Katsir. Sesi ini diakhiri dengan kesimpulan.
Ketika
mendapatkan tugas Bahasa Arab saya tidak terlalu merasa kesulitan, disamping Bahasa
Arab adalah bahasa yang saya sukai Bahasa Arab juga menjadi andalan bakat saya
dalam berpidato. Sejak masuk pesantren saya sudah mencintai Bahasa Arab, setiap
harinya saya mesti menghapal kosa-kata dan mempraktekkanya dalam keseharian.
Hingga akhirnya saya memberanikan diri untuk mengikuti perlombaaan pidato Bahasa
Arab. Dan Alhamdulillah lolos ke babak berikutnya, namun sayang hanya sampai
disitu karena saya harus menelan kegagalan yang pertama. Bagi saya kegagalan
adalah hal yang harus kita syukuri, karena dengan adanya kegagalan Akan
membangkitkan semangat kita dalam menggapai impian kita dan kegagalan ini
membuat kita banyak berintropeksi diri, sehingga kita tidak mudah berpuas diri.
Setelah kalah dalam pidato Bahasa Arab saya membuat target kalau sebelum alumni
saya harus masuk panggung dan meraih juara. Untuk mampu dalam Bahasa Arab tentu
kita harus punya strategi. Disini saya Akan memberikan strategi meraih impian
kita baik itu mampu dalam Bahasa Arab atau apa saja impian yang ingin kita
capai.
Strategi Mengejar Impian dan Karir
Mengawali
tulisan ini saya Akan bercerita tentang sebuah warga yang sedang mengalami
kekeringan. Sebuah desa sedang mengalami kemarau yang sangat panjang. Hampir 1
tahun warga mengharapkan hujan.mereka ibarat si punggung yang merindukan
bulan. Seorang pemimpin agama dalam desa tersebut mengajak para warganya
untuk berdoa dan berpuasa meminta agar hujan turun. Satu bulan berlalu, namun hujan
pun tak kunjung turun.Seluruh warga berkumpul di lapangan dan memanggil
pemimpin agama tersebut. Warga bertanya “Kenapa hujan tidak turun juga?”
pemimpin agama justru bertanya balik, “Apakah anda sudah berdoa?” “Sudah!!”
jawab warga. “Apakah kalian sudah berpuasa?” Tanya pemimpin agama Lagi-lagi
warga pun menjawab dengan lantang bahwa mereka sudah berpuasa. Pemimpin. Agama
kembali bertanya,”Apakah kalian sudah beriman?” “Kami sudah beriman!” jawab
warga .Dengan nada keras pemimpin agama berteriak “BOHONNGG”!! Kalau kalian
semua memang beriman, kenapa tidak satu pun dari kalian yang membawa PAYUNG?”[6]
Semua orang
ingin meraih kehidupan yang berkelimpahan , semua orang ingin menjadi kaya,
tetapi tidak semua orang mempersiapkan dirinya untuk berkelimpahan dan kaya .
jika kita meminta hujan, maka kita harus mempersiapkan payung . jika kita
meminta keberlimpahan dan kekayaan , kita harus mempersiapkan mental dan
pengetahuan. Satu-satunya cara kaya tanpa pengetahuan adalah menikah dengan
janda kaya atau dapat warisan.
Impian!!apakah impian itu? apakah sejenis mAkanan khas medan? atau
sebuah permainan dari negeri jiran ?. Impian adalah suatu keinginan besar yang
ingin dicapai atau digapai seseorang
dalam jangka waktu tertentu . contohnya tahun ini aku harus dapat Ipk
tertinggi , tahun ini aku harus ikut Konferensi Nasional di Jakarta dan
sebaginya. Kemudian impian ini terkadang lebih identik dengan hal-hal yang
ingin kita capai dalam jangka waktu yang tidak lama dan kadang lebih terkesan
seperti target. Beda dengan cita-cita yang lebih mengarah kepada tujuan hidup
dan ini lebih sempit. Misal nya kita bercita-cita menjadi seorang Dokter ,
Psikiater, Manger bank dan sebagainya. Karir!!! Loh, apalagi sih karir ini? apa
kaitannya dengan impian ? Karir adalah bagian dalam hidup seseorang yang
dijalaninya dan di lakoni secara serius dan fokus. Sederhananya, misalnya kita
seorang penyanyi dan ini kita lakukan setiap hari bahkan menjadi bagian dari
hidup kita ,atau kita sebagai pemain sepak bola dan itu merupAkan hal yang tidak bisa ditinggalkan
,rasanya tanpa itu hidup serasa kurang namun bukan berarti kita tidak menyertai
Allah dalam segala hal. Meraih impian dan sukses dalam karir adalah hal yang
paling diinginkan setiap insan di alam yang fana ini. Lalu, siapakah orang yang
pantas mendapatkan itu? anak bangsawankah ?, anak konglomerat? Anak presiden?
Tidakkkkkkk!!!!! Semua berhak Akan itu, namun itu tidak gratis dan butuh
perjuangan. Jadi, kita semua pantas untuk meraih impian dan sukses dalam karir.
Hidup tanpa impian seperti mAkanan tanpa garam yang rasanya Akan hambar. Begitulah
ibaratnya, jadi ketika seseorang sudah tidak memiliki impian dalam hidupnya,
sudah barang tentu dia tidak Akan tahu arah hidup nya .tak ada yang istimewa
dalam hidupnya , hidupnya seperti orang yang mati dalam istilah arab Wujuduhu
Ka Adamihi (wujudnya seperti tidak ada) itu lah sebabnya mengapa seseorang
harus memiliki impian.
Muda berkarya
mati masuk surga . Ungkapan yang memiliki sarat makna namun, intinya bahagia di
dunia dan di akhirat. Umur bukanlah
hal yang menghalangi seseorang untuk meraih impian dan
sukses dalam karier. Cleopatra Stratan adalah contoh konkret pada
saat umurnya 3 tahun 10 bulan, dia sudah meluncurkan sebuah album berisi 12 lagu. anak
yang awalnya hanya iseng-iseng berkeliaran saat Ayahnya Cleo, Pavel Startan, sedang berada di studio untuk merekam lagu
yang ia tulis untuk dirinya sendiri , berjudul “MAMA”, Cleopatra
tiba-tiba saja meraih mikrofon dan ikut bernyanyi, dan membuat semua orang yang
ada terpukau[7].
Contoh yang lain seperti Mark Zuckerberg yang saat ini di nobatkan menjadi
miliyarder termuda dalam sejarah yang di mulai dari keringatnya sendiri. Bagaimana
tidak, dimulai dari situs penghubung mahasiswa Harvard, ternyata banyak yang
menyukainya, dengan nekat ia mengikuti jejak seniorya, Bill Gates, DO dari
Harvard untuk mengembangkan situs tersebut menjadi facebook yang kiita
kenal saat ini. Tahukah anda? Mark pernah menolak tawaran Friendster yang ingin
membeli Facebook 10 juta US$,artinya sekitar Rp9.500.000.000, tawaran dari
Viacom 750 juta dolar (Rp7.125.000.000.000) dan yang paling mengagetkan tawaran
dari yahoo satu miliyar dolar (9.500.000.000.000).(WAW!!! Kita bias lihat
berapa banyak nolnya) tawaran itu tidak digubris oleh Mark tetapi ia tetap pada
pendiriannya hingga kita lihat sekarang bagaimana finansialnya hingga dia mampu
membeli sebuah pulau[8]. Jadi,
kapanpun kita bisa meraih impian kita dan sukses dalam karir kita asal kita
konsisten dan percaya pada kuasa Tuhan kita.
Lantas
bagaimana strategi meraih impian dan sukses dalam karir tersebut apakah hanya
dengan membalikkan telapak tangan? Tentu tidak!! Saya Akan memaparkan kepada
pembaca langkah-langkah dahsyat menggapai impian dan sukses dalam karir .ada 7
langkah yang saya kutip dari bukunya Dewa Eka Prayoga seorang Business Coach, Entrepreneur,
Motivator dan founder Billionaire Coach[9].
1.
MINDSET
REVOLUTION
“Perbedaan orang sukses dan gagal
bukan karena kurang pengetahuan, bukan pula karena kurang kekuatan, tapi lebih
sering karena kurang kemauan”. Jika anda berpikir Anda kalah, berarti Anda
sudah kalah. Jika berpikir Anda tidak berani, berarti Anda tidak Akan berani.
Jika Anda ingin menang, tetapi pikiran Anda tidak berisi muatan menang, hampir
bisa dipastikan Anda tidak Akan menang. Kesuksesan berawal dari keinginan
seseorang. Itu semua ditentukan oleh pikiran (mindset). Mark jika
berpikir bahwa situs facebook nya tidak Akan berkembang bisa dipastikan
facebook tidak Akan seperti saat ini.
Mindset adalah hal pertama yang harus kita ubah jika kita ingin meraih
impian dan sukses dalam karir di masa depan.
2.
BERMIMPI
TINGKAT DEWA
” Jika anda yakin dengan
impian-impian anda dan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan yang anda
imajinasikan, Anda Akan mendapatkan kesuksesan yang tak terduga”. Mungkin Anda
bertanya apa sih itu bermimpi tingkat dewa apa kita harus bermipi seperti
impian para dewa? baiklah saya Akan menjelaskannya. Impian dilain penafsiran
adalah permohonan yang dibuat oleh hati, bukan oleh akal. Karenanya, ada dua
syarat yang harus Anda penuhi Ketika Anda membuat sebuah impian yaitu: impian harus
tidak masuk akal dan impian harus menantang untuk diraih.
3.
BERENCANA
DENGAN SMART
“Buatlah rencana yang pasti dalam
mewujudkan impian anda di masa depan, dan mulailah menjalankannya saat ini
juga, terlepas apakah Anda sudah siap apa belum” disini saya Akan memaparkan
rumus SMART PLAN semoga dapat membantu anda.
*Specific: dapat diuraikan dengan
rincian yang jelas;
*Measurable: dapat diukur secara
kuantitatif, baik dari segi keuangan dan waktunya;
*Achievable: memiliki kemampuan untuk dicapai.
dengan langkah sebelumnya namun
disini mengarah kepada keseriusan seseorang untuk meraih nya bukan sekedar main-main dan
guyonan biasa;
*Time Frame: bisa direncanAkan waktu
pencapaianya.
4.
TAKE ACTION
“Sukses adalah kombinasi dari 25% IMPIAN, 25% RENCANA, DAN 50% TAKE
ACTION” terkadang orang lebih banyak menerapkan sistem NATO (NO ACTION TALK
ONLY) impian setinggi apapun, sebesar apapun kalau kita hanya sekedar
ngomong dan tak melakukan tindakan apa-apa hasilnya nonsense, nothing!!!
lebih baik orang yang memiliki impian kecil namun tindakannya besar dari pada
orang yang memiliki impian besar namun tindakannya kecil. Akan tetapi, lebih
baik lagi orang yang memiliki impian besar dan tindakan yang besar pula. Jadi,
milikilah impian besar karena TUHAN kita MAHA BESAR, milikilah impian yang kuat
karena TUHAN kita MAHA KUAT dan yang terpenting tindakan kita harus selaras
dengannya.
5.
ASAH SOFT SKILL
“Ada sejumlah kekuatan yang ada dalam diri Anda, dimana jika Anda
menemukannya, Akan membuat diri Anda menjadi sosok yang luar biasa dan tidak
anda bayangkan sebelumya” mengapa mengasah soft skill itu penting? Dunia
nyata percaya bahwa sumber manusia yang unggul adalah mereka yang tidak hanya
memiliki kemahiran hard skill saja tetapi juga piawai dalam aspek soft
skill. Ini juga di perkuat oleh hasil wawancara Neff dan Citrin (1999)
Penulis buku lesson from the top
kepada 50 orang yang dianggap sukses di Amerika Serikat. Di akhir bab penulis
menyimpulkan ada 10 kiat sukses yang menurut 50 orang tersebut penting, 10 kiat
sukses tersebut kebanyakan menyebutkan pentingnya memiliki keterampilan lunak (soft
skill) atau keterampilan networking (barhubungan) dengan orang lain.
