Rabu, 06 Mei 2015

perjalanan kuliah semester dua

2/ Senin 2015….”
Hari itu datang juga akhirnya, hari dimana semua mahasiswa baik lama maupun yang  mau menjadi lama masuk kembali ke kampus UINSA tercinta. Kerumunan anak-anak semester dua membuat suasana fakultas semakin penuh dan bergemuruh, setiap orang ingin mengetahui dimana kelas Intensif Bahasa Arab dan Inggris mereka. Algi salah seorang anak BKI memasuki kelasnya dengan lemas tak bergairah, Karena dia masuk ke dalam kelas dalam kategori bawah. Bukan dia bodoh atau tak bisa menjawab soal, tapi karena dia tak mengikuti satu dari ujian yang diujikan di semester satu. Alhamdulillah saya masuk dalam kelas unggulan (bagi yang tersinggung ini hanya pengakuan sendiri).
Masuk dalam kelas yang berbeda dan teman-teman yang berbeda pula, juga pengajar dan materi yang berbeda, membuatku harus berjuang dan tampil dengan kapasitas yang berbeda, dan diperhitungkan di situ. Bukan mau menyombongkan, tapi begitulah cara mengaktualisasikan bakat kita. Karena saya percaya, orang tidak Akan tahu tentang kita kecuali kita mau menunjukkan kepada mereka apa yang kita bisa. Berjalan beberapa saat pelajaran Bahasa Arab, saya mendapatkan kesempatan untuk berbicara tentang apa motivasi terbesar saya mempelajari Bahasa Arab. Dengan tegas saya katAkan bahwa motivasi terbesar saya adalah, pertama: berdasarkan hadits Nabi, yang kedua: di abad globalisasi ini kita banyak menyaksikan bahwa diluar sana Islam banyak dihujam dan dilawan oleh orang barat dengan perang pemikiran. Dikenal dengan istilah ghozwul fikri. Karena mereka sadar bahwa Islam dari dulu tidak takut dengan kematian, bagi orang Islam kematian melawan orang-orang kafir adalah mati syahid dan balasannya adalah Surga. Berdasarkan statement ini mereka mulai berfikir dan menetapkan untuk mempelajari Islam dengan mempelajari Bahasa Arab maka mereka Akan paham Al-qur’an secara komprehensif. Bahkan dari kalangan mereka ada yang sudah hapal Al-qur’an. Dengan kenyataan atau fenomena seperti ini saya termotivasi untuk mempelajari Bahasa Arab secara intens agar dapat memahami Al-qur’an dengan baik dan benar. Alasan ketiga: agar memudahkan saya berkomunikasi dengan orang Arab. Dengan berapi-api saya mengatAkan hal itu dan membuat semua orang terpukau (hahahahaha). Sejam berlalu hingga usailah intensif Bahasa Arab.
Sejurus kemudian, kami masuk ke kelas D1 203 untuk mengikuti kuliah Tafsir BKI dengan guru besar UINSA Prof Ali Aziz.
Hari ini saya tidak menjual roti seperti biasanya, karena saya Akan memulainya pada hari Rabu, hari yang baik untuk memulai segala kegiatan kata ulama terdahulu. Berjumpa dengan teman-teman dalam satu kelas adalah hal yang paling bahagia bagi saya. Karena bagi saya, mereka adalah pengganti keluarga saya disini. Kemudian Jajang menyuruh saya maju kedepan kelas untukmembuka tahun ajaran semester dua.
Dengan memakai kemeja hijau lengan panjang, celana levis hitam dan sepatu distro keluaran baru, saya berdiri tegap di hadapan teman-teman memberikan sedikit orasi penyemangat dan kata-kata pamungkas dan membuka perkulihan hari itu. Selang beberapa menit pak Prof masuk kedalam kelas dan membuat kelas jadi sepi dan senyap tanpa ada suara.  Hanya suara hembusan napas yang terdengar. Acapkali, dalam suasana gugup seperti ini saya selalu memberanikan diri untuk menatap mata orang yang Akan saya hadapi. Pak Prof membuka keheningan dengan mengucapkan salam, dan menyuruh kami berdoa. Sebagai pemimpin doa saya langsung berdiri dan mengajak teman-teman untuk berdoa sebagaimana biasanya.
Kemudian pak Prof membuka suara,
"طىب كىف حالكم    
"الحمدلله إنّا بخىر
“Senang sekali dapat berjumpa dengan anda dengan materi yang berbeda dan saya harapkan anda tidak bosan berjumpa dengan saya”
“ha ha ha ha ha ha” disambung dengan tawa oleh mahasiswa B3 BKI .
Kemudian pak Prof melanjutkan dengan menjelaskan bagaimana sistematis pembuatan makalah Tafsir BKI yang pembahasannya dengan menggunAkan buku tafsir karangan ulama terdahulu.
“dalam pembuatan makalah terdapat empat tahap. Di antaranya:
1.      Ayat tafsir itu sendiri, di sini anda harus menulis apa ayat yang dipilih dalam Tafsir BKI.
2.      Muhasabah dengan ayat sebelumnya. Jadi, setiap kelompok yang Akan dibagi nantinya harus mencari munasabah atau korelasi ayat yang terpilih dengan ayat sebelumnya. Bisa jadi munasabahnya dengan surat sebelumnya.
3.      Untuk Tafsir atau pembahasan, Saya kira antum paham dengan ini.
4.      Selanjutnya yang terakhir adalah natijah atau kesimpulan dari ayat tersebut yang berhubungan dengan BKI (Bimbingan Konseling Islam).
“Sekarang kita bagi kelompoknya, siapa kosmanya ini?” “Munir, Munir pak Prof” “ya, Munir maju” lalu Munir Meminta saya untuk membantuinya. “aha, kesempatan bagiku untuk menunjukkan kredibilitas yang sesungguhnya agar nantinya cocok menggantikan Munir sebagai kosma”, pikirku dalam hati. Akhirnya terbagilah menjadi tiga kelompok yaitu:
1.      Kelompok Tafsir Al-Munir yang diketuai Rahmat Faisal Nst, anggotanya:
1.      M. Khoirul fikri
2.      Nursabila
3.      Ahmad Jadul Haq Halim
4.      Alghifari
5.      Siti Khoirunnisa
6.      Rafikah
7.      Lia Lutfiana febiyanti
8.      Sofiatul jannah
9.      Ajang supriatna
2.      Kelompok Tafsir Al-Azhar yang diketuai Nanang Supratna, anggotanya:
1.      Ahmad Munir
2.      Fiska Emila
3.      Norma Majid
4.      Nur Faega
5.      Naimatul Mardiyah
6.      Hafisa Idayu
7.      Khairina Afriza
8.      Dinda Riski Novia
9.      Tri Anita Jumaroh
3.      Kelompok Tafsir Ibnu Katsir yang diketuai Moh. Mizan Asrori, anggotanya:
1)      Ahmad Rifai Sinaga
2)      Rahmat Hidayat
3)      Syarif Hidayatulloh
4)      Rifqi Muhammad Nur
5)      Kurniawan
6)      Zahra Nisaul Azizah
7)      Iva Umi Agustina
8)      Nadia Nafisa Fauziah
9)      Murni Janwar.
Selesai pembagian tugas, pak Prof melanjutkan pembicaraannya sampai beliau sadar bahwa ada salah satu yang kurang dari kami “Syarif dimana? Tanya pak Prof. Saya yang dari awal sudah tahu kalau Syarif belum datang langsung mengeluarkan ponsel dan mengirim pesan singkat namun belum juga dibalas oleh sang empu hape tersebut. Padahal pagi sebelum berangkat kuliah saya sudah membangunkannya. Kembali ke kelas, tidak ada satupun yang mengetahui keberadaan Syarif hingga akhirnya saya angkat bicara “tadi ketika saya ke kamarnya, saya lihat dia membaringkan tubuhnya setelah sholat Subuh dan terlihat ngantuk berat pak, lalu saya bangunkan agar bergegas mandi dan berangkat kuliah, mungkin karena jarum masih menunjukkan jam 5 lebih 45 dia kembali kealam mimpi dan tidak sadar matahari sudah jauh meninggalkannya”. Terangku sedikit berlagak sok-sokan.
Menjelang akhir kuliah Syarif belum juga menampakkan batang hidungnya atau dia sudah tidak punya batang hidung lagi yah, ah mana mungkin Rina Nose artis D’terong aja yang hidungnya pesek punya batang hidung, masa syarif enggak. Loh ini kok malah jadi gak nyambung ya? Ini kan ceritaku, kata pak Prof kalau kamu gak setuju dengan tulisan orang, buat tulisanmu, kalau kamu gak srek dengan tafsirnya hamka buat karyamu. Gitu aja kok repot. Kembali serius, diakhir kuliah kami membuat kesepakatan bahwa tulisan makalah harus selesai dan berbentuk print out hari senin depan yaitu tanggal 10 Maret. Sebelum keluar pak Prof kembali membangkitkan semangat kami “jangan pernah menyerah, sertAkan Allah dalam setiap tugasmu, hasil tidak penting yang penting prosesnya,
Wal akhir Wassalamualaikum wr wb.
“Walaikumsalam wr wb” jawab kami serentak
Saya sebagai ketua kelompok langsung mengumpulkan anggota dan memberi jobdisk nya masing-masing. Minggu ini merupAkan minggu sibuk bagi kami, betapa tidak kami harus masuk keluar perpustakaan untuk menacari buku referensi. Ada yang mencari sambil kejar-kejaran, ada yang mencari sambil ngobrol dengan teman, ada yang mencari sambil modusin cewek, ah pokoknya macam-macam lah. Saya dengan Sembilan teman anggota yang lain, membuat kesepakatan bahwa hari itu juga misi pencarian referensi harus kelar. Satu persatu sub judul pembahasan sudah didapati referensinya tinggal beberapa saja. Tepat jam 4 sore referensi Tafsir Al-Munir akhirnya terkumpul juga, sejak itu setiap anak B3 tidak pernah jauh dari laptop bukan mau online atau internetan tapi menyelesaikan Tafsir dengan penuh kesungguhan. Memasuki H-2 semua pj kelompok saya mengumpulkan file, tapi ada pj yang belum siap yaitu Bila cs. Mereka belum selesai dalam penulisan natijahnya, Fikri seorang yang dikenal Mahir dalam Layoter, kami angkat menjadi editor langsung angkat bicara:
“Bil malam ini ketikannya harus siap yah”
“iya fikri” jawab bila dengan rasa malu
Malamnya fikri datang ke pesmi untuk menagih tulisan Bila cs, namun mereka belum juga menyelesaikan, padahal deadlinenya esok hari. Dengan penuh kekecewaan fikri pulang dengan tangan hampa….
9/ Senin 2015…
Keesokan harinya, Saya yang tidak tahu kejadian itu bertanya kepada Fikri yang katanya marah-marah kepada mereka dan dengan geram ia hempaskan badannya ke kasur sambil meredam kekecewaanya, betapa tidak seorang fikri yang kami tahu orangnya penyabar namun tidak dihargai sama sekali dalam bahasa “dewasnya.” Saya langsung memutar otak dan pagi itu juga saya mengirim pesan singkat kepada bila kalau ketikan itu belum selesai juga, serahkan saja pas pagi harinya ketika intensif. Paginya, sambil menenteng tas saya dengan teman-teman PBSB (program beasiswa santri berprestasi), saya Akan menjelaskan sedikit tentang PBSB. Program ini adalah salah satu dari program yang dicanangkan oleh  pemerintah melalui Kemenag (Kementrian Agama). Program ini diadAkan saat pemerintahanya bapak SBY untuk 10 tahun mendatang dari tahun 2006 sampai 2014, dan Alhamdulillah program ini masih berlanjut hingga saat ini. PBSB mencakup ke dalam beberapa Institut dan Perguruan Tinggi Negeri diantaranya ITS, UINSA, UNAIR, UIN MALANG, UIN WALISONGO, UIN JAKARTA, UPI BANDUNG, UIN SUNANG GUNUNG DJATI, UIN SUNAN KALIJAGA, IPB, UI, UGM, dan lain sebagainya. Program ini juga mewajibkan penerima beasiswa untuk mengabdi di pondoknya masing –masing minimal tiga tahun.
 Oke, kembali awal saya dengan teman-teman PBSB seperti biasa, berjalan ke Fakultas beriringan. Hal yang unik jika ada segerombol anak pesantren berjalan beriringan, mesti mereka membuat satu barisan seAkan-Akan kalau jalan itu adalah milik mereka padahal kan enggak...hehehehe. Sesampainya di Fakultas, kami mulai berpencar karena kelas kami berbeda,  saya yang dulunya masih sekelas dengan Munir, Jajang, Mizan sekarang sudah tidak, yang ada hanyalah kenangan Yang indah di saat ketika kami Intensif bareng. Terkadang ketika mengingat masa-masa Intensif Bahasa Arab semester satu saya selalu teringat dengan kenangan manis. Saya cukup kenal dengan cewek bernama Nazma Zahira. Nazma ini adalah salah satu cewek yang menurut saya manis, baik dan enak diajak ngobrol. Saya juga enggak tahu gimana kami bisa dekat, padahal saya tahu bahwa dia dekat dengan Kurniawan, cowok yang saya kenal playboy.
Perkenalan secara tidak sengaja mungkin yang sudah kami lakukan, atau pertemuan yang menyebabkan mata kami berjumpa dan saling mentap lama ...Aduhai indahnya, atau ketika dia bertanya kepada saya tentang pelajaran atau ketika saya meminjam sesuatu padanya Huhh...enggak tahulah hanya kelas yang menjadi saksi bisu dimana kami saling mengenal untuk yang pertama kalinya, Hingga obrolan mulai lanjut ketika saya tahu ternyata dia juga penghapal Al-qur’an dan dia adalah salah satu anggota UPTQ (Unit Pengembangan Tahfidz Al-Qur’an), kami saling ngobrol ketika berjumpa di Mesjid setelah dia menyetor hapalannya kepada mentornya, perbincangan kecil berlanjut ke telepon dan akhirnya....saya tidak menembaknya, ternyata dia sudah punya pacar. Hadehh saya hanya bisa menelan kepahitan yang enggak terlalu pahit untuk dirasAkan karena bagi saya wanita itu tidak satu, dan masih banyak wanita lain......hahahahahahahaha dan sekarang saya sudah jarang berhubungan dengannya, tapi pertemanan saya dengannya masih baik.
Pelajaran Bahasa Arab pun dimulai, dan yang menjadi dosen saya sekarang bapak Ghofur lulusan timur tengah dengan jurusan Bahasa Arab, Bahasa Arabnya yang bagus, nahwunya yang teratur terkadang membuatku iri dengan teman saya yang sudah belajar di Mesir, mungkin bahasa mereka sudah bagus-bagus. Disela-sela pelajaran saya masih memikirkan makalah Tafsir BKI.
Rafael”, ngelamun aja ente dengerin tuh dosen, kata Jadul membangunkan lamunanku
“oh, iya-iya”
“ciee mikirin siapa nih? Tanya Nanang mulai kepo.
Nanang adalah salah satu anak PBSB yang sekarang menjadi Teman satu kelas intensifku. Orangnya agak Intelektual, humoris, enak diajak ngobrol tapi kadang nyebelin dan ngeselin. Dia anak yang rajin baca buku sehingga dia banyak memiliki referensi dalam berbicara. Selain penghapal Al-Qur’an, Nanang termasuk Fans Club Barcelona, jadi kalau main PS dia mesti ngandalin Barcelona menjadi timnya, beda dengan saya yang menyukai Real Madrid.
Enggak ah saya enggak mikirin siapa-siapa” jawabku membela diri
Setelah pelajaran usai, saya menjajAkan roti seperti biasa. Beberapa orang dari kelas saya pun beli, namun pada senin itu keadaan tak memihak kepada saya sehingga jualannya tidak habis terjual dan pak Prof juga sudah datang. Saya Yang masih menenteng tas dan roti yang masih terlihat banyak bingung mau ke mana? Akhirnya saya letak roti itu ke dalam ruangan Broadcasting. Berjualan selain mendapatkan keuntungan juga merupAkan salah satu  hobi saya sejak kecil sampai terbawa ketika sampai di pondok pesantren. Waktu itu saya masuk ke kelas dua aliah, saya dengan dua anggota memulai usaha pembuatan label nama. Usut punya usut ternyata usaha tersebut berhasil, setelah meraup keuntungan banyak yang akhirnya saya gunAkan untuk membeli kitab munjid, kitab yang menjadi acuan, untuk mencari makna yang diartikan dengan Bahasa Arab, seperti Oxford. Bisnis ini tidak bertahan lama karena ada insiden yang membuat saya sangat kecewa. Suatu sore menjelang magrib, salah satu anggota saya berinisial 14 tahun berjalan sambil celingukan ke kanan ke kiri melihat kondisi apakah aman atau tidak, sialnya dia bertemu dengan bagian keamanan secara tiba-tiba. Keamanan tersebut bertanya mengenai senter yang dibawa olehnya mengapa di situ terdapat label name “keamanan 17”
“Huna Anta? Suruh keamanan kepada anggota tersebut untuk mendekat.
“na’am akhi” jawab anggota tersebut dengan ekspresi ketakutan.
“Anta limaja”
“Ana harisul maskan[1]
“oh andjuru awwlan ma amsakta[2]” kata keamanan dengan sedikit tegas
“haja akhi” kasihnya tanpa rasa ragu.
“melihat adanya tulisan keamanan 17 membuatnya bertanya geram.
“min Aina haja al-Ism[3]?
“min sohibii, akhi[4]
“kajabta ya akhi ...min Aina[5]?”, tanya keamanan tersebut dengan nada tinggi.
Akhirnya anggota tersebut mengaku bahwa pita nama yang ia tempelin di senter tersebut berasal dari akhi Rahmat Faisal. Ketika asik mAkan malan, saya dipanggil secara individu di depan ruang khusus bagian bulog. Dia langsung bertanya kepada saya dimana alat pembuatan pita nama secara agresif. Saya yang sadar bahwa rahasia tersebut sudah tercium dan dibongkar oleh keamanan mulai galau dan bingung. Malam harinya setelah sholat isya’ saya datang ke Kantor keamanan karena memang di suruh sebelumnya. Keamanan yang paling gendut menghakimi saya di dalam ruangan yang setiap orang yang masuk kedalam ruangan tersebut, pulang dengan muka menyesal. Setelah kejadian itu saya vakum dari berbisnis sesaat, sampai akhirnya saya memberanikan untuk melanjutkan bisnis. Seperti jualan pita nama, kaos kaki, buku uslub, gantungan kunci dan sebagainya saya mau saat itu uang saya dari saya sendiri tanpa meminta lagi. Masuk kuliah, saya bingung mau jalanin usaha apa? Samapailah pertemuan saya dengan seseorang yang mengantarkan saya sehingga bisa berjualan roti, ceritanya bermula dari………
Ditengah penatnya antrian menunggu urutan untuk pembuatan KTM saya bersama dua teman lainnya yaitu: Rahmat Hidayat dan Syarif Hidayatulloh duduk tidak jauh dari teras rektorat. Di tempat itu ada seorang pemuda yang berjualan roti, saya melihatnya dengan penuh kekaguman, tanpa disadari dia menghampiri kami dan menawarkan roti tersebut.
“Gratis mas?”
“Iya gratis ambil saja”jawabnya, tanpa menunggu lama saya segera mengambilnya, mumpung gratis
 Dua bulan setelah itu saya tidak pernah melihat penjual roti itu, Singkat cerita saya mengikuti mengikuti salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang ada di UINSA, yaitu IQMA dalam bidang Mc dan Presenter, dan kami diharuskan mengikuti rihlah ‘ubudiyyah”, saya mendapatkan kelompok yang saya tidak kenal satu pun dari mereka begitu juga sebaliknya. Di antara mereka ada salah satu anak yang bernama Mujib dan saya kenal orangnya baik. Usai acara tersebut kami pulang lagi ke UINSA, karena acara tersebut dilaksanAkan di jombang. Saya bertemu dengan Mujib seminggu setelah acara tepatnya di masjid UINSA Ulul Albab, dia menenteng jualan rotinya. Melihat roti tersebut saya ingat ketika saya dikasih olehnya.
“Ehhhhh kamu yang jualan roti ini ya Jib? Tanyaku penasaran
“Iya boy aku yang jualan”. Jawabnya dengan tersenyum
“Oh jadi yang ngasih ke aku dan dua temenku roti di depan rektorat itu kamu ya?
“Iya, iya ohhhhh itu kamu yah?”
“Ya Allah” seru kami bersamaan. Kemudian saya memberanikan diri untuk bertanya apakah dia mau saya menjadi patnernya dalam berjualan roti. Seminggu setelah saya pulang dari Malang, setelah mengikuti perlombaan debat saya mendapat pesan singkat darinya.
“Boy, iya kamu boleh join samaku, besok jualan 20 buah roti ya”
Saking senengnya saya lempar semua yang ada, hape saya, saya lemparkan, sampai saya sadar bahwa hapenya telah rusak (hanya khayAkan). Dan hari senin itu juga jualanku dimulai
“Mission begins”
Memasuki bulan ke-dua berjualan, dagangan saya semakin dikenal oleh mahasiswa fakultas dakwah dan selalu habis dalam waktu yang cepat.
Setelah meletakkan roti di ruangan broadcasting saya bergegas masuk kedalam kelas dan mendapati bahwa Do’a sudah dimulai. Masuk dengan keterlambatan membuat saya tidak enak diri padahal ini masuk di setengah tahun ke-dua kami diajarin pak Prof. setelah Do’a selesai pak Prof seperti biasa mengajak kami ngobrol sejenak tentang hal-hal apa saja. Setelah sedikit berbincang-bincang pak Prof pun menyuruh kami duduk di kelompok masing-masing. Yang bahasa rab dengan kelompoknya Bahasa Arab begitupun seterusnya. Saya sebagai ketua kelompok langsung menyusun lingkaran. Alhamdulillah tugas kelompok Bila cs selesai juga padahal saya sudah menggambarkan apa yang Akan terjadi jika makalah itu tidak selesai. Saya tahu pak Prof adalah orang yang tegas dan disiplin, kalau kelompok yang lain dalam satu minggu dan harus dengan mengetiknya saja selesai bagaimana dengan kami yang hanya memindahkan dari Maktabatu As-syamilah. Sesi dimulai dari kelompok Tafsir Al-Munir untuk membacAkan ayatnya dan munasabahnya, kemudian dilanjutkan dengan kelompok Al-Azhar, dan kelompok Ibnu Katsir. Sesi ini diakhiri dengan kesimpulan.
Ketika mendapatkan tugas Bahasa Arab saya tidak terlalu merasa kesulitan, disamping Bahasa Arab adalah bahasa yang saya sukai Bahasa Arab juga menjadi andalan bakat saya dalam berpidato. Sejak masuk pesantren saya sudah mencintai Bahasa Arab, setiap harinya saya mesti menghapal kosa-kata dan mempraktekkanya dalam keseharian. Hingga akhirnya saya memberanikan diri untuk mengikuti perlombaaan pidato Bahasa Arab. Dan Alhamdulillah lolos ke babak berikutnya, namun sayang hanya sampai disitu karena saya harus menelan kegagalan yang pertama. Bagi saya kegagalan adalah hal yang harus kita syukuri, karena dengan adanya kegagalan Akan membangkitkan semangat kita dalam menggapai impian kita dan kegagalan ini membuat kita banyak berintropeksi diri, sehingga kita tidak mudah berpuas diri. Setelah kalah dalam pidato Bahasa Arab saya membuat target kalau sebelum alumni saya harus masuk panggung dan meraih juara. Untuk mampu dalam Bahasa Arab tentu kita harus punya strategi. Disini saya Akan memberikan strategi meraih impian kita baik itu mampu dalam Bahasa Arab atau apa saja impian yang ingin kita capai.
 Strategi Mengejar Impian dan Karir
      Mengawali tulisan ini saya Akan bercerita tentang sebuah warga yang sedang mengalami kekeringan. Sebuah desa sedang mengalami kemarau yang sangat panjang. Hampir 1 tahun warga mengharapkan hujan.mereka ibarat si punggung yang merindukan bulan. Seorang pemimpin agama dalam desa tersebut mengajak para warganya untuk berdoa dan berpuasa meminta agar hujan turun. Satu bulan berlalu, namun hujan pun tak kunjung turun.Seluruh warga berkumpul di lapangan dan memanggil pemimpin agama tersebut. Warga bertanya “Kenapa hujan tidak turun juga?” pemimpin agama justru bertanya balik, “Apakah anda sudah berdoa?” “Sudah!!” jawab warga. “Apakah kalian sudah berpuasa?” Tanya pemimpin agama Lagi-lagi warga pun menjawab dengan lantang bahwa mereka sudah berpuasa. Pemimpin. Agama kembali bertanya,”Apakah kalian sudah beriman?” “Kami sudah beriman!” jawab warga .Dengan nada keras pemimpin agama berteriak “BOHONNGG”!! Kalau kalian semua memang beriman, kenapa tidak satu pun dari kalian yang membawa PAYUNG?”[6]
      Semua orang ingin meraih kehidupan yang berkelimpahan , semua orang ingin menjadi kaya, tetapi tidak semua orang mempersiapkan dirinya untuk berkelimpahan dan kaya . jika kita meminta hujan, maka kita harus mempersiapkan payung . jika kita meminta keberlimpahan dan kekayaan , kita harus mempersiapkan mental dan pengetahuan. Satu-satunya cara kaya tanpa pengetahuan adalah menikah dengan janda kaya atau dapat warisan.
      Impian!!apakah impian itu? apakah sejenis mAkanan khas medan? atau sebuah permainan dari negeri jiran ?. Impian adalah suatu keinginan besar yang ingin dicapai atau digapai seseorang  dalam jangka waktu tertentu . contohnya tahun ini aku harus dapat Ipk tertinggi , tahun ini aku harus ikut Konferensi Nasional di Jakarta dan sebaginya. Kemudian impian ini terkadang lebih identik dengan hal-hal yang ingin kita capai dalam jangka waktu yang tidak lama dan kadang lebih terkesan seperti target. Beda dengan cita-cita yang lebih mengarah kepada tujuan hidup dan ini lebih sempit. Misal nya kita bercita-cita menjadi seorang Dokter , Psikiater, Manger bank dan sebagainya. Karir!!! Loh, apalagi sih karir ini? apa kaitannya dengan impian ? Karir adalah bagian dalam hidup seseorang yang dijalaninya dan di lakoni secara serius dan fokus. Sederhananya, misalnya kita seorang penyanyi dan ini kita lakukan setiap hari bahkan menjadi bagian dari hidup kita ,atau kita sebagai pemain sepak bola dan itu  merupAkan hal yang tidak bisa ditinggalkan ,rasanya tanpa itu hidup serasa kurang namun bukan berarti kita tidak menyertai Allah dalam segala hal. Meraih impian dan sukses dalam karir adalah hal yang paling diinginkan setiap insan di alam yang fana ini. Lalu, siapakah orang yang pantas mendapatkan itu? anak bangsawankah ?, anak konglomerat? Anak presiden? Tidakkkkkkk!!!!! Semua berhak Akan itu, namun itu tidak gratis dan butuh perjuangan. Jadi, kita semua pantas untuk meraih impian dan sukses dalam karir. Hidup tanpa impian seperti mAkanan tanpa garam yang rasanya Akan hambar. Begitulah ibaratnya, jadi ketika seseorang sudah tidak memiliki impian dalam hidupnya, sudah barang tentu dia tidak Akan tahu arah hidup nya .tak ada yang istimewa dalam hidupnya , hidupnya seperti orang yang mati dalam istilah arab Wujuduhu Ka Adamihi (wujudnya seperti tidak ada) itu lah sebabnya mengapa seseorang harus memiliki impian.
      Muda berkarya mati masuk surga . Ungkapan yang memiliki sarat makna namun, intinya bahagia di dunia dan di akhirat.  Umur bukanlah hal yang menghalangi seseorang untuk meraih impian dan sukses dalam karier. Cleopatra Stratan adalah contoh konkret pada saat umurnya 3 tahun 10 bulan, dia sudah meluncurkan sebuah album berisi 12 lagu. anak yang awalnya hanya iseng-iseng berkeliaran saat Ayahnya Cleo, Pavel Startan, sedang berada di studio untuk merekam lagu yang ia tulis untuk dirinya sendiri , berjudul “MAMA”, Cleopatra tiba-tiba saja meraih mikrofon dan ikut bernyanyi, dan membuat semua orang yang ada terpukau[7]. Contoh yang lain seperti Mark Zuckerberg yang saat ini di nobatkan menjadi miliyarder termuda dalam sejarah yang di mulai dari keringatnya sendiri. Bagaimana tidak, dimulai dari situs penghubung mahasiswa Harvard, ternyata banyak yang menyukainya, dengan nekat ia mengikuti jejak seniorya, Bill Gates, DO dari Harvard untuk mengembangkan situs tersebut menjadi facebook yang kiita kenal saat ini. Tahukah anda? Mark pernah menolak tawaran Friendster yang ingin membeli Facebook 10 juta US$,artinya sekitar Rp9.500.000.000, tawaran dari Viacom 750 juta dolar (Rp7.125.000.000.000) dan yang paling mengagetkan tawaran dari yahoo satu miliyar dolar (9.500.000.000.000).(WAW!!! Kita bias lihat berapa banyak nolnya) tawaran itu tidak digubris oleh Mark tetapi ia tetap pada pendiriannya hingga kita lihat sekarang bagaimana finansialnya hingga dia mampu membeli sebuah pulau[8]. Jadi, kapanpun kita bisa meraih impian kita dan sukses dalam karir kita asal kita konsisten dan percaya pada kuasa Tuhan kita.
      Lantas bagaimana strategi meraih impian dan sukses dalam karir tersebut apakah hanya dengan membalikkan telapak tangan? Tentu tidak!! Saya Akan memaparkan kepada pembaca langkah-langkah dahsyat menggapai impian dan sukses dalam karir .ada 7 langkah yang saya kutip dari bukunya Dewa Eka Prayoga seorang Business Coach, Entrepreneur, Motivator dan founder Billionaire Coach[9].