6.
FOKUS
“Jangan hanya mengisi hidup ini dengan penuh kesibukan, tetapi
bertanyalah, sesungguhnya apa yang kita sibukkan” fokus dalam bahasa Inggris focus
.banyak orang yang membuat kepanjangannya yaitu follow one until success, saya
setuju dengan kepanjangan ini. Jika Anda ingin mendapatkan kesuksesan yang
sesungguhnya, Anda harus memfokuskan tindakan anda pada satu hal, misalnya
tahun ini anda harus mencapai Ipk tertingi maka anda harus fokus dalam
mengikuti mata kuliah, jika anda ingin karir anda dalam menyanyi meraup
kesuksesan yang gemilang maka anda harus fokus latihan dan sebagainya.
7.
BERANI SUKSES=BERANI GAGAL
“Orang yang sukses adalah orang yang mampu bangkit ketika ia gagal,
tidak penting seberapa sering anda gagal namun yang paling penting anda selalu
bangkit dalam setiap kegagalan” saya yakin sebelum membaca ini anda sudah
sering bahkan muak mendengarnya .namun, apakah kita selalu
mengimplementasikannya dalam hidup kita? Penulis, ketika masih bersekolah di
ponpes AR-RAUDLATUL HASANAH MEDAN, pernah dan selalu mengikuti lomba pidato
tiga bahasa yang diadakan pesantren setiap tahunnya. Kelas satu Mts adalah awal
mengikuti lomba tersebut, awalnya lulus, seleksi dan menjadi utusan ruang
muhadharah dan mengapa saya bisa lulus? tidak lain karena yang mengikuti dari
ruang itu hanya 2 orang kedengarannya lucu namun itu realita. Masuk ketahap
selanjutnya, ternyata tidak lulus. Kelas 2 ,3 dan 4 penulis tetap mengikuti
lomba tersebut dengan bahasa yang sama yaitu Bahasa Arab namun sayang beribu
sayang tidak pernah jebol ke panggung. Kelas 5 agak sedikit ragu untuk
mengikuti perlombaan itu, dengan melihat kegagalan yang didapat selama ini. Di
sisi lain, seorang teman memotivasi agar penulis tetap mengikuti lomba itu. Dengan
persiapan yang cukup akhirnya penulis mengikuti lomba pidato 3 bahasa untuk
yang ke-lima kalinya dan Alhamdulillah akhirnya lulus ke panggung dan
memperoleh juara 3. Disadari atau tidak, pengalaman gagal yang kita alami Akan
membuat kita semakin kuat dalam menjalani kehidupan ini. Karena dengan
pengalaman gagal tersebut kita bisa intropeksi diri, apa yang salah dari kita,
dan mencoba lagi dengan strategi yang baru. Jadi itu beberapa strategi yang
bisa kita praktekkan semoga bermanfaat.
Diakhir sesi semua kelompok
memberikan kesimpulan masing-masing. Sebelum keluar pak Prof memberitahu kalau
minggu depan dia tidak bisa masuk, karena mengisi ceramah di depan profesor
Kristen dan Islam. Kegiatan yang tidak sembarangan orang dapat melakukannya.
“Insya Allah minggu depan saya tidak
bisa masuk karena saya Akan pergi ke hongkong” kata pak Prof sembari
membereskan berkas-berkas yang Akan dibawanya pulang.
“Ngapain pak” Tanya salah seorang
dari kami
“Alhamdulillah saya diundang untuk
berbicara di depan profesor Kristen dan Islam disana” jawabnya dengan tatapan
lurus.
“Jadi, saya juga gak mau
meninggalkan kalian tanpa ada yang membimbing disini” lanjutnya
“Insya
Allah saya Akan cari dosen yang Akan menggantikan saya selama disana, karena
kalian orang hebat saya tidak mau mencarikan dosen yang sembarangan, namun
kalau tidak ada ini dikoordinir kosma. Siapa kosmanya?” Tanya pak Prof
“Rafael
pak” jawab seisi kelas serentak
“Siapa
Rafael”
“Hahahahahahah…..Rahmat
Faisal pak”
“Ough”
“Okey
baiklah mari kita tutup kuliah ini dengan membaca doa bersama.”
“YA
ALLAH DZAT YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG, BERIKAN KAMI KEMUDAHAN DALAM
MENEGAKKAN AGAMAMU, YA ALLAH YANG MAHA KUASA BERIKAN ANAK-ANAK INI KEKUATAN
DALAM BELAJAR MEREKA, MUDAHKAN LAH HAPALAN MEREKA, YA ALLAH, LIDAH KAMI MASIH MENDENGAR DOA KAMI, YA ALLAH KAMI CIPTAANMU
DARI HAL YANG HINA, MULIAKAN LAH KAMI DI MATAMU YA ALLAH ROBBANA ‘ATINA FI
AD-DUNYA HASANAH WA FI AL –AKHIROH HASANAH WAQINA ‘AZABA AN-NAR”
Sebelum
keluar kami membaca kafarotul majlis dan ditutup dengan salam oleh pak Prof.
setelah keluar saya maju ke hadapan teman-teman kelas dan menanyakan
kesepakatan untuk minggu depan kalau asdos (asisten dosen) tidak hadir maka
bagaimana kesepakatannya.
“Baiklah
teman-teman tadi kita sudah tahu bagaimana sistematika penulisan munasabah, dan
natijahnya, jadi harapan saya bagi yang masih rancuh agar segera memperbaiki
secepatnya. Dan saya mau bertanya untuk mingu depan, kan pak Prof tidak bisa
hadir jadi saya ingin bertanya bagaimana konsep untuk minggu depan?”
“Diskusi
tetap jalan sal, dan mungkin kau aja yang mandu”. Kata salah seorang cowok anak
PBSB
“Bagaimana
apakah teman-teman setuju?”
“Setujuuuu”
Jawab mereka sambil mmbenarkan mulutnya yang mulai berbentuk o karena kelamaan
bilang setuju.
Akhirnya
diputuskan kalau unutuk minggu depan saya yang Akan memandu jalannya diskusi.
Beberapa
hari kemudian saya mendapati pesan singkat dari pak Prof, kalau untuk hari
senin depan ada dosen yang Akan mengganti beliau. Langsung saya mengirim sms
kepada ustad ynag direkomendasikan oleh beliau secepatnya. Dan memang benar
adanya kalau ustad itu memang dosen yang Akan mengganti posisi pak Prof
mengajar. Malam seninnya beliau ingin bertemu dengan saya di masjid, karena
beliau meminta file tafsir BKI untuk esok harinya. Jam menunjukkan pukul 22:45
ustad itu belum juga datang. Dengan sabar saya menanti kedatangan beliau yang
katanya masih di Royal membeli sesuatu. Anak pbsb putri sampai heran mengapa
saya masih berada di masjid padahal malam telah larut, atau mungkin si Rafael
nungguin seseorang pikir seseorang dari mereka.
“Cuit
cuit Rafael nungguin siapa nih? Nungguin cewek nieee” goda mereka dan membuat
saya geram namun saya tahan karena saya yakin mereka hanya bercanda.
Setengah
jam kemudian ustad Ainul Yaqin pun
datang dan yang lucunya, pertama saya belum yakin kalau beliau sudah datang.
Kemudian saya mengirim beliau pesan singkat.
“Ustad
antum dimana?”
“Saya
sudah dimesjid, motor saya di depan masjid Ulul Albab selatannya.”
“Ohhhh….Assalamualaikum
ustad antum ustad Ainul Yaqin?”
“Waalaikumsalam
na’am anta rahmat?”
“Na’am
tad ini filenya di flash disk, nama filenya Tafsir BKI okey”
“Oh
iya-iya afwan ya kelamaan”
“Oh
tidak apa-apa ustad”
“Okey
ana balik dulu ya, sudah kemaleman”
Setelah
salaman ustad Ainul Yaqin pun balik ke rumahnya
dan mempersiapkan dirinya untuk esok hari.
16/
Senin 2015…
Bangun
pagi, masih dalam keadaan ngantuk membuatku malas menggerakkan tubuh untuk
bangkit, namun saya ingat bagaimana dulu Ayah sangat semangat sekali bangun
pagi dan mandi sepagi mungkin untuk persiapan jama’ah di mesjid, kalau
melihat diri saya yang sekarang saya merasa bahwa saya seperti orang yang belum
tepat keluar dari kandangnya, alias saya belum bisa menerapakan kebiasaan atau
prilaku orang tua yang baik. Ayah, adalah pahlawan terbesar bagi saya,
bagaimana beliau mencari nafkah tanpa kenal lelah, namun tetap disiplin dalam
hal ibadah dan jarang ketinggalan jama’ah. Kekerasan, kesulitan, kesusahan,
tantangan, rintangan, hambatan, masalah, ancaman sudah menjadi makanan sehari-harinya
dari sejak SD hingga SMP, saat SMP dia sudah menjadi tulang punggung
adik-adiknya dan membiayai sekolah mereka, semangat dan senyuman menjadi ciri
khasnya setiap bertemu orang-orang.
Saya
sadar kalau itu hanya masa lalu yang takkan terulang, kenangan dimana pertama
kali saya belajar naik motor. Ia hanya menyuruh saya mengendarainya tanpa
bantuan siapa pun dan saya masih ingat bagaimana saya langsung mengegasnya
dengan cepat dan hampir saja jatuh, tapi begitulah Ayah, ia tak pernah takut
anaknya mencoba apapun sekagi itu baik dia Akan memperbolehkannya. Selain rajin
beribadah, Ayah juga tegas terhadap saya, apalagi dalam hal ibadah, makan dan
pangkas. Ketiga hal itu menjadi disiplin tersendiri bagi saya. Sholat harus
tepat waktu, makan harus tiga kali dan pangkas sebulan sekali dengan gaya
rambut yang gak berbeda dari sebelum-sebelumnya.
Ayah
pernah marah kepada saya ketika saya belum sholat djuhur dan makan, yang
saya lakukan saat itu mancing di sungai agak jauh dari rumah. Sesampainya di rumah
sapu yang ada di rumah menjadi santapan bagi saya kalau saya salah. Bagi saya,
hukuman, pukulan membuat saya menjadi orang yang disiplin namun saya agak
sedikit temperamental, mengikuti watak Ayah. Tidak cukup dengan menanam sawit
di daerah dekat rumah saya Ayah bersama adik-adiknya bersepakat membuka lahan
di daerah mahato (Daerah di sumatera utara daerah yang masih terbelakang,
sekarang sudah mulai berkembang), bertahun-tahun mereka bekerja siang dan malam
membuka lahan yang masih menjadi hutan. Dan Alhmdulillah sekarang sawit yang
dulu diperjuangkan Ayah dapat memberi manfaat ynag besar bagi kehidupan kami
khususnya uang SPP waktu di pesantren dan kuliah ini.
Namun
sekarang Ayah sudah tidak ada, ia telah dipanggil oleh Allah, semoga Allah
menempatkan Ayah di sisi-Nya dan melebarkan kuburannya. Saya Akan bercerita
sedikit tentang wafatnya Ayah.
Tepat
tanggal 6 hari kamis 2009 yang lalu saya kehilangan Ayah saya untuk selamanya.