1.      MINDSET REVOLUTION
“Perbedaan orang sukses dan gagal bukan karena kurang pengetahuan, bukan pula karena kurang kekuatan, tapi lebih sering karena kurang kemauan”. Jika anda berpikir Anda kalah, berarti Anda sudah kalah. Jika berpikir Anda tidak berani, berarti Anda tidak Akan berani. Jika Anda ingin menang, tetapi pikiran Anda tidak berisi muatan menang, hampir bisa dipastikan Anda tidak Akan menang. Kesuksesan berawal dari keinginan seseorang. Itu semua ditentukan oleh pikiran (mindset). Mark jika berpikir bahwa situs facebook nya tidak Akan berkembang bisa dipastikan facebook tidak Akan seperti saat ini.
     Mindset adalah hal pertama yang harus kita ubah jika kita ingin meraih impian dan sukses dalam karir di masa depan.
2.      BERMIMPI TINGKAT DEWA
” Jika anda yakin dengan impian-impian anda dan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan yang anda imajinasikan, Anda Akan mendapatkan kesuksesan yang tak terduga”. Mungkin Anda bertanya apa sih itu bermimpi tingkat dewa apa kita harus bermipi seperti impian para dewa? baiklah saya Akan menjelaskannya. Impian dilain penafsiran adalah permohonan yang dibuat oleh hati, bukan oleh akal. Karenanya, ada dua syarat yang harus Anda penuhi Ketika Anda membuat sebuah impian yaitu: impian harus tidak masuk akal dan impian harus menantang untuk diraih.
3.      BERENCANA DENGAN SMART
“Buatlah rencana yang pasti dalam mewujudkan impian anda di masa depan, dan mulailah menjalankannya saat ini juga, terlepas apakah Anda sudah siap apa belum” disini saya Akan memaparkan rumus SMART PLAN semoga dapat membantu anda.
*Specific: dapat diuraikan dengan rincian yang jelas;
*Measurable: dapat diukur secara kuantitatif, baik dari segi keuangan dan waktunya;
*Achievable:  memiliki kemampuan untuk dicapai.
dengan langkah sebelumnya namun disini mengarah kepada keseriusan seseorang    untuk meraih nya bukan sekedar main-main dan guyonan biasa;
*Time Frame: bisa direncanAkan waktu pencapaianya.
4.      TAKE ACTION
     “Sukses adalah kombinasi dari 25% IMPIAN, 25% RENCANA, DAN 50% TAKE ACTION” terkadang orang lebih banyak menerapkan sistem NATO (NO ACTION TALK ONLY) impian setinggi apapun, sebesar apapun kalau kita hanya sekedar ngomong dan tak melakukan tindakan apa-apa hasilnya nonsense, nothing!!! lebih baik orang yang memiliki impian kecil namun tindakannya besar dari pada orang yang memiliki impian besar namun tindakannya kecil. Akan tetapi, lebih baik lagi orang yang memiliki impian besar dan tindakan yang besar pula. Jadi, milikilah impian besar karena TUHAN kita MAHA BESAR, milikilah impian yang kuat karena TUHAN kita MAHA KUAT dan yang terpenting tindakan kita harus selaras dengannya.
5.      ASAH SOFT SKILL
     “Ada sejumlah kekuatan yang ada dalam diri Anda, dimana jika Anda menemukannya, Akan membuat diri Anda menjadi sosok yang luar biasa dan tidak anda bayangkan sebelumya” mengapa mengasah soft skill itu penting? Dunia nyata percaya bahwa sumber manusia yang unggul adalah mereka yang tidak hanya memiliki kemahiran hard skill saja tetapi juga piawai dalam aspek soft skill. Ini juga di perkuat oleh hasil wawancara Neff dan Citrin (1999) Penulis buku lesson from the top kepada 50 orang yang dianggap sukses di Amerika Serikat. Di akhir bab penulis menyimpulkan ada 10 kiat sukses yang menurut 50 orang tersebut penting, 10 kiat sukses tersebut kebanyakan menyebutkan pentingnya memiliki keterampilan lunak (soft skill) atau keterampilan networking (barhubungan) dengan orang lain.
6.      FOKUS
     “Jangan hanya mengisi hidup ini dengan penuh kesibukan, tetapi bertanyalah, sesungguhnya apa yang kita sibukkan” fokus dalam bahasa Inggris focus .banyak orang yang membuat kepanjangannya yaitu follow one until success, saya setuju dengan kepanjangan ini. Jika Anda ingin mendapatkan kesuksesan yang sesungguhnya, Anda harus memfokuskan tindakan anda pada satu hal, misalnya tahun ini anda harus mencapai Ipk tertingi maka anda harus fokus dalam mengikuti mata kuliah, jika anda ingin karir anda dalam menyanyi meraup kesuksesan yang gemilang maka anda harus fokus latihan dan sebagainya.