Ceritanya begini, waktu itu pada tanggal 5 hari rabu sehari sebelum kejadian, Ayah
saya beserta rombongan sanak family
pergi ke rumah salah satu adik Ayah saya yang istri nya baru saja
melahirkan.Namun, sayang anak nya tak tertolong. Setelah menempuh tiga jam
perjalanan akhirnya mereka sampai di tempat tujuan. Malamnya, biar saya kasih
tahu ya, orang batak seperti saya memiliki kebiasaan yaitu
kombur sambil ngopi sampai larut malam, di tengah asyik nya kombur dia sempat
bilang ke adik nya satu lagi”eh edi kau jangan buat beban disini “entah kenapa
kata-kata itu muncul secara sepontan.
Sekitar
jam dua dini hari dan semua orang telah tenggelam dengan nikmat nya tidur, Ayah
saya terbangun dengan meraung-raung merasakan ada yang aneh dengan perutnya,
dia merasakan mulas yang sangat sakit semua orang terbangun karena mendengar
erangan nya, semua orang panik dan bingung
apa yang hendak di perbuat. Selang beberapa saat kemudian, setelah mengucapkan
kata-kata syahadat dan tahlil, Ayah saya menghembuskan napas terakhirnya di
kediaman adiknya, malam itu juga Ayah saya di antar ke rumah karena gak mungkin
nunggu esok hari. Pagi nya sebuah ambulance datang, semua mata tertuju
kepadanya apakah gerangan yang terjadi? Lalu mobil tersebut berhenti tepat di
depan rumah saya. Ibu dan kakak saya keluar melihat apa sebenarnya yang telah
terjadi, ketika melihat tubuh Ayah saya yang kaku dan tak bernyawa ibu saya langsung
histeris dan tak terima dengan takdir yang menimpahnya, rasanya baru kemarin mereka
bertatap muka sebelum ayh saya pergi ke kandis rumah adiknya, kakak saya pun sok
dan tak tahu harus berbuat apa rasa nya dunia ini seAkan runtuh. Saat itu saya
masih di pondok pesantren gak tahu sama sekali dengan apa yang terjadi di rumah.”Rahmat” tiba tiba abang saya[10]
datang kepesantren gak kayak biasanya, panggilannya agak keras membuat orang yang
namanya rahmat juga menoleh
“Ya
bang, lo ada apa bang kok datang pagi pagi kali”
“Ehhhh.....jadi
hari ini kita pulang kerumah, Ayah mu sakit “jelas nya dia tidak langsung
memberi tahu saya kalau Ayah saya telah tiada, mungkin dia masih ragu untuk
ngabari yang sesungguhnya.
Sesaat kemudian saya bergegas ke asrama
dan membawa pakaian secukup nya “eh jarwo ini surat izin saya, saya mau pulang Ayah
saya sakit di rumah”kata saya sembari meninggal kannya dan turun menuju abang
saya yang sudah menunggu. Dengan mengendarai motor kami langsung tancap ke
rumahnya, disana sudah ada kakak sulung saya, ternyata dia juga ikut. Kami
berangkat menuju rumah sekitar jam 08.00 dengan mobil inova .di tengah
perjalanan saya muntah “mungkin karena saya belum minum antimo” sesal saya
dalam hati
8
jam perjalanan kami tempuh, akhirnya sampai juga. Jelas sekali terpampang oleh
saya tenda berwarna biru yang yang tak lain menunjukkan kalau ada orang yang
meninggal. Dengan hati yang diliputi rasa penasaran dan mata yang agak sayu
karena gak tidur seharian, saya pun turun dengan kakak saya dan ketika berada
di depan pintu ibu saya langsung memeluk saya dan mencium kening saya sambil
berkata” uuuuuuuuuhhhhhh..... Oh amang[11]
uda pergi Ayah”dengan terisak ibu saya mendekap saya.
Semua
orang yang hadir turut berduka cita dengan musibah yang kami alami saat itu
,kakak saya yang baru tahu apa sebenarnya yang telah terjadi langsung menangis
sejadi-jadinya rasa nya ingin sekali menyalahkan Tuhan ,”Tuhan gak adil,
mengapa begitu cepat kau ambil Ayahku , aku belum ngebahagiain beliau ya Allah”,
isak kakak saya. Saya lihat wajah Ayah, terakhir kalinya, lalu ku cium dengan
hati yang berat. Saya yakin di
balik ini semua Allah merencanakan
sesuatu yang lebih baik, saya percaya dengan hadits qudsi ini “Ana ‘inda
djonni ‘abdi biii”aku berada pada perasangka hambaku kepadaku.
Nasihat
yang sampai sekarang belum juga terealisasi yaitu menghapal Al-qur’an. Bukan
saya tak mampu untuk menghapalnya namun kemalasan membuat skill ku
kalah, saya yakin orang yang bodoh namun rajin mampu menjadi pintar dan dapat
mengalahkan orang pintar namun malas. Untuk merealisasikan impian beliau agar
anak laki-lakinya hapal Al-qur’an, saya mencoba masuk dalam UKM UPTQ (Unit
Kegiatan Mahasiswa dalam bidang Tahfidz Al-qur’an). sedikit saya jelaskan ukm
ini dari blognya mbak Ivatul,
Lantunan ayat–ayat suci Al-quran, tak jarang
kita dengarkan di sekeliling kita. Apalagi di lingkungan Uiversitas yang
mayoritas penduduknya Muslim. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.
Cielah.... Sepertinya nama IAIN Akan segera tenggelam dalam lautan yang dalam
tuh.... hehe... yang sebentar lagi, Akan segera menjadi UIN. Semoga bulan
oktober ini adalah bulan yang baik, bulan yang penuh dengan Rahmat-Nya.
Amiiinnn. Karena apa? kira-kira ada yang
tau gak ne. Karena info yang telah
beredar, bulan Oktober ini adalah bulan untuk penempatan batu pertama di UIN
Sunan Ampel Surabaya. Wah, kalau begitu mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya
patut berbangga. Disini kita tidak Akan berbelit-belit. Kita langgsung
saja ke topik pembahasan. “Kalamullah”. Sebenarnya, apa sih yang disebut dengan
kalamullah itu? so pasti kalian semua sudah bisa menebaknya. Kalamullah yaitu
kitab suci yang diturunkan oleh Allah Swt. melalui
malaikat jibril yang kemudian disampaikan kepada nabi Muhammad SAW. Untuk disebarluaskan kepada umatnya. Yang kini terkenal
dengan sebutan Al-Qur’anul karim.
Nah, Salah
satu UKM yang berkaitan dengan tema atau topik kali ini adalah UKM UPTQ dan
IQMA. Tak usah terlalu panjang lebar, langsung saja kita bahas apasih
sebenarnya UKM UPTQ itu. UPTQ yaitu Unit Pengembanngan Tilawatil Qur’an. UKM
ini bertujuan mencetak para hafid dan hafidhoh Al-Qur’an masa depan yang unggul dan berkualitas. Yang
nantinya Akan memberi manfaat kepada lingkungan masyarakatnya. UKM UPTQ ini
termasuk ukm yang bisa dibilang cukup muda. Karena apa? Karena, UKM UPTQ ini berdiri pada tanggal 5 februari 2010.
Ya.... kira-kira baru berjalan 3 tahunan. UKM ini didirikan oleh bapak Ahmad
Fakhrudin yang juga merupakan perintis awal
UKM UPTQ ini.
Tidak hanya
itu saja, UKM UPTQ juga memilki motto yang tak kalah bagusnya lho.... Singkat,
padat, dan jelas. Langsung saja, tak usah terlalu muluk-muluk, ini dia
mottonya: “Ngaji Yes, Kuliah Yes, Activis Yes”. Mungkin
dari mottonya dapat kita simpulkan, bahwasanya. Mahasiswa UIN Sunan Ampel harus
bisa menyeimbangkan aktifitas kesehariannya, khususnya untuk
anggota UPTQ sendiri.
Intensif
berjalan seperti biasa bapak Ghofur masuk
dengan raut muka penuh semangat untuk mengajari kami yang haus Akan ilmu Bahasa
Arab. Dan ustad Ainul pun masuk dengan wajah penuh senyuman sembari menyapa.
“Assalamualikm kaifa
hulukum?”
“Alhamdulillah
inana bil khoir”
“Okey sebelumnya doa dulu mungkin”
Kemudian
saya berdiri dan memimpin teman-teman untuk berdoa bersama. Do’a pun selesai kemudian setelah berbicara panjang lebar tentang diri
ustad Ainul , setiap kelompok pun membentuk lingkaran,
“Ini bagaimana sistemnya ini, saya belum tahu?”
“Jadi ustad kami nanti setiap kelompok membacakan ayatnya dan kemudian munasabahnya
terakhir kesimpulan” jawab jajang ketua angkatan
Diskusi
pun mulai berjalan, satu persatu setiap individu dari kelompok menyuarakan hasil karyanya. Ustad Ainul masih
sedikit heran dengan Bahasa Arab yang kami gunakan
mungkin bagi beliau ini belum masuk standarisasi, tapi sudah bagus. Membuat
karya seperti ini, ini tidak kali pertamanya bagi saya, membuat karya seperti ini yang memiliki referensi yang jelas,
misalnya saja ketika saya mengikuti lomba karya tulis ilmiah, saya juga menggunakan referensi artinya tidak pure
dari hasil pemikiran kita contohnya karya tulis yang pernah saya garap
“Kampusku; Harapanku”
Berawal dari transisi nama, yang dulunya IAIN kini
menjadi UIN, walaupun belum banyak masyarakat yang mengenalnya dengan sebutan
UIN, Sudah barang tentu banyak perubahan dan kemajuan yang ada. Perubahan
lembaga IAIN menjadi UIN diantaranya dilatarbelakangi oleh kepentingan
integrasi keilmuan. Sebagai konsekuensi akademik dari perubahan tersebut,
berbagai disiplin keilmuan memungkinkan untuk dibuka dan diselenggarakan
didalamnya. Disiplin keilmuan selain ilmu-ilmu keislaman dilegalisasi untuk
diselenggarakan bersama ilmu-ilmu keislamamn itu sendiri. Oleh karena itu,
dalam perspektif struktur organisasi dan tata kelola, sejumlah program studi
(prodi) dan fakultas baru yang berbasis keilmuan selain ilmu-ilmu keislaman
dibuka. maka untuk membentengi keimanan dan pemahaman islam diadakan kegiatan ma’had
dan intensif keagamaan setiap minggunya.
Menjadi kampus idola adalah harapan semua universitas.
bukan hanya diminati karena bangunan
atau gedung-gedung yang menjulang tinggi namun substansi dan esensi dari
pembelajaran yang diberikan memiliki makna tersendiri. Setelah pergantian itu
UIN Sunan Ampel membuat konsep “Integrated Twin Tower.” Apa
maksudnya? Penulis mengutip dari buku
Desain Akademik UIN Sunan Ampel (2013), maksudnya: Membangun struktur yang
memungkinkan ilmu keagamaan dan ilmu sosial/humaniora serta ilmu alam
berkembang secara memadai dan wajar. Keduanya memiliki kewibawaan yang sama,
sehingga antara satu dengan lainnya tidak saling merasa superior (dalam kamus
induk istilah ilmiah: unggul; lebih tinggi dari yang lain) atau inferior (dalam
kamus induk istilah ilmiah: di bawah; lebih rendah). Ilmu Keislaman berkembang
dalam kapasitas yang memadai, demikian pula Ilmu-ilmu selain Islam juga
berkembang dalam rentangan dan kapasitasnya. Ilmu Keislaman laksana Menara yang
satu dan lainnya seperti Menara satunya lagi. Keduanya tersambung dan bertemu
dalam puncak yang saling menyapa, yang dikenal dengan konsep Ilmu Keislaman
Multidisipliner. Menara yang satu menjadi subject matter dan lainnya
sebagai pendekatan.