7.      BERANI SUKSES=BERANI GAGAL
      “Orang yang sukses adalah orang yang mampu bangkit ketika ia gagal, tidak penting seberapa sering anda gagal namun yang paling penting anda selalu bangkit dalam setiap kegagalan” saya yakin sebelum membaca ini anda sudah sering bahkan muak mendengarnya .namun, apakah kita selalu mengimplementasikannya dalam hidup kita? Penulis, ketika masih bersekolah di ponpes AR-RAUDLATUL HASANAH MEDAN, pernah dan selalu mengikuti lomba pidato tiga bahasa yang diadakan pesantren setiap tahunnya. Kelas satu Mts adalah awal mengikuti lomba tersebut, awalnya lulus, seleksi dan menjadi utusan ruang muhadharah dan mengapa saya bisa lulus? tidak lain karena yang mengikuti dari ruang itu hanya 2 orang kedengarannya lucu namun itu realita. Masuk ketahap selanjutnya, ternyata tidak lulus. Kelas 2 ,3 dan 4 penulis tetap mengikuti lomba tersebut dengan bahasa yang sama yaitu Bahasa Arab namun sayang beribu sayang tidak pernah jebol ke panggung. Kelas 5 agak sedikit ragu untuk mengikuti perlombaan itu, dengan melihat kegagalan yang didapat selama ini. Di sisi lain, seorang teman memotivasi agar penulis tetap mengikuti lomba itu. Dengan persiapan yang cukup akhirnya penulis mengikuti lomba pidato 3 bahasa untuk yang ke-lima kalinya dan Alhamdulillah akhirnya lulus ke panggung dan memperoleh juara 3. Disadari atau tidak, pengalaman gagal yang kita alami Akan membuat kita semakin kuat dalam menjalani kehidupan ini. Karena dengan pengalaman gagal tersebut kita bisa intropeksi diri, apa yang salah dari kita, dan mencoba lagi dengan strategi yang baru. Jadi itu beberapa strategi yang bisa kita praktekkan semoga bermanfaat.
            Diakhir sesi semua kelompok memberikan kesimpulan masing-masing. Sebelum keluar pak Prof memberitahu kalau minggu depan dia tidak bisa masuk, karena mengisi ceramah di depan profesor Kristen dan Islam. Kegiatan yang tidak sembarangan orang dapat melakukannya.
            “Insya Allah minggu depan saya tidak bisa masuk karena saya Akan pergi ke hongkong” kata pak Prof sembari membereskan berkas-berkas yang Akan dibawanya pulang.
            “Ngapain pak” Tanya salah seorang dari kami
            “Alhamdulillah saya diundang untuk berbicara di depan profesor Kristen dan Islam disana” jawabnya dengan tatapan lurus.
            “Jadi, saya juga gak mau meninggalkan kalian tanpa ada yang membimbing disini” lanjutnya
“Insya Allah saya Akan cari dosen yang Akan menggantikan saya selama disana, karena kalian orang hebat saya tidak mau mencarikan dosen yang sembarangan, namun kalau tidak ada ini dikoordinir kosma. Siapa kosmanya?” Tanya pak Prof
“Rafael pak” jawab seisi kelas serentak
“Siapa Rafael”
“Hahahahahahah…..Rahmat Faisal pak”
“Ough”
“Okey baiklah mari kita tutup kuliah ini dengan membaca doa bersama.”
“YA ALLAH DZAT YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG, BERIKAN KAMI KEMUDAHAN DALAM MENEGAKKAN AGAMAMU, YA ALLAH YANG MAHA KUASA BERIKAN ANAK-ANAK INI KEKUATAN DALAM BELAJAR MEREKA, MUDAHKAN LAH HAPALAN MEREKA, YA ALLAH, LIDAH KAMI MASIH   MENDENGAR DOA KAMI, YA ALLAH KAMI CIPTAANMU DARI HAL YANG HINA, MULIAKAN LAH KAMI DI MATAMU YA ALLAH ROBBANA ‘ATINA FI AD-DUNYA HASANAH WA FI AL –AKHIROH HASANAH WAQINA ‘AZABA AN-NAR”
Sebelum keluar kami membaca kafarotul majlis dan ditutup dengan salam oleh pak Prof. setelah keluar saya maju ke hadapan teman-teman kelas dan menanyakan kesepakatan untuk minggu depan kalau asdos (asisten dosen) tidak hadir maka bagaimana kesepakatannya.
“Baiklah teman-teman tadi kita sudah tahu bagaimana sistematika penulisan munasabah, dan natijahnya, jadi harapan saya bagi yang masih rancuh agar segera memperbaiki secepatnya. Dan saya mau bertanya untuk mingu depan, kan pak Prof tidak bisa hadir jadi saya ingin bertanya bagaimana konsep untuk minggu depan?”
“Diskusi tetap jalan sal, dan mungkin kau aja yang mandu”. Kata salah seorang cowok anak PBSB
“Bagaimana apakah teman-teman setuju?”
“Setujuuuu” Jawab mereka sambil mmbenarkan mulutnya yang mulai berbentuk o karena kelamaan bilang setuju.
Akhirnya diputuskan kalau unutuk minggu depan saya yang Akan memandu jalannya diskusi.
Beberapa hari kemudian saya mendapati pesan singkat dari pak Prof, kalau untuk hari senin depan ada dosen yang Akan mengganti beliau. Langsung saya mengirim sms kepada ustad ynag direkomendasikan oleh beliau secepatnya. Dan memang benar adanya kalau ustad itu memang dosen yang Akan mengganti posisi pak Prof mengajar. Malam seninnya beliau ingin bertemu dengan saya di masjid, karena beliau meminta file tafsir BKI untuk esok harinya. Jam menunjukkan pukul 22:45 ustad itu belum juga datang. Dengan sabar saya menanti kedatangan beliau yang katanya masih di Royal membeli sesuatu. Anak pbsb putri sampai heran mengapa saya masih berada di masjid padahal malam telah larut, atau mungkin si Rafael nungguin seseorang pikir seseorang dari mereka.
“Cuit cuit Rafael nungguin siapa nih? Nungguin cewek nieee” goda mereka dan membuat saya geram namun saya tahan karena saya yakin mereka hanya bercanda.
Setengah jam kemudian ustad Ainul  Yaqin pun datang dan yang lucunya, pertama saya belum yakin kalau beliau sudah datang. Kemudian saya mengirim beliau pesan singkat.
“Ustad antum dimana?”
“Saya sudah dimesjid, motor saya di depan masjid Ulul Albab selatannya.”
“Ohhhh….Assalamualaikum ustad antum ustad Ainul  Yaqin?”
“Waalaikumsalam na’am anta rahmat?”
“Na’am tad ini filenya di flash disk, nama filenya Tafsir BKI okey”
“Oh iya-iya afwan ya kelamaan”
“Oh tidak apa-apa ustad”
“Okey ana balik dulu ya, sudah kemaleman”
Setelah salaman ustad Ainul  Yaqin pun balik ke rumahnya dan mempersiapkan dirinya untuk esok hari.
16/ Senin 2015
Bangun pagi, masih dalam keadaan ngantuk membuatku malas menggerakkan tubuh untuk bangkit, namun saya ingat bagaimana dulu Ayah sangat semangat sekali bangun pagi dan mandi sepagi mungkin untuk persiapan jama’ah di mesjid, kalau melihat diri saya yang sekarang saya merasa bahwa saya seperti orang yang belum tepat keluar dari kandangnya, alias saya belum bisa menerapakan kebiasaan atau prilaku orang tua yang baik. Ayah, adalah pahlawan terbesar bagi saya, bagaimana beliau mencari nafkah tanpa kenal lelah, namun tetap disiplin dalam hal ibadah dan jarang ketinggalan jama’ah. Kekerasan, kesulitan, kesusahan, tantangan, rintangan, hambatan, masalah, ancaman sudah menjadi makanan sehari-harinya dari sejak SD hingga SMP, saat SMP dia sudah menjadi tulang punggung adik-adiknya dan membiayai sekolah mereka, semangat dan senyuman menjadi ciri khasnya setiap bertemu orang-orang.
Saya sadar kalau itu hanya masa lalu yang takkan terulang, kenangan dimana pertama kali saya belajar naik motor. Ia hanya menyuruh saya mengendarainya tanpa bantuan siapa pun dan saya masih ingat bagaimana saya langsung mengegasnya dengan cepat dan hampir saja jatuh, tapi begitulah Ayah, ia tak pernah takut anaknya mencoba apapun sekagi itu baik dia Akan memperbolehkannya. Selain rajin beribadah, Ayah juga tegas terhadap saya, apalagi dalam hal ibadah, makan dan pangkas. Ketiga hal itu menjadi disiplin tersendiri bagi saya. Sholat harus tepat waktu, makan harus tiga kali dan pangkas sebulan sekali dengan gaya rambut yang gak berbeda dari sebelum-sebelumnya.
Ayah pernah marah kepada saya ketika saya belum sholat djuhur dan makan, yang saya lakukan saat itu mancing di sungai agak jauh dari rumah. Sesampainya di rumah sapu yang ada di rumah menjadi santapan bagi saya kalau saya salah. Bagi saya, hukuman, pukulan membuat saya menjadi orang yang disiplin namun saya agak sedikit temperamental, mengikuti watak Ayah. Tidak cukup dengan menanam sawit di daerah dekat rumah saya Ayah bersama adik-adiknya bersepakat membuka lahan di daerah mahato (Daerah di sumatera utara daerah yang masih terbelakang, sekarang sudah mulai berkembang), bertahun-tahun mereka bekerja siang dan malam membuka lahan yang masih menjadi hutan. Dan Alhmdulillah sekarang sawit yang dulu diperjuangkan Ayah dapat memberi manfaat ynag besar bagi kehidupan kami khususnya uang SPP waktu di pesantren dan kuliah ini.
Namun sekarang Ayah sudah tidak ada, ia telah dipanggil oleh Allah, semoga Allah menempatkan Ayah di sisi-Nya dan melebarkan kuburannya. Saya Akan bercerita sedikit tentang wafatnya Ayah.
            Tepat tanggal 6 hari kamis 2009 yang lalu saya kehilangan Ayah saya untuk selamanya. Ceritanya begini, waktu itu pada tanggal 5 hari rabu sehari sebelum kejadian, Ayah saya  beserta rombongan sanak family pergi ke rumah salah satu adik Ayah saya yang istri nya baru saja melahirkan.Namun, sayang anak nya tak tertolong. Setelah menempuh tiga jam perjalanan akhirnya mereka sampai di tempat tujuan. Malamnya, biar saya kasih tahu ya, orang batak seperti saya memiliki kebiasaan yaitu kombur sambil ngopi sampai larut malam, di tengah asyik nya kombur dia sempat bilang ke adik nya satu lagi”eh edi kau jangan buat beban disini “entah kenapa kata-kata itu muncul secara sepontan.
Sekitar jam dua dini hari dan semua orang telah tenggelam dengan nikmat nya tidur, Ayah saya terbangun dengan meraung-raung merasakan ada yang aneh dengan perutnya, dia merasakan mulas yang sangat sakit semua orang terbangun karena mendengar erangan nya, semua orang panik dan bingung apa yang hendak di perbuat. Selang beberapa saat kemudian, setelah mengucapkan kata-kata syahadat dan tahlil, Ayah saya menghembuskan napas terakhirnya di kediaman adiknya, malam itu juga Ayah saya di antar ke rumah karena gak mungkin nunggu esok hari. Pagi nya sebuah ambulance datang, semua mata tertuju kepadanya apakah gerangan yang terjadi? Lalu mobil tersebut berhenti tepat di depan rumah saya. Ibu dan kakak saya keluar melihat apa sebenarnya yang telah terjadi, ketika melihat tubuh Ayah saya yang kaku dan tak bernyawa ibu saya langsung histeris dan tak terima dengan takdir yang menimpahnya, rasanya baru kemarin mereka bertatap muka sebelum ayh saya pergi ke kandis rumah adiknya, kakak saya pun sok dan tak tahu harus berbuat apa rasa nya dunia ini seAkan runtuh. Saat itu saya masih di pondok pesantren gak tahu sama sekali dengan apa yang terjadi di rumah.”Rahmat” tiba tiba abang saya[10] datang kepesantren gak kayak biasanya, panggilannya agak keras membuat orang yang namanya rahmat juga menoleh
“Ya bang, lo ada apa bang kok datang pagi pagi kali”
“Ehhhh.....jadi hari ini kita pulang kerumah, Ayah mu sakit “jelas nya dia tidak langsung memberi tahu saya kalau Ayah saya telah tiada, mungkin dia masih ragu untuk ngabari yang sesungguhnya.
       Sesaat kemudian saya bergegas ke asrama dan membawa pakaian secukup nya “eh jarwo ini surat izin saya, saya mau pulang Ayah saya sakit di rumah”kata saya sembari meninggal kannya dan turun menuju abang saya yang sudah menunggu. Dengan mengendarai motor kami langsung tancap ke rumahnya, disana sudah ada kakak sulung saya, ternyata dia juga ikut. Kami berangkat menuju rumah sekitar jam 08.00 dengan mobil inova .di tengah perjalanan saya muntah “mungkin karena saya belum minum antimo” sesal saya dalam hati
8 jam perjalanan kami tempuh, akhirnya sampai juga. Jelas sekali terpampang oleh saya tenda berwarna biru yang yang tak lain menunjukkan kalau ada orang yang meninggal. Dengan hati yang diliputi rasa penasaran dan mata yang agak sayu karena gak tidur seharian, saya pun turun dengan kakak saya dan ketika berada di depan pintu ibu saya langsung memeluk saya dan mencium kening saya sambil berkata” uuuuuuuuuhhhhhh..... Oh amang[11] uda pergi Ayah”dengan terisak ibu saya mendekap saya.
Semua orang yang hadir turut berduka cita dengan musibah yang kami alami saat itu ,kakak saya yang baru tahu apa sebenarnya yang telah terjadi langsung menangis sejadi-jadinya rasa nya ingin sekali menyalahkan Tuhan ,”Tuhan gak adil, mengapa begitu cepat kau ambil Ayahku , aku belum ngebahagiain beliau ya Allah”, isak kakak saya. Saya lihat wajah Ayah, terakhir kalinya, lalu ku cium dengan hati yang berat. Saya  yakin di balik  ini semua Allah merencanakan sesuatu yang lebih baik, saya percaya dengan hadits qudsi ini “Ana ‘inda djonni ‘abdi biii”aku berada pada perasangka  hambaku kepadaku.
Nasihat yang sampai sekarang belum juga terealisasi yaitu menghapal Al-qur’an. Bukan saya tak mampu untuk menghapalnya namun kemalasan membuat skill ku kalah, saya yakin orang yang bodoh namun rajin mampu menjadi pintar dan dapat mengalahkan orang pintar namun malas. Untuk merealisasikan impian beliau agar anak laki-lakinya hapal Al-qur’an, saya mencoba masuk dalam UKM UPTQ (Unit Kegiatan Mahasiswa dalam bidang Tahfidz Al-qur’an). sedikit saya jelaskan ukm ini dari blognya mbak Ivatul,
Lantunan ayat–ayat suci Al-quran, tak jarang kita dengarkan di sekeliling kita. Apalagi di lingkungan Uiversitas yang mayoritas penduduknya Muslim. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Cielah.... Sepertinya nama IAIN Akan segera tenggelam dalam lautan yang dalam tuh.... hehe... yang sebentar lagi, Akan segera menjadi UIN. Semoga bulan oktober ini adalah bulan yang baik, bulan yang penuh dengan Rahmat-Nya. Amiiinnn. Karena apa?  kira-kira ada yang tau gak ne.  Karena info yang telah beredar, bulan Oktober ini adalah bulan untuk penempatan batu pertama di UIN Sunan Ampel Surabaya. Wah, kalau begitu mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya patut berbangga. Disini kita tidak Akan berbelit-belit. Kita langgsung saja ke topik pembahasan. “Kalamullah”. Sebenarnya, apa sih yang disebut dengan kalamullah itu? so pasti kalian semua sudah bisa menebaknya. Kalamullah yaitu kitab suci yang diturunkan oleh Allah Swt. melalui malaikat jibril yang kemudian disampaikan kepada nabi Muhammad SAW. Untuk disebarluaskan kepada umatnya. Yang kini terkenal dengan sebutan Al-Qur’anul karim.
Nah, Salah satu UKM yang berkaitan dengan tema atau topik kali ini adalah UKM UPTQ dan IQMA. Tak usah terlalu panjang lebar, langsung saja kita bahas apasih sebenarnya UKM UPTQ itu. UPTQ yaitu Unit Pengembanngan Tilawatil Qur’an. UKM ini bertujuan mencetak para hafid dan hafidhoh Al-Qur’an masa depan yang unggul dan berkualitas. Yang nantinya Akan memberi manfaat kepada lingkungan masyarakatnya. UKM UPTQ ini termasuk ukm yang bisa dibilang cukup muda. Karena apa? Karena, UKM UPTQ ini berdiri pada tanggal 5 februari 2010. Ya.... kira-kira baru berjalan 3 tahunan. UKM ini didirikan oleh bapak Ahmad Fakhrudin yang juga merupakan perintis awal UKM UPTQ ini.
Tidak hanya itu saja, UKM UPTQ juga memilki motto yang tak kalah bagusnya lho.... Singkat, padat, dan jelas. Langsung saja, tak usah terlalu muluk-muluk, ini dia mottonya: Ngaji Yes, Kuliah Yes, Activis Yes”. Mungkin dari mottonya dapat kita simpulkan, bahwasanya. Mahasiswa UIN Sunan Ampel harus bisa menyeimbangkan aktifitas kesehariannya, khususnya untuk anggota UPTQ sendiri.
Intensif berjalan seperti biasa bapak Ghofur masuk dengan raut muka penuh semangat untuk mengajari kami yang haus Akan ilmu Bahasa Arab. Dan ustad Ainul  pun masuk dengan wajah penuh senyuman sembari menyapa.
Assalamualikm kaifa hulukum?”
“Alhamdulillah inana bil khoir”
Okey sebelumnya doa dulu mungkin”
Kemudian saya berdiri dan memimpin teman-teman untuk berdoa bersama. Doa pun selesai kemudian setelah berbicara panjang lebar tentang diri ustad Ainul , setiap kelompok pun membentuk lingkaran,
Ini bagaimana sistemnya ini, saya belum tahu?”
Jadi ustad kami nanti setiap kelompok membacakan ayatnya dan kemudian munasabahnya terakhir kesimpulan” jawab jajang ketua angkatan
Diskusi pun mulai berjalan, satu persatu setiap individu dari kelompok menyuarakan hasil karyanya. Ustad Ainul masih sedikit heran dengan Bahasa Arab yang kami gunakan mungkin bagi beliau ini belum masuk standarisasi, tapi sudah bagus. Membuat karya seperti ini, ini tidak kali pertamanya bagi saya, membuat karya seperti ini yang memiliki referensi yang jelas, misalnya saja ketika saya mengikuti lomba karya tulis ilmiah, saya juga menggunakan referensi artinya tidak pure dari hasil pemikiran kita contohnya karya tulis yang pernah saya garap
“Kampusku; Harapanku”
Berawal dari transisi nama, yang dulunya IAIN kini menjadi UIN, walaupun belum banyak masyarakat yang mengenalnya dengan sebutan UIN, Sudah barang tentu banyak perubahan dan kemajuan yang ada. Perubahan lembaga IAIN menjadi UIN diantaranya dilatarbelakangi oleh kepentingan integrasi keilmuan. Sebagai konsekuensi akademik dari perubahan tersebut, berbagai disiplin keilmuan memungkinkan untuk dibuka dan diselenggarakan didalamnya. Disiplin keilmuan selain ilmu-ilmu keislaman dilegalisasi untuk diselenggarakan bersama ilmu-ilmu keislamamn itu sendiri. Oleh karena itu, dalam perspektif struktur organisasi dan tata kelola, sejumlah program studi (prodi) dan fakultas baru yang berbasis keilmuan selain ilmu-ilmu keislaman dibuka. maka untuk membentengi keimanan dan pemahaman islam diadakan kegiatan ma’had dan intensif keagamaan setiap minggunya. 
Menjadi kampus idola adalah harapan semua universitas. bukan  hanya diminati karena bangunan atau gedung-gedung yang menjulang tinggi namun substansi dan esensi dari pembelajaran yang diberikan memiliki makna tersendiri. Setelah pergantian itu UIN Sunan Ampel membuat konsep “Integrated Twin Tower.” Apa maksudnya? Penulis mengutip dari  buku Desain Akademik UIN Sunan Ampel (2013), maksudnya: Membangun struktur yang memungkinkan ilmu keagamaan dan ilmu sosial/humaniora serta ilmu alam berkembang secara memadai dan wajar. Keduanya memiliki kewibawaan yang sama, sehingga antara satu dengan lainnya tidak saling merasa superior (dalam kamus induk istilah ilmiah: unggul; lebih tinggi dari yang lain) atau inferior (dalam kamus induk istilah ilmiah: di bawah; lebih rendah). Ilmu Keislaman berkembang dalam kapasitas yang memadai, demikian pula Ilmu-ilmu selain Islam juga berkembang dalam rentangan dan kapasitasnya. Ilmu Keislaman laksana Menara yang satu dan lainnya seperti Menara satunya lagi. Keduanya tersambung dan bertemu dalam puncak yang saling menyapa, yang dikenal dengan konsep Ilmu Keislaman Multidisipliner. Menara yang satu menjadi subject matter dan lainnya sebagai pendekatan.
“Dibalik nama pasti tersimpan harapan” begitu pula konsep UIN Sunan Ampel,  yang dengan konsep tersebut berharap agar:
1)      Adanya Perhatian yang sama dengan dua sisi ilmu (Agama dan umum) sehingga dapat menjadi penerang bagi satu sama lain;
2)      Terciptanya lulusan yang Ulul Albab;
3)      Serta lulusan yang Intelektual dan kematangan Spritual.
Semua kegiatan, apapun itu pasti memilki Konsep, Visi dan Misi. Ketiganya seperti sudah menjadi senyawa yang tidak dapat dipisahkan. Misalnya suatu acara yang Akan diadakan di gedung Auditorium dan Akan dihadiri para pejabat. Apabila acara tersebut memiliki visi dan misi yang jelas namun tak memiliki konsep yang jelas, maka bisa dipastikan acara tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Karena konsep yang ada, tidak selaras dengan visi dan misi yang dicanangkan. Ini merupakan manifestasi bahwa konsep, visi dan misi merupakan suatu senyawa yang harus ada  dalam suatu kegiatan, acara apalagi suatu instansi atau lembaga. Begitu pula dengan UIN Sunan Ampel, disamping memiliki konsep juga memiliki misi maupun visi. Dengan misi tranformasi menuju research college, UINSA dituntut untuk mampu mengembangkan model perguruan tinggi berorientasi riset (research college) agar mencapai perguruan tinggi bertaraf internasional, yang ini menjadi visi UINSA kedepannya.  Fakta menunjukkan bahwa perguruan tinggi berkualitas diberbagai negara maju, memiliki penelitian yang berkualitas dan berkuantitas tinggi, dan Perpustakaan  merupakan satu unsur penunjang research college. Oleh karena itu UINSA harus memberikan fasilitas perpustakaan yang bagus serta buku-buku yang lengkap.
Kembali ke visi UINSA, yaitu menjadi Universitas Islam yang unggul, kompetitif bertaraf internasional. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘Internasional’ menyatakan bangsa-bangsa atau negeri-negeri seluruh dunia. Maka jelas istilah ini merujuk kepada cakupan wilayah. Namun dalam konteks universitas, taraf internasional tentu saja tidak hanya mencakup wilayah, tapi kualitas. Kualitas tidak hanya merujuk pada mutu lulusan, tapi juga mutu layanan, fasilitas dan lain-lain.
   Suatu perguruan tinggi dapat disebut bertaraf internasional setidaknya harus memenuhi beberapa persyaratan diantaranya:
1.      Jumlah Dosen bergelar Doktor lebih kurang 75%;
2.      Persentase mahasiswa pasca sarjana harus sama atau lebih besar dari 75% dari total   mahasiswa perguruan tinggi tersebut;
3.      Publikasi Internasional yang diterbitkan minimal setahun dua kali oleh staf pengajar;
4.      Besarnya dana untuk riset setiap staf > 13.000.000 per tahun;
5.      Jumlah mahasiswa asing minimal 5%.
Kalau dilihat dari persyaratan diatas, bahwa untuk mencapai Perguruan Tinggi Bertaraf Internasional memang sangat berat. Dibutuhkan kerja keras dari berbagi pihak. Kesungguhan dan perhatian pemerintah di bidang pendidikan juga sangat menentukan keberhasilan pencapaian visi tersebut. Sarana pendidikan harus dikelolah dengan baik, termasuk perpustakaan yang dikelolah oleh pustakawan professional.
Dari penjelasan di atas penulis mengharapkan, kita sebagai mahasiswa agar senantiasa belajar, berusaha dan berdedikasi untuk universitas kita. Semoga universitas kita mampu merealisasikan semua rencana, harapan dan cita-citanya. Sebagai penulis saya berharap agar kampus ini benar-benar serius mengimplementasikan segala hal yang harus dilaksanakan demi terciptanya kampus Islam bertaraf Internasional.
            Tulisan itu saya persembahkan ketika Follow Up kajian KTI (Karya Tulis Ilmiah). Sebenarnya dalam tulisan kita tidak bisa memaksakan kehendak kita kalau menulis harus gini, menulis juga dengan proses pertama membuat si anak cinta dengan menulis, kemudian setelah cinta akhirnya dia mulai menulis apapun dan di akhir dia mau menulis hal yang ilmiah tingkatan ynag lebih tinggi.
            Disela-sela diskusi ustad banayak menjelaskan tentang mesir, budaya, bahasa dan tempat wisatanya.
            Sempat saya cari juga di internet bagaimana budaya, bahasa dan tempat wisata karena saya kurang puas. Akhirnya saya mendapatkannya dan Akan saya share di tulisan ini
           