“Dibalik nama pasti tersimpan harapan” begitu pula konsep
UIN Sunan Ampel, yang dengan konsep
tersebut berharap agar:
1)
Adanya Perhatian yang sama dengan dua sisi ilmu (Agama
dan umum) sehingga dapat menjadi penerang bagi satu sama lain;
2)
Terciptanya lulusan yang Ulul Albab;
3)
Serta lulusan yang Intelektual dan kematangan Spritual.
Semua kegiatan, apapun itu pasti memilki
Konsep, Visi dan Misi. Ketiganya seperti sudah menjadi senyawa yang tidak dapat
dipisahkan. Misalnya suatu acara yang Akan diadakan di gedung Auditorium dan Akan
dihadiri para pejabat. Apabila acara tersebut memiliki visi dan misi yang jelas
namun tak memiliki konsep yang jelas, maka bisa dipastikan acara tersebut tidak
berjalan sesuai harapan. Karena konsep yang ada, tidak selaras dengan visi dan
misi yang dicanangkan. Ini merupakan manifestasi bahwa konsep, visi dan misi
merupakan suatu senyawa yang harus ada
dalam suatu kegiatan, acara apalagi suatu instansi atau lembaga. Begitu
pula dengan UIN Sunan Ampel, disamping memiliki konsep juga memiliki misi
maupun visi. Dengan misi tranformasi menuju research college, UINSA
dituntut untuk mampu mengembangkan model perguruan tinggi berorientasi riset
(research college) agar mencapai perguruan tinggi bertaraf internasional, yang
ini menjadi visi UINSA kedepannya. Fakta
menunjukkan bahwa perguruan tinggi berkualitas diberbagai negara maju, memiliki
penelitian yang berkualitas dan berkuantitas tinggi, dan Perpustakaan merupakan satu unsur penunjang research
college. Oleh karena itu UINSA harus memberikan fasilitas perpustakaan yang
bagus serta buku-buku yang lengkap.
Kembali ke visi UINSA, yaitu menjadi
Universitas Islam yang unggul, kompetitif bertaraf internasional. Menurut Kamus
Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘Internasional’ menyatakan bangsa-bangsa
atau negeri-negeri seluruh dunia. Maka jelas istilah ini merujuk kepada cakupan
wilayah. Namun dalam konteks universitas, taraf internasional tentu saja tidak
hanya mencakup wilayah, tapi kualitas. Kualitas tidak hanya merujuk pada mutu
lulusan, tapi juga mutu layanan, fasilitas dan lain-lain.
Suatu
perguruan tinggi dapat disebut bertaraf internasional setidaknya harus memenuhi
beberapa persyaratan diantaranya:
1.
Jumlah Dosen bergelar Doktor lebih kurang 75%;
2.
Persentase mahasiswa pasca sarjana harus sama atau lebih
besar dari 75% dari total mahasiswa
perguruan tinggi tersebut;
3.
Publikasi Internasional yang diterbitkan minimal setahun
dua kali oleh staf pengajar;
4.
Besarnya dana untuk riset setiap staf > 13.000.000 per
tahun;
5.
Jumlah mahasiswa asing minimal 5%.
Kalau dilihat dari persyaratan diatas, bahwa
untuk mencapai Perguruan Tinggi Bertaraf Internasional memang sangat berat.
Dibutuhkan kerja keras dari berbagi pihak. Kesungguhan dan perhatian pemerintah
di bidang pendidikan juga sangat menentukan keberhasilan pencapaian visi
tersebut. Sarana pendidikan harus dikelolah dengan baik, termasuk perpustakaan
yang dikelolah oleh pustakawan professional.
Dari penjelasan di atas penulis mengharapkan,
kita sebagai mahasiswa agar senantiasa belajar, berusaha dan berdedikasi untuk
universitas kita. Semoga universitas kita mampu merealisasikan semua rencana,
harapan dan cita-citanya. Sebagai penulis saya berharap agar kampus ini
benar-benar serius mengimplementasikan segala hal yang harus dilaksanakan demi
terciptanya kampus Islam bertaraf Internasional.
Tulisan
itu saya persembahkan ketika Follow
Up kajian KTI (Karya Tulis Ilmiah). Sebenarnya dalam tulisan kita tidak bisa memaksakan kehendak kita kalau menulis harus
gini, menulis juga dengan proses pertama membuat si anak cinta dengan menulis,
kemudian setelah cinta akhirnya dia mulai menulis apapun dan di akhir dia mau menulis hal yang ilmiah tingkatan ynag lebih tinggi.
Disela-sela diskusi ustad banayak
menjelaskan tentang mesir, budaya, bahasa dan tempat wisatanya.
Sempat saya cari juga di internet
bagaimana budaya, bahasa dan
tempat wisata karena saya kurang puas. Akhirnya saya mendapatkannya dan Akan
saya share di tulisan ini
Kebudayaan Mesir
Mesir (Bahasa Arab: مصر
Miṣr) merupakan sebuah negara
di Afrika Utara. Mesir bersempadan dengan Libya, Sudan, Jalur Gaza dan Israel
serta Laut Mediterranean dan Laut Merah. Walaupun Mesir mempunyai keluasan
tanah yang besar (1 juta km², kebanyAkan penduduknya mendiami kawasan-kawasan
tebing Sungai Nil, terutamanya bandar Kaherah dan Iskandariah.
Kawasan Mesir merupAkan tapak tamadun awal Mesir Purba. Monumen-monumen Mesir Purba seperti Piramid Giza, Sphinx, Kuil Luxor dan sebagainya menjadi tarikan berjuta-juta pelancong luar negeri setiap tahun. Kini, Mesir merupAkan antara negara Arab terpenting di Timur Tengah.
Kebudayaan Mesir
Kawasan Mesir merupAkan tapak tamadun awal Mesir Purba. Monumen-monumen Mesir Purba seperti Piramid Giza, Sphinx, Kuil Luxor dan sebagainya menjadi tarikan berjuta-juta pelancong luar negeri setiap tahun. Kini, Mesir merupAkan antara negara Arab terpenting di Timur Tengah.
Kebudayaan Mesir
Sebagian besar masyarakat Mesir Kuno bekerja
sebagai petani. Kediaman mereka terbuat dari tanah liat yang didesain untuk
menjaga udara tetap dingin di siang hari. Setiap rumah memiliki dapur dengan
atap terbuka. Di dapur itu biasanya terdapat batu giling untuk menggiling
tepung dan oven kecil untuk membuat roti. Tembok dicat warna putih dan beberapa
juga ditutupi dengan hiasan berupa linen yang diberi warna. Lantai ditutupi
dengan tikar buluh dilengkapi dengan furnitur sederhana untuk duduk dan tidur.
Bangsa Mesir Kuno sangat menghargai penampilan dan kebersihan tubuh. Sebagian besar mandi di Sungai Nil dan menggunAkan sabun yang terbuat dari lemak binatang dan kapur. Laki-laki bercukur untuk menjaga kebersihan, menggunAkan minyak wangi dan salep untuk mengharumkan dan menyegarkan kulit. Pakaian dibuat dengan linen sederhana yang diberi warna putih, baik wanita maupun pria di kelas yang lebih elit menggunAkan wig, perhiasan, dan kosmetik. Anak-anak tidak mengenAkan pakaian hingga mereka dianggap dewasa, pada usia sekitar 12 tahun, dan pada usia ini laki-laki disunat dan dicukur. Ibu bertanggung jawab menjaga anaknya, sementara sang Ayah bertugas mencari nafkah.
Bangsa Mesir Kuno sangat menghargai penampilan dan kebersihan tubuh. Sebagian besar mandi di Sungai Nil dan menggunAkan sabun yang terbuat dari lemak binatang dan kapur. Laki-laki bercukur untuk menjaga kebersihan, menggunAkan minyak wangi dan salep untuk mengharumkan dan menyegarkan kulit. Pakaian dibuat dengan linen sederhana yang diberi warna putih, baik wanita maupun pria di kelas yang lebih elit menggunAkan wig, perhiasan, dan kosmetik. Anak-anak tidak mengenAkan pakaian hingga mereka dianggap dewasa, pada usia sekitar 12 tahun, dan pada usia ini laki-laki disunat dan dicukur. Ibu bertanggung jawab menjaga anaknya, sementara sang Ayah bertugas mencari nafkah.
Musik dan tarian menjadi hiburan yang paling
populer bagi mereka yang mampu membayar untuk melihatnya. Instrumen yang digunAkan
antara lain seruling dan harpa, juga instrumen yang mirip terompet juga digunAkan.
Pada masa Kerajaan Baru, bangsa Mesir memainkan bel, simbal, tamborine, dan
drum serta mengimpor kecapi dan lira dari Asia. Mereka juga menggunAkan
sistrum, instrumen musik yang biasa digunAkan dalam upacara keagamaan.
Bangsa Mesir Kuno mengenal berbagai macam
hiburan, permainan dan musik, salah satunya adalah Senet, permainan papan yang
bidaknya digerakkan dalam urutan acak. Selain itu mereka juga mengenal mehen.
Juggling dan permainan menggunAkan bola juga sering dimainkan anak-anak, juga
permainan gulat sebagaimana digambarkan dalam makam Beni Hasan. Orang-orang
kaya di Mesir Kuno juga gemar berburu dan berlayar untuk hiburan.
Masakan
Masakan
Mesir cenderung tidak berubah selama berabad-abad; Masakan Mesir modern memiliki banyak persamaan dengan
MasAkan Mesir Kuno. MAkanan sehari-hari biasanya mengandung roti dan bir,
dengan lauk berupa sayuran seperti bawang merah dan bawang putih, serta
buah-buahan berbentuk biji dan ara. Wine dan daging biasanya hanya disajikan
pada perayaan tertentu, kecuali di kalangan orang kaya yang lebih sering
menyantapnya. Ikan, daging, dan unggas dapat diasinkan atau dikeringkan, serta
direbus atau dibakar.
Arsitektur
Arsitektur
Karya arsitektur bangsa Mesir Kuno yang paling
terkenal antara lain: Piramida Giza dan kuil di Thebes. Proyek pembangunan
dikelola dan didanai oleh pemerintah untuk tujuan religius, sebagai bentuk
peringatan, maupun untuk menunjukkan kekuasaan firaun. Bangsa Mesir Kuno mampu
membangun struktur batu dengan peralatan sederhana namun efektif, dengan
tingkat akurasi dan presisi yang tinggi.
Kediaman baik untuk kalangan elit maupun
masyarakat biasa dibuat dari bahan yang mudah hancur seperti batu bata dan
kayu, karenanya tidak ada satu pun yang terisa saat ini. Kaum tani tinggal di
rumah sederhana, di sisi lain, rumah kaum elit memiliki struktur yang rumit.
Beberapa istana Kerajaan Baru yang tersisa, seperti yang terletak di Malkata
dan Amarna, menunjukkan tembok dan lantai yang dipenuhi hiasan dengan gambar
pemandangan yang indah. Struktur penting seperti kuil atau makam dibuat dengan batu
agar dapat bertahan lama.
Kuil-kuil tertua yang tersisa, seperti yang
terletak di Giza, terdiri dari ruang tunggal tertutup dengan lembaran atap yang
didukung oleh pilar. Pada Kerajaan Baru, arsitek menambahkan pilon, halaman
terbuka, dan ruangan hypostyle; gaya ini bertahan hingga periode Yunani-Romawi.
Arsitektur makam tertua yang berhasil ditemukan adalah mastaba, struktur
persegi panjang dengan atap datar yang terbuat dari batu dan bata. Struktur ini
biasanya dibangun untuk menutupi ruang bawah tanah untuk menyimpan mayat.
Seni
Seni
Bangsa Mesir Kuno memproduksi seni untuk
berbagai tujuan. Selama 3500 tahun, seniman mengikuti bentuk artistik dan
ikonografi yang dikembangkan pada masa Kerajaan Lama. Aliran ini memiliki
prinsip-prinsip ketat yang harus diikuti, mengakibatkan bentuk aliran ini tidak
mudah berubah dan terpengaruh aliran lain. Standar artistik—garis-garis
sederhana, bentuk, dan area warna yang datar dikombinasikan dengan
karakteristik figure yang tidak memiliki kedalaman spasial—menciptakan rasa keteraturan dan keseimbangan dalam
komposisinya. Perpaduan antara teks dan gambar terjalin dengan indah baik di
tembok makam dan kuil, peti mati, maupun patung.
Seniman Mesir Kuno dapat menggunakan batu dan kayu sebagai bahan dasar untuk
memahat. Cat didapatkan dari mineral seperti bijih besi (merah dan kuning),
bijih perunggu (biru dan hijau), jelaga atau arang (hitam), dan batu kapur
(putih). Cat dapat dicampur dengan gum arab sebagai pengikat dan ditekan
(press), disimpan untuk kemudian diberi air ketika hendak digunAkan.Firaun
menggunAkan relief untuk mencatat kemenangan di pertempuran, dekrit kerajaan,
atau peristiwa religius. Di masa Kerajaan Pertengahan, model kayu atau tanah
liat yang menggambarkan kehidupan sehari-hari menjadi populer untuk ditambahkan
di makam. Sebagai usaha menduplikasi aktivitas hidup di kehidupan setelah
kematian, model ini diberi bentuk buruh, rumah, perahu, bahkan formasi militer.
Meskipun bentuknya hampir homogen, pada waktu
tertentu gaya karya seni Mesir Kuno terkadang mengikuti perubahan kultural atau
perilaku politik. Setelah invasi Hykos di Periode Pertengahan Kedua, seni
dengan gaya Minoa ditemukan di Avaris. Salah satu contoh perubahan gaya akibat
adanya perubahan politik yang menonjol adalah bentuk artistik yang dibuat pada
masa Amarna: patung-patung disesuaikan dengan gaya pemikiran religius
Akhenaten. Gaya ini, yang dikenal sebagai seni Amarna, langsung diganti dan
dibuah ke bentuk tradisional setelah kematian
Agama dan Kepercayaan
Agama dan Kepercayaan
Kepercayaan terhadap kekuatan gaib dan adanya
kehidupan setelah kematian dipegang secara turun temurun. Kuil-kuil diisi oleh
dewa-dewa yang memiliki kekuatan supernatural dan menjadi tempat untuk meminta
perlindungan, namun dewa-dewa tidak selalu dilihat sebagai sosok yang baik; orang
mesir percaya dewa-dewa perlu diberi sesajen agar tidak mengeluarkan amarah.
Struktur ini dapat berubah, tergantung siapa yang berkuasa ketika itu.
Dewa-dewa disembah dalam sebuah kuil yang
dikelola oleh seorang imam. Di bagian tengah kuil biasanya terdapat patung
dewa. Kuil tidak dijadikan tempat beribadah untuk publik, dan hanya pada
hari-hari tertentu saja patung di kuil itu dikeluarkan untuk disembah oleh
masyarakat. Masyarakat umum beribadah memuja patung pribadi di rumah
masing-masing, dilengkapi jimat yang dipercaya mampu melindungi dari
marabahaya. Setelah Kerajaan Baru, peran firaun sebagai perantara spiritual
mulai berkurang seiring dengan munculnya kebiasaan untuk memuja langsung tuhan,
tanpa perantara. Di sisi lain, para imam mengembangkan sistem ramalan (oracle)
untuk mengkomunikasikan langsung keinginan dewa kepada masyarakat.
Masyarakat mesir percaya bahwa setiap manusia
terdiri dari bagian fisik dan spiritual. Selain badan, manusia juga memiliki
šwt (bayangan), ba (kepribadian atau jiwa), ka (nyawa), dan nama. Jantung
dipercaya sebagai pusat dari pikiran dan emosi. Setelah kematian, aspek
spiritual Akan lepas dari tubuh dan dapat bergerak sesuka hati, namun mereka
membutuhkan tubuh fisik mereka (atau dapat digantikan dengan patung) sebagai
tempat untuk pulang. Tujuan utama mereka yang meninggal adalah menyatukan
kembali ka dan ba dan menjadi "arwah yang diberkahi." Untuk mencapai
kondisi itu, mereka yang mati Akan diadili, jantung Akan ditimbang dengan
"bulu kejujuran." Jika pahalanya cukup, sang arwah diperbolehkan
tetap tinggal di bumi dalam bentuk spiritual.
Adat Pemakaman
Adat Pemakaman
Orang Mesir Kuno mempertahankan seperangkat
adat pemakaman yang diyakini sebagai kebutuhan untuk menjamin keabadian setelah
kematian. Berbagai kegiatan dalam adat ini adalah : proses mengawetkan tubuh
melalui mumifikasi, upacara pemakaman, dan penguburan mayat bersama
barang-barang yang Akan digunAkan oleh almarhum di akhirat. Sebelum periode
Kerajaan Lama, tubuh mayat dimakamkan di dalam lubang gurun, cara ini secara alami
Akan mengawetkan tubuh mayat melalui proses pengeringan. Kegersangan dan
kondisi gurun telah menjadi keuntungan sepanjang sejarah Mesir Kuno bagi kaum
miskin yang tidak mampu mempersiapkan pemakaman sebagaimana halnya orang kaya.
Orang kaya mulai menguburkan orang mati di kuburan batu, akibatnya mereka
memanfaatkan mumifikasi buatan, yaitu dengan mencabut organ internal,
membungkus tubuh menggunAkan kain, dan meletakkan mayat ke dalam sarkofagus
berupa batu empat persegi panjang atau peti kayu. Pada permulaan dinasti
keempat, beberapa bagian tubuh mulai diawetkan secara terpisah dalam toples
kanopik.
Sedangkan
bahasa mesir itu sendiri Bahasa Mesir adalah bahasa Afro-Asia yang sangat
erat hubungannya dengan bahasa Berber, bahasa Semit, dan bahasa Beja. Bahasa ini
bertahan sampai abad ke-5 Masehi dalam bentuk bahasa Demotik dan sampai abad ke-17 Masehi dalam
bentuk bahasa Koptik. Catatan tertulis dengan bahasa Mesir dari
tahun 3200 SM, membuatnya
menjadi bahasa tertua yang ditulis. Bahasa nasional Mesir saat ini
adalah Bahasa Arab, yang menggantikan bahasa Koptik secara
bertahap sebagai bahasa sehari-hari selama berabad-abad setelah penaklukan
Islam atas Mesir. Koptik masih digunAkan sebagai bahasa liturgi oleh Gereja Ortodoks Koptik dan Gereja Katolik Koptik, serta
menjadi bahasa ibu untuk sejumlah orang.
Misteri Bahasa Mesir Kuno
Bahasa Mesir
Kuno baru dapat dibaca di abad modern setelah ditemukannya sebuah prasasti
perjanjian yang disebut dengan Batu Rosetta. Batu ini
ditulis dengan bahasa Yunani Kuno, bahasa hieroglif, dan demotik.
Bahasa demotik sendiri memiliki bentuk yang lebih sederhana dari hieroglif.
Setelah Kerajaan Mesir
Kuno runtuh, maka tidak ada yang dapat membaca huruf-huruf
hieroglif, sehingga bahasa Mesir ini merupAkan suatu "teka-teki" yang
sulit dipecahkan. Sejak adanya batu Rosetta, sekarang bahasa Mesir kuno dapat
dianalisa.
Periodisasi
Para ahli membagi bahasa Mesir ke dalam enam tahap:
- Bahasa Mesir Kuno (sebelum 2600 SM)
- Bahasa Mesir Lama (2600 SM – 2000 SM)
- Bahasa Mesir Pertengahan (2000 SM – 1300 SM)
- Bahasa Mesir Akhir (1300 SM – 700 SM)
- Bahasa Mesir Demotik (abad ke-7 SM – abad ke-5 M)
- Bahasa Koptik (abad ke-4 M – abad ke-17 M)
Adapun tempat wisata itu sendiri sangat
banyak, tapi saya hanya menulis 10 diantaranya:
1.PiramiddanSphinx
Mesir hampir identik dengan piramid dan sphinx yang dimilikinya. Ada lebih dari 80 piramid di Mesir, dan piramida yang terbesar adalah Piramida Agung Giza dan Sphinx Agung adalah shpinx yang terbesar. Di dalam piramida terdapat mumi atau jasad raja-raja yang diawetkan, sedangkan sphinx adalah patung singa berkepala manusia. Piramida dan sphinx di Mesir membuktikan struktur buatan manusia yang tertinggi di dunia yang menyimpan banyak misteri.
Mesir hampir identik dengan piramid dan sphinx yang dimilikinya. Ada lebih dari 80 piramid di Mesir, dan piramida yang terbesar adalah Piramida Agung Giza dan Sphinx Agung adalah shpinx yang terbesar. Di dalam piramida terdapat mumi atau jasad raja-raja yang diawetkan, sedangkan sphinx adalah patung singa berkepala manusia. Piramida dan sphinx di Mesir membuktikan struktur buatan manusia yang tertinggi di dunia yang menyimpan banyak misteri.
2. Kairo
Ibu kota Mesir ini adalah kota terbesar di Afrika dan berpenduduk paling padat. Kairo juga sebagai pusat ilmu pengetahuan Islam. Universitas tertua di dunia Al Azhar juga berada di Kairo. Bangunan rumah, gedung-gedung kuno sangat kental dengan arsitektur Islam. Julukan untuk Kairo adalah kota dengan 1000 menara. Karena masjid-masjid di Kairo minimal mempunyai 2 menara.
3. Alexandria
Alexandria atau Al Iskandariyya adalah kota terbesar kedua di Mesir dan salah satu kota paling terkenal di dunia. Di Alexandria terdapat sphinx dan teater Romawi kuno. The Great Lighthouse masuk dalam 7 Keajaiban Dunia. Banyak wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi Alexandria karena tempatnya yang sangat indah.
Laut Merah disebut dalam kitab suci pada saat Nabi Musa membelah Laut Merah dengan tongkatnya. Saat itu Nabi Musa dan para pengikutnya bangsa Israel melarikan diri dari kejaran Firaun. Terusan Suez menghubungkan Laut Merah (Mesir) dengan Laut Mediterania. Laut Merah memiliki keanekaragaman hayati, terumbu karang, atol dan kadar garam yang tinggi. Walaupun banyak spesies berbahaya di laut Merah, tetapi tidak menyurutkan para penyelam untuk menikmati keindahannya.
Luxor adalah kota kuno di Heliopolis Selatan, di Luxor banyak terdapat situs sejarah Mesir Kuno seperti monumen kebohongan, reruntuhan kuil-kuil dan makam serta museum terbuka yang terbesar. Pariwisata menjadi tumpuan perekonomian penduduk Luxor.
Sungai Nil adalah sungai terpanjang di dunia dan sangat melegenda dimana Nabi Musa pernah dihanyutkan ke Sungai Nil hingga ditemukan oleh putri Firaun. Sungai Nil adalah jantung kehidupan penduduk Mesir. Kehidupan masyarakat Mesir bertumpu pada sungai Nil. Mulai dari sarana wisata, bendungan, pusat perekonomian, pertanian, perikanan, perhubungan dan lain sebagainya. Tidak salah apabila ada ungkapan yang menyebutkan, “Sungai Nil adalah hadiah untuk bangsa Mesir”.