Kebudayaan Mesir  
Mesir (Bahasa Arab: مصر Miṣr) merupakan sebuah negara di Afrika Utara. Mesir bersempadan dengan Libya, Sudan, Jalur Gaza dan Israel serta Laut Mediterranean dan Laut Merah. Walaupun Mesir mempunyai keluasan tanah yang besar (1 juta km², kebanyAkan penduduknya mendiami kawasan-kawasan tebing Sungai Nil, terutamanya bandar Kaherah dan Iskandariah.
Kawasan Mesir merupAkan tapak tamadun awal Mesir Purba. Monumen-monumen Mesir Purba seperti Piramid Giza, Sphinx, Kuil Luxor dan sebagainya menjadi tarikan berjuta-juta pelancong luar negeri setiap tahun. Kini, Mesir merupAkan antara negara Arab terpenting di Timur Tengah.
Kebudayaan Mesir  
Sebagian besar masyarakat Mesir Kuno bekerja sebagai petani. Kediaman mereka terbuat dari tanah liat yang didesain untuk menjaga udara tetap dingin di siang hari. Setiap rumah memiliki dapur dengan atap terbuka. Di dapur itu biasanya terdapat batu giling untuk menggiling tepung dan oven kecil untuk membuat roti. Tembok dicat warna putih dan beberapa juga ditutupi dengan hiasan berupa linen yang diberi warna. Lantai ditutupi dengan tikar buluh dilengkapi dengan furnitur sederhana untuk duduk dan tidur.