Hurghada adalah kota di Mesir yang terletak di Laut Merah dan terkenal dengan pantainya yang indah dengan pasir putihnya. Hurghada juga menawarkan tempat-tempat wisata yang didukung fasilitas yang baik. Di Hurghada terdapat banyak resort, hotel dan penginapan. Terumbu karang Pantai Hurghada dianggap yang paling indah di dunia. Hurghada juga menjadi pusat internasional olahraga air seperti selancar angin, berlayar, menyelam dan lainnya.
Sharm el-Sheikh adalah kawasan kota wisata Mesir, banyak fasilitas hiburan dan pariwisata terdapat di sini. Posisinya yang strategis menghadap Teluk Tiran dan Teluk Aqaba, Sharm el-Sheikh bagaikan surga wisata air seperti snorkeling, scuba diving dan lainnya. Di Sharm el-Sheikh, kita dapat melihat Gunung Sinai dan Naama Bay. Lapangan golf dengan fasilitas yang lengkap juga tersedia di sana.
Karnak adalah sebuah kompleks kuil, yaitu reruntuhan kuil, tiang-tiang dan bangunan yang lain. Situs ini menunjukkan bahwa dahulu pernah berlangsung sebuah peradaban. Ada 3 kuil utama dan banyak kuil yang berukuran kecil. Pada masa pemerintahan Firaun, Karnak dibangun sebagai tempat pemujaan.
Gunung sinai adalah puncak tertinggi di kota Saint Kahterine’s. Gunung Sinai banyak dikunjungi para turis, karena di gunung inilah Nabi Musa mendapat wahyu dari Allah, yaitu 10 perintah Allah yang diberikan untuk bangsa Israel. Di puncak Sinai juga berdiri sebuah masjid dan gereja, dan banyak pendaki yang tertarik menuju puncaknya.
Ketika mendengar itu semua kami seperti terhipno karena semua seAkan-Akan
pingin sekolah ke mesir. Mesir memang temapt yang paling berkesan untuk kita
kunjungi.
“ustad benar tidak kalau orang yang
sudah minum airnya itu membuat kita kembai lagi ke mesir” Tanya mizan
“iya bagus, petanyaan yang bagus
jadi dulu ada sorang mahasiswa timur tengahyang sekolah diamerika, kemudian
sudah tinggal beberapa tahun, lantas dia pergi ke mesir ketemu keluarganya
disana, singkat cerita ketika keluarganya tahu kalu sebentar lagi dia Akan
kembali ke amerika mereka tidak ingin dia kembali, apa yang mereka lakukan?
Mereka mengambil air dari sungai nil dan menyuruhnya minum lama sampai beberapa
minggu. Dan akhirnya dia tidak jadi tinggal di amerika”.
Tergabung dalam lpm solidaritas
membuat saya terus terpacu untuk selalu menulis dan saya masih ingat tulisan
yang saya kirim untuk masuk ke dalam oraganisasi ini, saya mengutip beberapa
dari buku yang saya beli dengan judul mukjizat finansial.
“Uang yang sudah hilang dapat di cari kembali ,tetapi waktu yang
sudah berlalu tidak dapat di beli kembali” ungkapan yang mungkin sebagian dari
kita sudah mampu untuk menginterpretasikannya namun belum mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari
hari.orang pada umumnya lebih senang melewati waktunya dengan melakukan hal-hal
yang sia sia seperti :kumpul kebo bicara ngalor ngidul tak karuan ,mabuk
mabukan yang sebenarnya dia tau itu membahayAkan tubuhnya ,judi,dugem ,dan lain
sebagainya . mereka yang melakukan hal tersebut biasanya orang yang tidak tahu
tujuan hidupnya ,apa sebenarnya orientasi hidupnya kedepan sudah barang pasti
dia Akan melakukan hal hal menyenangkan yang bersifat semu tak abadi.”firaun”
adalah contoh kongkret dari ungkapan tersebut ,ketika dia tenggelam di laut
merah kemudian dia baru mengakui tuhannya nabi musa namun sayang beribu sayang
taubatnya failed /tidak di terima oleh Allah SWT . apa sih sebenarnya visi
hidup manusia ? pertanyaan yang besar bagi kita .baik lah pembaca ,cobalah kita
renungkan sejenak,sebenarnya untuk apa Allah SWT .,menciptAkan kita di dunia
ini? Apakah tugas utama kita sebagai manusia ?apakah visi hidup kita di dunia
ini?
Allah
SWT .,berfirman:
‘’Tidak
ku ciptAkan jin dan manusia melainkan untuk menyembah kepada-ku Allah”
(QS.Adz-Dzariyat:56)
Beribadahlah
seolah-olah besok kita Akan mati
Usia
manusia yang relatif singkat,memang terlalu berharga jika hanya di isi oleh
harapan dan cita-cita duniawi semata.karena, setelah kematian yang pasti
terjadi kita Akan dibangkitkan menuju kehidupan berikutnya ,yaitu kehidupan
diakhirat,melalui tahap penghisaban.Nabi Muhammad saw.,bersabda :”Rata-rata
usia umatku 60 samapai 70 tahun”(HR Muslim).segala amal perbuatan manusia
yang telah di perbuat bakal menjadi penentu kemana dia Akan di letakkan “surga
kah atau malah sebaliknya neraka” Nabi pernah mengingat kan hal ini
kepada sahabatnya “Tidak ada bagi kalian melainkan sudah disediAkan 2
tempat,1 tempat di dalam surga,dan 1 tempat di dalam neraka”
Sudah
jelas bagi kita bahwa sebenarnya VISI HIDUP MANUSIA adalah:
BERIBADAH
KEPADA ALLAH SWT.,AGAR JIKA MATI SEWAKTU-WAKTU BISA MASUK SURGA.
Kita telah mengetahui kemana arah tujuan kita
,namun di balik kita ingin mencapai target akhirat kita juga ingin mencapai
target dunia bukan? Saya memiliki filosofi sukses dunia akhirat yang saya ambil
dari bukunya hamry gusman salah seorang motivator nasional yang sudah bertahun tahun berkecimpung di
dunia pengembangan diri dan kepercayaan diri . “
sapi pasti dapat talinya“
Jadi
kita harus mengumpamAkan ,bahwa akhirat adalah sapi,karena memiliki nilai yang
tinggi ,dan kehidupan dunia ini adalah talinya.Maka,kita harus punya
filosofi:KALAU MEMBELI SAPI,PASTI AKAN MENDAPATKAN TALINYA. Jadi kalau kita mengutamAkan urusan
akhirat(ibadah) ,pasti Allah Swt.,Akan mencukupi urusan dunia(rezeki) kita.
Asalkan kita tetap berikhtiar,berdoa,dan tawakkal kepada-NYA.
Nabi
Muhammad saw.,bersabda:
“Barang
siapa yang menjadikan beberapa cita-citanya pada satu cita-cita (tentang
akhirat) ,maka Allah Akan mencukupi apa-apa yang ia cita-citAkan dari urusan
dunia dan akhirat”
(HR.AL-Hakim)
Tapi sebaliknya,jika kita hanya membeli tali
,maka kita belum tentu mendapat sapinya .oleh karena itu kita yang selama ini
terlalu sibuk dengan permainan dunia dan
terlena dengan kenikmatan sementara kita harus sadar bahwa kita hanya membeli
seutas tali ! tidak ada harganya! Maka kita tidak Akan mendapatkan kesuksesan
di akhirat nanti.Oleh sebab itu,mulai sekarang ubahlah mindset anda,bahwa
yang harus Anda beli adalah sapi,bukan tali. Kalau membeli sapi,pasti mendapat
talinya .tapi kalau hanya membeli tali,tidak mungkin mendapat sapinya......!
baiklah
pembaca saya sudah memaparkan sedikit tentang visi hidup manusia dan filosofi
sukses dunia akhirat untuk mengakhiri artikel ini, saya ingin berbagi berbagi
tentang 9 Amalan Yang Dapat Mendatangkan Rezeki. karena ,amalan-amalan ini
berorientasi kepada akhirat. seperti yang saya bilang jika anda mencari akhirat
maka dunia Akan mengikuti anda!
1.Memperbanyak
istighfar:dengan beristighfar ,berarti kita selalu memohon ampunan terhadap
Allah Swt.,maka Allah Akan melimpahkan rahmatnya pada kita
2.Memperbanyak Infak Fisabilillah: bersedekah adalah salah satu
pemancing rezeki .
Allah Swt.,berfirman:”Gambaran orang yang infaq di dalam sabilillah
,sebagai mana satu biji yang tumbuh menjadi 7 tangkai ,tiap 1 tangkai berisi
100 biji” (QS.AL-Baqarah:261)
3.Sambung famili(silaturahmi) .Nabi Muhammad saw.,bersabda:”Barang
siapa yang ingin dipanjangkan umurnya,diperbanyak rezekinya,maka sambunglah
familinya.”(HR.Muslim) 4.menghormati
tamu: ketahuilah pembaca,bahwa Nabi Muhammad saw.,mengatAkan:”Tamu itu
datang membawa rezeki dan pulang menghilangkan dosanya tuan rumah”
5.jujur
dan amanah:kejujuran itu penting dan merupAkan barang langka ,sekarang banyak
kita lihat di media lokal maupun nasional bermacam –macam kejahatan koruptor
yang jauh dari kejujuran .Padahal Rasulullah pernah bersabda “Menetapilah
kalian pada kejujuran,karena kejujuran menunjukkan pada kebaikan,dan kebaikan
menunjukkan pada surga.Dan jauhilah pada dusta ,karena dusta menunjukkan pada durhaka,dan durhaka menunjukkan pada
neraka.”(HR.Sunan At-Tirmidzi)dan amanah juga tidak kalah urgent dalam
kehidupan hal ini di perkuat oleh hadits Nabi Muhammad saw.,”Sikap amanah
itu menarik(mendatangkan)rezeki,Khianat Akan menarik(mendatangkan)pada
kemelaratan”. 6.Meningkatkan
ketaqwaan kita kepada Allah Swt. Firman Allah”Barang siapa yang bertaqwa
kepada Allah menjadikan jalan ke;luar kepada nya dan Allah memberi rezeki dari
arah yang tidak di sangka-sangka.
7.Memperbanyak
tawakkal:memperbanyak tawakkal adalah bentuk kepercayaan kita kepada
kekuasaannya
8.Khusnudhon
billahi:dalam hadits qudsi Allah mengatAkan”AKU BERADA PADA PRASANGKA HAMBA KU
TERHADAPKU” jadi sudah jelas jika kita meyakini bahwa Allah murah rezeki
insyaallah dia Akan memberikan kita rezeki”disertai usaha dan doa 9.Rutin
mengerjAkan sholat TAHAJJUD dan DHUHA .
baiklah pembaca akhirnya artikel yang gak seberapa ini selesai semoga
kita dapat mengambil manfaat darinya.
Itu tulisan saya dan Alhamdulillah
saya keterima di lpm solidaritas. Diakhir, kami menyepakati untuk pembahasan
minggu depan dari mana kemana. Setelah salam beliau meninggalakn kami dan terus
memndang beliau hingga tak tampak oleh mata, bukan jauh menjauh tapi terhalang
oleh tembok dan tangga. Pertemuan pertama menggoda setelahnya terserah,
begitulah ynag kami rasAkan, kami betul-betul mendapatkan dosen ynag tepat
untuk saling berbagi, curhatan lagian umur beliau masih muda dan banyak hal-hal
baik yang dapat kami ambil.