             Bangsa Mesir Kuno sangat menghargai penampilan dan kebersihan tubuh. Sebagian besar mandi di Sungai Nil dan menggunAkan sabun yang terbuat dari lemak binatang dan kapur. Laki-laki bercukur untuk menjaga kebersihan, menggunAkan minyak wangi dan salep untuk mengharumkan dan menyegarkan kulit. Pakaian dibuat dengan linen sederhana yang diberi warna putih, baik wanita maupun pria di kelas yang lebih elit menggunAkan wig, perhiasan, dan kosmetik. Anak-anak tidak mengenAkan pakaian hingga mereka dianggap dewasa, pada usia sekitar 12 tahun, dan pada usia ini laki-laki disunat dan dicukur. Ibu bertanggung jawab menjaga anaknya, sementara sang Ayah bertugas mencari nafkah.    
Musik dan tarian menjadi hiburan yang paling populer bagi mereka yang mampu membayar untuk melihatnya. Instrumen yang digunAkan antara lain seruling dan harpa, juga instrumen yang mirip terompet juga digunAkan. Pada masa Kerajaan Baru, bangsa Mesir memainkan bel, simbal, tamborine, dan drum serta mengimpor kecapi dan lira dari Asia. Mereka juga menggunAkan sistrum, instrumen musik yang biasa digunAkan dalam upacara keagamaan.         
Bangsa Mesir Kuno mengenal berbagai macam hiburan, permainan dan musik, salah satunya adalah Senet, permainan papan yang bidaknya digerakkan dalam urutan acak. Selain itu mereka juga mengenal mehen. Juggling dan permainan menggunAkan bola juga sering dimainkan anak-anak, juga permainan gulat sebagaimana digambarkan dalam makam Beni Hasan. Orang-orang kaya di Mesir Kuno juga gemar berburu dan berlayar untuk hiburan.


Masakan       
Masakan Mesir cenderung tidak berubah selama berabad-abad; Masakan Mesir modern memiliki banyak persamaan dengan MasAkan Mesir Kuno. MAkanan sehari-hari biasanya mengandung roti dan bir, dengan lauk berupa sayuran seperti bawang merah dan bawang putih, serta buah-buahan berbentuk biji dan ara. Wine dan daging biasanya hanya disajikan pada perayaan tertentu, kecuali di kalangan orang kaya yang lebih sering menyantapnya. Ikan, daging, dan unggas dapat diasinkan atau dikeringkan, serta direbus atau dibakar.

Arsitektur     
Karya arsitektur bangsa Mesir Kuno yang paling terkenal antara lain: Piramida Giza dan kuil di Thebes. Proyek pembangunan dikelola dan didanai oleh pemerintah untuk tujuan religius, sebagai bentuk peringatan, maupun untuk menunjukkan kekuasaan firaun. Bangsa Mesir Kuno mampu membangun struktur batu dengan peralatan sederhana namun efektif, dengan tingkat akurasi dan presisi yang tinggi.
Kediaman baik untuk kalangan elit maupun masyarakat biasa dibuat dari bahan yang mudah hancur seperti batu bata dan kayu, karenanya tidak ada satu pun yang terisa saat ini. Kaum tani tinggal di rumah sederhana, di sisi lain, rumah kaum elit memiliki struktur yang rumit. Beberapa istana Kerajaan Baru yang tersisa, seperti yang terletak di Malkata dan Amarna, menunjukkan tembok dan lantai yang dipenuhi hiasan dengan gambar pemandangan yang indah. Struktur penting seperti kuil atau makam dibuat dengan batu agar dapat bertahan lama.
Kuil-kuil tertua yang tersisa, seperti yang terletak di Giza, terdiri dari ruang tunggal tertutup dengan lembaran atap yang didukung oleh pilar. Pada Kerajaan Baru, arsitek menambahkan pilon, halaman terbuka, dan ruangan hypostyle; gaya ini bertahan hingga periode Yunani-Romawi. Arsitektur makam tertua yang berhasil ditemukan adalah mastaba, struktur persegi panjang dengan atap datar yang terbuat dari batu dan bata. Struktur ini biasanya dibangun untuk menutupi ruang bawah tanah untuk menyimpan mayat.

Seni    
Bangsa Mesir Kuno memproduksi seni untuk berbagai tujuan. Selama 3500 tahun, seniman mengikuti bentuk artistik dan ikonografi yang dikembangkan pada masa Kerajaan Lama. Aliran ini memiliki prinsip-prinsip ketat yang harus diikuti, mengakibatkan bentuk aliran ini tidak mudah berubah dan terpengaruh aliran lain. Standar artistik—garis-garis sederhana, bentuk, dan area warna yang datar dikombinasikan dengan karakteristik figure yang tidak memiliki kedalaman spasial—menciptakan rasa keteraturan dan keseimbangan dalam komposisinya. Perpaduan antara teks dan gambar terjalin dengan indah baik di tembok makam dan kuil, peti mati, maupun patung.
Seniman Mesir Kuno dapat menggunakan batu dan kayu sebagai bahan dasar untuk memahat. Cat didapatkan dari mineral seperti bijih besi (merah dan kuning), bijih perunggu (biru dan hijau), jelaga atau arang (hitam), dan batu kapur (putih). Cat dapat dicampur dengan gum arab sebagai pengikat dan ditekan (press), disimpan untuk kemudian diberi air ketika hendak digunAkan.Firaun menggunAkan relief untuk mencatat kemenangan di pertempuran, dekrit kerajaan, atau peristiwa religius. Di masa Kerajaan Pertengahan, model kayu atau tanah liat yang menggambarkan kehidupan sehari-hari menjadi populer untuk ditambahkan di makam. Sebagai usaha menduplikasi aktivitas hidup di kehidupan setelah kematian, model ini diberi bentuk buruh, rumah, perahu, bahkan formasi militer.          
Meskipun bentuknya hampir homogen, pada waktu tertentu gaya karya seni Mesir Kuno terkadang mengikuti perubahan kultural atau perilaku politik. Setelah invasi Hykos di Periode Pertengahan Kedua, seni dengan gaya Minoa ditemukan di Avaris. Salah satu contoh perubahan gaya akibat adanya perubahan politik yang menonjol adalah bentuk artistik yang dibuat pada masa Amarna: patung-patung disesuaikan dengan gaya pemikiran religius Akhenaten. Gaya ini, yang dikenal sebagai seni Amarna, langsung diganti dan dibuah ke bentuk tradisional setelah kematian