Minggu ketiga sejak kulaih saya
dengan teman saya satu kamar membangunbisnis baru yaitu berjualan mie, susu,
kopi, saus, kecapa dan lain-lain dipesma (pesantern mahsiswa), dengan mengumpulkan
modal senilai 200.000,00 membeli barang-barang yang Akan kami jual. Wahid
adalah satu rekan bisnis sekalian teman yang saya eknal sejak kami satu kamar
dengannya di pesma, orangnya baik, tapi kadang dia gak peka melihat
sekelilingnya, kamar kotor pun dia tidak membersihkan terpakasa saya harus
rajin mengingatkannya. Sebenranya saya memiliki dua orang teman sekamar, tapi
yang satu lagi sudah pindah ke basecamp IMM, saya sih tidak terlalu sedih kalau
hanya tinggal berdua yang penting saya bisa bersosialisasi dengan lainnya. Dan
Alhamdulillah sekarang usaha kami semakin maju dan modal sudah kembali ke kami,
sekarang laba yang berjalan.
Bercanda ria dengan teman-teman
adalah hal yang paling menyenangkan bagiku selain suka berbicara, saya juga
suka bercerita apa saja tentang diri saya tentang pengalaman saya mulai dari
yang baik sampai yang buru, pernah saya bercerita yang membuat mereka tertawa
tentang ketika pertama kali saya botak hanya gara-gara nonto bioskop, jadi
ceritanya…. Malam itu aku merasa begitu tenang dan nyaman ,bukan karena aku
sudah bayar hutang atau menang tawuran melainkan aku baru berpidato di ruangan
ku yang menjadi beban pikiran ku selama
ini .tepat pukul 11.00 WIB aku di panggil teman ku untuk segera datang ke
kantor keamanan pusat .segera ku terbangun dari mimpi indah ku di kasur empuk
dan beranjak pergi meningalkan kamar ku sembari mengambil sandal ku di dalam
lemari .lalu,dengan terburu-buru menuju
kesana .”sal,udah ada anggi lo di dalam”kata teman yang memnggil ku
“ha,betul
lah “tanya ku dengan nada tak percaya
“iya
“jawab nya singkat
Dengan
perasaan yang dipenuhi ketakutan dan pikiran yang masih terbentang jelas
tentang kesalahan ku tempo hari rasa nya
ingin sekali waktu itu di ulang kembali dan aku Akan bilang pada diriku”sal,itu
salah jangan kau lakukan” tapi semua nya terlambat memang betul kata ustad ku
waktu ngajar pelajaran mahfudjot “lan tarji’a al ayyamu allati madot[12]”
“uda
buruan masuk !!! sempat lagi menghayal kau “teman ku membuyar kan lamunan ku
ketika ku duduk di depan kantor keamanan .
“assalamualaikum
WR.WB.”sapa ku
“waalaikumsalam
WR.WB .
tafaddol dukhulan[13].
Jawab salah satu staff keamanan dari dalam
“anta
rahmat faisal kaja[14]”tanya
seorang keamanan yang berbadan tegap seperti arnold Schwarzenegger
“na’am
akhi[15]”jawab
ku singkat
Tanpa
menunggu lama lagi kami pun di introgasi layak nya seperti komplotan penjual
narkoba yang ketahuan sama polisi .kami mengakui kesalahan kami bahwa telah
menonton bioskop dengan judul film yang tidak mendidik ,judul nya kuntilanak
keramas sebenar nya bagi ku film itu lebih dominasi sama seram hantu nya dari
pada mesum nya tapi lain bagi staff keamanan mereka beranggap film itu bisa
mengotori otak kami padahal aku tahu bahwa otak ku uda lama kotor apa yang mau
di kotori .karena bisa di bayangkan kan gimana rasanya cuci otak pakai rinso
cair apa gak berbusa.... loh kok malah lari kesini ya oh baik lah ku teruskan
selang beberapa saat kami yang berjumlah empat orang anak yang kurang beruntung
hanya bisa pasrah melihat tangan lentik keamanan menggunting rambut kami
perlahan tapi pasti hingga tinggal beberapa helai yang tersisa
“besok
saya tunggu di kantor ini dengan membawa kepala yang sudah di botak licin,paham
?
“paham
“
Setelah
itu kami pergi meninggalkan kantor keamanan menuju asrama masing-masing dalam
hati, ku berfikir dan menyesali
kekonyolan ku .sesampainya di asarama ,bukan malah kasihan malah di ketawai
oleh teman-teman ku..............huhhh di sini aku belajar dari kesalahan ku
agar lebih cantik main dalam berbuat salah
eh...bukan itu maksud ku tapi kita harus berfikir sebelum berbuat dan
menimbang matang-matang apakah itu pantas kita lakukan atau malah menjerumuskan
kita ke lembah kesesatan...
Setelah
liburan kemarin kami masih dihadangkan dengan penampilan pada bulan April mendatang, latihan ynag kurang efektif waktu yang kurang
memadai dan keseriusan teman-teman ynag kurang saya mulai putus asa dan mengatAkan
bahwa acara kita gak bakalan sukses. Sampai saya sadar saya seperti orang tidak
punya tuhan saya seperti meragukan kemapuannya saya seperti orang yang mengingkari
kekuasaan tuhan.
“Ya Allah ampunilah dosa hambamu ini yang
melupAkan keberadaanmu, ampunilah dosa hambamu yang mengingkari kekuasaanmu,
ampunilah hamba yang suka mengeluh dan berputus asa, hamba yakin Akan engkau,
hamba yakin Akan keaunganmu.Amin” liihku setelah sholat magrib.
23/
senin/ 3 2015….
Semingu
rasanya seperti sehari, hari itu ustad ‘Ainul Yaqin masuk tidak lama setelah
intensif selesai, dengan mempercepat langkah saya nebuju kelas yang sudah mulai
di isi bangku-bangkunya, bangku yang terbuat dari kayu dari pohon hutan
terbaik, saya rasa ini dari pohon akasia, kayu ynag kuat dan berat membuat siapa
saja sulit untuk mengangkat, bangku ini memilki banyak fungsi di antaranya
untuk duduk, untuk diinjak ketika mau menyalakan lcd permanen. Bangku yang tidak jauh berbeda dengan bangku yang ada di bangku Smp, Sma saya
ketika di pesantren dulu, pesantren raudhah tentunya. Sedikit saya ingin
menceritakan pesantren saya biar kita
sama-sama tahu Faisal itu dari pesantren apasih kok
ada cowok secakep dia dari pesantren hahahahaha….bercanda. Ini dia pesantren saya…..
Pesantren yang berada disuatu tempat yang
islami dan menumbuhkan para santri sosok muslim sejati itu biasa. Namun
bagaimana dengan pesantren yang berlokasi ditempat yang sama sekali miris akan agama islam dan menjadi tempat kemaksiatan, Akan tetapi
menumbuhkan santri sosok muslim sejati itu baru luar biasa. YA......itulah
pesantren saya. Pesantren saya berada dijalan DjaminGinting, simpang selayang,
Medan Sumatera Utara. Di sepanjang simpang selayang berjejer kape-kape club
malam, yang menjadi sarangnya para PSK. Didepan pesantren terdapat sejumlah
rumah mAkan khas karo, B2 adalah hidangan utamanya. Walaupun dengan keadaan
seperti pesantren tetap exis melahirkan kader-kader ulama. Hal ini dapat
dibuktikan dengan diangkatnya ustad Qosim Nurseha sebagai ketua MIUMI SUMUT.
Pesantren saya menggunakan
sistem KMI seperti halnya dengan ponpes Gontor Ponorogo. Sistem yang
mengkaderkan alumninya mengabdi dimana pun berada. Disamping pelajaran agama,
pesantren juga menekankan pelajaran umum agar pesantren dapat mencetuskan
alumni ahli fisika yang agamis, ahli kimia yang agamis dan lain-lain. Pesantren
saya juga memilki jargon yang selalu diucapkan dalam setiap kegiatan yaitu jika
dikatkan “RAUDHAH” Jawabannya “SUKSES”.
Bangku
yang dulu beda dengan yang sekarang, dulu bangku Sma sekarang bangku kuliah, yang dulunya guru lebih mendominasi
dalam penyampaian pelajaran sekarang tidak, yang dulunya murid yang gak
nyeleasikan tugas dihukum sekrang gak nyelesaiAkan tugas nilai dikurangi, yang
dulunya banyak buku hanya untuk satu materi sekarang satu materi untuk banyak
buku, yang dulunya kita masih dikontrol masuk kelas dan kalau tidak masuk
dipanggil dan disidang sekarang kalau gak masuk gak bisa ikut uas atau ulangan,
yang dulunya masih ada epedulian dengan teman-teman sekarang hanya memikirkan
perseorangan, yang dulunya buku diksih sekrang buku dibeli dan dicari, yang
dulunya tidak lulus satu pelajaran masih dianggap lulus sekarang satu saja
tidak lulus mengakibatkan remedial di semester depan, yang dulunya uang dikirim
sekarang uang dipikirin, yang dulunya bangun pagi dibangunin sekarang harus
bangun sendiri, yang dulunya mAkan disiapkan sekarang mAkan hampir tak
dilakukan, yang dulunya ahhhh pokoknya banyak ynag berbeda..
“Masuk
sambil cengengesan dan tersipu malu”
Huhh dasar anak kecil, kata-kata itu masih terngiang di kepalaku seperti
dogma ynag terpendam, hal ini yang membuat aku merasa minder berteman apalagi
sama yang cewek saya merasa selama kalau cewek itu mau berteman kepada cowok
yang memang sepadan dengannya dalam segi fashion, penampilan dan rupa. Namun,
akhirnya saya mulai sadar bahwa tidak semua cewek seperti itu bahkan cewek
tidak pernah memnadang cowok itu sebelah mata dan mereka mau berteman kepada
siapapun tanpa memndang segi apapun asalkan para cowok itu baik kepada mereka.
“YA
Allah saya sadar selama ini saya khilaf menilai orang lain”.
Saya
semakin sadar ketika mengikuti pelatihan sastra dipesantren, saya masih sungkan
untuk bergaul dengan cewek, namun setelah berbicara banyak dengan teman cewek
yang baru saya semakin merasa bersalah dengan paradigm saya..pelatihan ini
dihadiri sekitar 50 an orang dari berbagai kalangan, tapi syarat mengikutinya
harus membuat satu buah karya cerpen, saya menulis tentang kematian teman saya
disungai perlu diperhatikan bahwa cerita ini fiksi belaka,
“TEMAN, I LOVE YOU FOREVER” *
Kicauan
burung terdengar indah menawan,
semilir angin menarikan daun dan dahan, gemercik air saling bersahutan, ikan-ikan berlari kesana-kemari mencari mAkanan, burung-burung beterbangan tak tentu arah dan tujuan,
ditambah dengan panaroma alam yang menakjubkan, dari hamparan sawah ke ranah
pegunungan. Sungguh, suasana pagi yang nyaman. Pagi itu, ditemani
secangkir kopi hangat, dengan beralaskan tikar aku duduk di pendopo tak jauh dari sawahku, memandangi padi yang mulai menguning, Sesekali menggoyangkan orang-orangan
yang dibuat ibuku, untuk mengusir burung-burung yang menghampiri padi. Liburan
kali ini, aku banyak menghabiskan waktu di
sawah. Namun, hatiku
tak senyaman suasana saat itu. Budi adalah seorang teman yang biasa
kuajak ke sawah, selain baik dia juga penurut dan gak banyak nanya. Namun kali
ini tidak lagi. Aku ingat sekali kejadian yang sangat memilukan hatiku dan
keluarganya.
“Budi, besok pagi kita ke sawah yuk”, ajakku suatu hari.
“ayoklah”, jawabnya tanpa banyak tanya.
Menjelang matahari terbit, kami bergegas pergi ke sawah
dengan mengendarai sepeda dan membawa satu buah pancing. Karena selain mengusir
burung-burung kami juga berniat memancing di sungai yang tak jauh dari sawahku.
Setelah lama di pendopo, Kami memutuskan untuk pergi ke sungai dan bersepakat
kalau aku yang mancing duluan dan dia mandi.
Aku yang asik memancing tak sadar
kalau si Budi tenggelam dan berteriak
minta tolong. Aku kebingungan karena aku tak pandai berenang. Kuputuskan untuk
memangil warga disekitar situ, namun tak satupun kujumpai, dengan berlari ku
bergegas pergi ke rumah Budi karena jarak rumahnya ke sawah lebih dekat
daripada rumahku. Dengan bercucuran air mata kujumpai orang tua budi.
“ada apa nak, kok nangis?”
“Budi pak....Budi pak.....Budi pak”
“kenapa Budi?”
“Budi tenggelam pak”
“ya Allah”
Dengan buru-buru kedua orangtua Budi berlari menuju
sungai tersebut. Namun Budi tak ditemukan, dia tenggelam terbawa arus. Hancur
sudah perasaan kedua orangtuanya melihat kenyataan itu, pahit sungguh pahit
menelan kenyataan tersebut. Dengan langkah gontai ku melangkah kehadapan
keduanya.
“maafkan saya buk, pak, ini semua salah saya, kalau saya
tidak mengajak Budi ke sungai mungkin tak Akan terjadi hal ini”, isakku
“sudah lah nak, semua sudah diatur oleh Allah kami ikhlas
kok menerima kenyataan ini. Budi adalah titipan Allah untuk kami, kami sudah
berusaha menjaganya dan mendidiknya , namun Allah berkehendak lain. Semoga
Allah memberikan yang terbaik” kata sang Ayah dengan hati yang tegar.
“Rojali, ngelamun aja kau” kakakku datang mengagetkanku.
“Eh iya kak kenapa?”, masih teringat si budi ya?” “eh ...iya kak” “sudah lah
jangan terlarut dalam kesedihan, berdoalah semoga amal ibadahnya diterima oleh
Allah” “Amin” “ayok pulang”, ajak kakakku. Kami berdua pulang kerumah. “teman,
i love you forever” bisikku dalam hati.
Ustad
Ainul Yaqin pun membuka dengan Salam
“Assalamu’alaikum Wr Wb”
“Wa’alaikumsalam Wr Wb”
“Kaifa halukum” Tanya beliau dengan pertanyaan yang jarang
dilontarkan oleh dosen-dosen. Ini artinya hanya sebagian dosen saja yang peduli
dengan keadaan mahasiswanya. Dan ustad ini termasuk orang yang care,
setidaknya menanyakan kabar.
[1]
Piket Asrama
[2]
Say lihat dahulu apa yang kamu pegang
[3]
Dari mana label name ini
[4]
Dari teman saya
[5]
Kamu telah berbohong , dari mana
[6] Bong Chandra,unlimited
wealth,(Jakarta:Elex media komputindu, 2010) ,hal. xiv
[7]Ali Zaenal,
Vira Luthfia, 24 Bocah Istimewa Pemukau Dunia, (Jakarta: Media Kita,
t.t), hal. 130
[8] Dewa Eka
Prayoga, 7 langkah dahsyat menggemgam masa depan (Yogjakarta: PT.Buku
Seru, 2013), hal. 160
[9]Dewa Eka
Prayoga, 7 langkah dahsyat menggemgam masa depan, hal. 29
[10]
Abang dari uwak saya
[11]Panggilan
kepada anak dalam suku batak
[12]
Tidak Akan kembali hari-hari yang telah berlalu
[13]
Silahkan masuk
[14]
Kamu rahmat faisal kan
[15]
Iya.akhi( pangilan untuk saudara laki-laki dalam Bahasa Arab)













71 komentar:
Bnyak inovasi di dalamnya. Haha
Lanjutkan.
berjiwa entrepreuner jangan lupa untuk menulis.
berkarakter komedian jangan lupa untuk dituang ke atas lembaran putih.
Keren.. kirain tulisannya gak se-exis orangnya. Good job pak KOSMA. Tingkatkan !! ;)
EYD-nya diperhatikan...masih banyak yang perlu dibenahi.
artikel yang sudah ada di Blog sebaiknya tidak dimasukkan lagi, atau sekalian yang di Blog dihilangkan. Terima Kasih.
Masih ada beberapa penulisan nama orang yang masih menggunakan huruk kecil pada awal namanya. Mungkin sedikit diperhatikan cara penulisabnnya dengan teliti lagi
Mantap,,,
ceritanya menarik, dan penulisannya juga seruu,,,
lanjutkan dan tetap semangat KOSMA....
good job sobat..
Cieee, kosma kita.. hahah. Good job brother... ttp semangat
ما أحسن كتاباكم يا أخي، tulisannya sudah sangat bagus, penuh motivasi. Keep writing bro, mabruk insyaallah :)
👏oke kosma, terus berkarya dan tetap teliti ketika ingin tulisan nya di gemari oleh pembaca, terus berkarya krn hidup masih koma, Good Job Rafael
👏oke kosma, terus berkarya dan tetap teliti ketika ingin tulisan nya di gemari oleh pembaca, terus berkarya krn hidup masih koma, Good Job Rafael
Kereeeennn (y) sangat inspiratif.... Terus berkarya yah Fael!!!
tulisan yang di kontraskan dengan gambar-gambar membuat mata tertarik untuk melihat.. sukses!! semangat!!
good job rafael nst,...
lebih diperhatikan lagi yah EYD'a,..
just that kok...
fighting kawan seperjuangan.
salam SLTB.
ketika membaca tulisan ini, bayangan sang penulis pun langsung memenuhi kepala ku.. Goods Job Mister Kosmos eh kosma.
Semangat kakak !!!
hallo rafaell....
siip dah tulisanmu sudahhh..........hmmmm, jadi ngiri nih,,,:-D
teruntuk kosma keren B3
tulisanmu renyah untuk dibaca... bahasa yang kau gunakan membuat pembaca hanyut , apalagi guyonan-guyonan segar yang tersisipkan didalamnya..
kamu punya potensi besar untuk menjadi enterpreneur sekaligus penulis!
Amiiin
terus berkarya dan teruskan langkahmu untuk selalu menebar manfaat dimanapun berada..
soal isi, saya sepakat sama teman2...
soal penulisan, untuk percakapan ditempatkan di paragraf baru ya. biar nggak pegel bacanya :D
Keep writing ya bro! pertahankan sense of comedy-mu yang khas... kita sama2 belajar.
tulisanmu... brilian! (y)
Bismillah
Isi tulisan a menginspirasi.. Tapi penulisan dan penggunaan kapitalnya lebih diperhatikan yahh... Tanda titik komanya juga ok..? Kosmaaa.. Kerrrenn bah
karakter orangnya pada tulisan sangat tampak sekali... jiwa" pebisnis yang tak menyia-nyiakan kesempatan ang ada..
Subhanallah mumtazz fael ,,,,,saya susah untuk memberikan komentar,,,,sedikit dari Abdullah jika fael menulis lagi ketelitiannya terhadap kalimat perkalimat harus lebih diperhatikann lagii,,,,dan klo bsa menulisnya harus dari hatii ya,,,:)
kereeen, , , , tulisannya membuat saya iri, , jiwa penulismu sudah muncul. . . kembangkan, , semoga menjadi penulis besar, , ,
temanku ini memang banyak sekali bakatnya.
good job :)
lanjutkan menulis ya... lancar berbicara + pandai menulis. lengkap dah :)
terinspirasi dengan karyanya khususnya tulisan ini "kita semua pantas untuk meraih impian dan sukses dalam karir. Hidup tanpa impian seperti makanan tanpa garam yang rasanya akan hambar"
sedikit masukan perhatikan penulisan huruf besar di pertengahan kata.. ok
tulisannya di lanjutkan lagi,,, jangan cepat puas dengan pujian orang-orang
Sebelumnya mohon maaf kalau komentarku pakai bahasa tanah air. Unsur komedi dalam tulisan ini sangat kuat meski hanya menjadi pelengkap saja. Kekayaan kosa kata yang dimiliki patut ditiru, hanya mereka yang mau membuka dan belajar bahasa-bahasa yang dianggap aneh yang bisa melakukannya. Tuisanmu itulah karaktermu, semangat terus boy yakinlah jejakmu akan berbekas. Ayo sukses bersama. Salut!!!
Kosma B3 kerren
Semangat menulis
Potensi yg luar biasa
Bersama allah kita bisa
Keep spirit
tulisan loe udah bagus brooo..... lanjutkan...!!!
tapi kayaknya ada beberapa hal yg perlu di perhatikan.... buat tulisan judul lebih bagus pake huruf kapital depannya.....
trus juga kayaknya tulisan nama gw juga salah broo......
tapi gpp lah..... memang segala sesuatu berproses..... semakin kita mengetahui kesalahan kita, semakin kita dituntut untuk memperbaiki diri.....
jangan menyerah brooo..... ditunggu karya-karya loe selanjutnya...
Saya tidak mengomentari tulisan2mu.
Saya hanyanmemberi motivasi.
"Berilah, karena dengan memberi maka kamu ada".
Saya akui, kadang saya iri dgn potensi2mu...
Share ilmumu secarabtdk langsung..tp itu sangat mengena
Subhanallah ...mantap bangatt ...
Lanjutkan tulisanmu fael ....tunjukan kalau orang dari Riau juga bsa ....
Mantap aja dehh...hanya perlu ditingkatkan lagi ketelitiannya ....
sudah baguis teman, ,
bagus banget,, , seakan membaca karya asma nadia. .
Loe berpotensi juga bro dalam tulis menulis. Kembangkan bro!
Bagus juga ada tambahan foto foto nya gitu. I like it. Terus latih kecerdasan otak kanan mu seperti yg pak kamar katakan..
Satu lagi, semoga harapan dan cita-cita anda terwujudkan, what you got is what you do!
Mantap juga tulisan kau bahhh
Terus berkarya pak kosma, ditunggu buku terbitannya !!!
Penulisannya rapi, tinggal pemilihan kata yg umum aja yg perlu ditingkatkan...
mantap boy......
bagus tulisanmu apalagi dengan teratur tulisanmu.
bagus tapi jangan berpuas diri.
go..........go.............go............go..............menulis.............menulis.......menulis dan menulis.
banyak menulis maka kamu akan jadi penulis handal
Menginspirasi bang! cuma ini ada sedikit masukan, coba perhatikan lagi penggunaan kata "di". Ada beberapa kata yang mestinya dipisah tapi anda sambung, semisal disuatu, ditempat (di nya di pisah).
mkasih.
Keren Mr. Kosma
Ditunggu lanjutannya
jangan lupa komen balik yaak
sitikhoirunnisawulandari.blogspot.com
kamsahamnida oppa
Komik, ahli bahasa, tulisannya juga harus bertaji dan kau mampu membuktikannya
o..ya hampir lupa, tulisan ini mengingatkanku pada makalah yang harus punya referensi dan lumayan referensimu sudah cukup banyak, tingkatkan
Saling berbagi semangat ya cong
semangat buat sukses bersama
Success together
Kita bisa perbaiki ini semua.... keep writing
Kembang kab cakkk,,,,
great job, faisal. ttp smgt nulis y..
lanjutkan karyamu, , tinggikan namamu. .
dengan menulis, , , dunia akan mengenalmu, , lanjutkan, ,
terima kasih,, ,
semangat Rafael... Tulisan kamu sudah bagus
perhatikan terus tata cara penulisannya
Setelah saya baca tulian Rafael masih tedapat kata-kata yang menganjal
Sebenarnya selesaimi waktunya komentar blog.... kah lebih mi juga 50. tapi tak apalah memperbanyak komentar..
Posting Komentar