Agama dan Kepercayaan    
Kepercayaan terhadap kekuatan gaib dan adanya kehidupan setelah kematian dipegang secara turun temurun. Kuil-kuil diisi oleh dewa-dewa yang memiliki kekuatan supernatural dan menjadi tempat untuk meminta perlindungan, namun dewa-dewa tidak selalu dilihat sebagai sosok yang baik; orang mesir percaya dewa-dewa perlu diberi sesajen agar tidak mengeluarkan amarah. Struktur ini dapat berubah, tergantung siapa yang berkuasa ketika itu.                   
Dewa-dewa disembah dalam sebuah kuil yang dikelola oleh seorang imam. Di bagian tengah kuil biasanya terdapat patung dewa. Kuil tidak dijadikan tempat beribadah untuk publik, dan hanya pada hari-hari tertentu saja patung di kuil itu dikeluarkan untuk disembah oleh masyarakat. Masyarakat umum beribadah memuja patung pribadi di rumah masing-masing, dilengkapi jimat yang dipercaya mampu melindungi dari marabahaya. Setelah Kerajaan Baru, peran firaun sebagai perantara spiritual mulai berkurang seiring dengan munculnya kebiasaan untuk memuja langsung tuhan, tanpa perantara. Di sisi lain, para imam mengembangkan sistem ramalan (oracle) untuk mengkomunikasikan langsung keinginan dewa kepada masyarakat. 
Masyarakat mesir percaya bahwa setiap manusia terdiri dari bagian fisik dan spiritual. Selain badan, manusia juga memiliki šwt (bayangan), ba (kepribadian atau jiwa), ka (nyawa), dan nama. Jantung dipercaya sebagai pusat dari pikiran dan emosi. Setelah kematian, aspek spiritual Akan lepas dari tubuh dan dapat bergerak sesuka hati, namun mereka membutuhkan tubuh fisik mereka (atau dapat digantikan dengan patung) sebagai tempat untuk pulang. Tujuan utama mereka yang meninggal adalah menyatukan kembali ka dan ba dan menjadi "arwah yang diberkahi." Untuk mencapai kondisi itu, mereka yang mati Akan diadili, jantung Akan ditimbang dengan "bulu kejujuran." Jika pahalanya cukup, sang arwah diperbolehkan tetap tinggal di bumi dalam bentuk spiritual.

Adat Pemakaman    
Orang Mesir Kuno mempertahankan seperangkat adat pemakaman yang diyakini sebagai kebutuhan untuk menjamin keabadian setelah kematian. Berbagai kegiatan dalam adat ini adalah : proses mengawetkan tubuh melalui mumifikasi, upacara pemakaman, dan penguburan mayat bersama barang-barang yang Akan digunAkan oleh almarhum di akhirat. Sebelum periode Kerajaan Lama, tubuh mayat dimakamkan di dalam lubang gurun, cara ini secara alami Akan mengawetkan tubuh mayat melalui proses pengeringan. Kegersangan dan kondisi gurun telah menjadi keuntungan sepanjang sejarah Mesir Kuno bagi kaum miskin yang tidak mampu mempersiapkan pemakaman sebagaimana halnya orang kaya. Orang kaya mulai menguburkan orang mati di kuburan batu, akibatnya mereka memanfaatkan mumifikasi buatan, yaitu dengan mencabut organ internal, membungkus tubuh menggunAkan kain, dan meletakkan mayat ke dalam sarkofagus berupa batu empat persegi panjang atau peti kayu. Pada permulaan dinasti keempat, beberapa bagian tubuh mulai diawetkan secara terpisah dalam toples kanopik.
Sedangkan bahasa  mesir itu sendiri Bahasa Mesir adalah bahasa Afro-Asia yang sangat erat hubungannya dengan bahasa Berber, bahasa Semit, dan bahasa Beja. Bahasa ini bertahan sampai abad ke-5 Masehi dalam bentuk bahasa Demotik dan sampai abad ke-17 Masehi dalam bentuk bahasa Koptik. Catatan tertulis dengan bahasa Mesir dari tahun 3200 SM, membuatnya menjadi bahasa tertua yang ditulis. Bahasa nasional Mesir saat ini adalah Bahasa Arab, yang menggantikan bahasa Koptik secara bertahap sebagai bahasa sehari-hari selama berabad-abad setelah penaklukan Islam atas Mesir. Koptik masih digunAkan sebagai bahasa liturgi oleh Gereja Ortodoks Koptik dan Gereja Katolik Koptik, serta menjadi bahasa ibu untuk sejumlah orang.
Misteri Bahasa Mesir Kuno   
Bahasa Mesir Kuno baru dapat dibaca di abad modern setelah ditemukannya sebuah prasasti perjanjian yang disebut dengan Batu Rosetta. Batu ini ditulis dengan bahasa Yunani Kuno, bahasa hieroglif, dan demotik. Bahasa demotik sendiri memiliki bentuk yang lebih sederhana dari hieroglif. Setelah Kerajaan Mesir Kuno runtuh, maka tidak ada yang dapat membaca huruf-huruf hieroglif, sehingga bahasa Mesir ini merupAkan suatu "teka-teki" yang sulit dipecahkan. Sejak adanya batu Rosetta, sekarang bahasa Mesir kuno dapat dianalisa.
Periodisasi
Para ahli membagi bahasa Mesir ke dalam enam tahap:
  1. Bahasa Mesir Kuno (sebelum 2600 SM)
  2. Bahasa Mesir Lama (2600 SM – 2000 SM)
  3. Bahasa Mesir Pertengahan (2000 SM – 1300 SM)
  4. Bahasa Mesir Akhir (1300 SM – 700 SM)
  5. Bahasa Mesir Demotik (abad ke-7 SM – abad ke-5 M)
  6. Bahasa Koptik (abad ke-4 M – abad ke-17 M)
Adapun tempat wisata itu sendiri sangat banyak, tapi saya hanya menulis 10 diantaranya:
1.PiramiddanSphinx

Mesir hampir identik dengan piramid dan sphinx yang dimilikinya. Ada lebih dari 80 piramid di Mesir, dan piramida yang terbesar adalah Piramida Agung Giza dan Sphinx Agung adalah shpinx yang terbesar. Di dalam piramida terdapat mumi atau jasad raja-raja yang diawetkan, sedangkan sphinx adalah patung singa berkepala manusia. Piramida dan sphinx di Mesir membuktikan struktur buatan manusia yang tertinggi di dunia yang menyimpan banyak misteri.

2. Kairo

Ibu kota Mesir ini adalah kota terbesar di Afrika dan berpenduduk paling padat. Kairo juga sebagai pusat ilmu pengetahuan Islam. Universitas tertua di dunia Al Azhar juga berada di Kairo. Bangunan rumah, gedung-gedung kuno sangat kental dengan arsitektur Islam. Julukan untuk Kairo adalah kota dengan 1000 menara. Karena masjid-masjid di Kairo minimal mempunyai 2 menara.

3. Alexandria

Alexandria atau Al Iskandariyya adalah kota terbesar kedua di Mesir dan salah satu kota paling terkenal di dunia. Di Alexandria terdapat sphinx dan teater Romawi kuno. The Great Lighthouse masuk dalam 7 Keajaiban Dunia. Banyak wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi Alexandria karena tempatnya yang sangat indah.
  4.      Laut Merah


Laut Merah disebut dalam kitab suci pada saat Nabi Musa membelah Laut Merah dengan tongkatnya. Saat itu Nabi Musa dan para pengikutnya bangsa Israel melarikan diri dari kejaran Firaun. Terusan Suez menghubungkan Laut Merah (Mesir) dengan Laut Mediterania. Laut Merah memiliki keanekaragaman hayati, terumbu karang, atol dan kadar garam yang tinggi. Walaupun banyak spesies berbahaya di laut Merah, tetapi tidak menyurutkan para penyelam untuk menikmati keindahannya.
     5.       Luxor


Luxor adalah kota kuno di Heliopolis Selatan, di Luxor banyak terdapat situs sejarah Mesir Kuno seperti monumen kebohongan, reruntuhan kuil-kuil dan makam serta museum terbuka yang terbesar. Pariwisata menjadi tumpuan perekonomian penduduk Luxor.
     6.      Sungai Nil


Sungai Nil adalah sungai terpanjang di dunia dan sangat melegenda dimana Nabi Musa pernah dihanyutkan ke Sungai Nil hingga ditemukan oleh putri Firaun. Sungai Nil adalah jantung kehidupan penduduk Mesir. Kehidupan masyarakat Mesir bertumpu pada sungai Nil. Mulai dari sarana wisata, bendungan, pusat perekonomian, pertanian, perikanan, perhubungan dan lain sebagainya. Tidak salah apabila ada ungkapan yang menyebutkan, “Sungai Nil adalah hadiah untuk bangsa Mesir”.
       7.      Hurghada


Hurghada adalah kota di Mesir yang terletak di Laut Merah dan terkenal dengan pantainya yang indah dengan pasir putihnya. Hurghada juga menawarkan tempat-tempat wisata yang didukung fasilitas yang baik. Di Hurghada terdapat banyak resort, hotel dan penginapan. Terumbu karang Pantai Hurghada dianggap yang paling indah di dunia. Hurghada juga menjadi pusat internasional olahraga air seperti selancar angin, berlayar, menyelam dan lainnya.
      8.      Sharm el-Sheikh


Sharm el-Sheikh adalah kawasan kota wisata Mesir, banyak fasilitas hiburan dan pariwisata terdapat di sini. Posisinya yang strategis menghadap Teluk Tiran dan Teluk Aqaba, Sharm el-Sheikh bagaikan surga wisata air seperti snorkeling, scuba diving dan lainnya. Di Sharm el-Sheikh, kita dapat melihat Gunung Sinai dan Naama Bay. Lapangan golf dengan fasilitas yang lengkap juga tersedia di sana.
     9.      Karnak


Karnak adalah sebuah kompleks kuil, yaitu reruntuhan kuil, tiang-tiang dan bangunan yang lain. Situs ini menunjukkan bahwa dahulu pernah berlangsung sebuah peradaban. Ada 3 kuil utama dan banyak kuil yang berukuran kecil. Pada masa pemerintahan Firaun, Karnak dibangun sebagai tempat pemujaan.
     10.  Gunung Sinai


Gunung sinai adalah puncak tertinggi di kota Saint Kahterine’s. Gunung Sinai banyak dikunjungi para turis, karena di gunung inilah Nabi Musa mendapat wahyu dari Allah, yaitu 10 perintah Allah yang diberikan untuk bangsa Israel. Di puncak Sinai juga berdiri sebuah masjid dan gereja, dan banyak pendaki yang tertarik menuju puncaknya.
Ketika mendengar itu semua kami seperti terhipno karena semua seAkan-Akan pingin sekolah ke mesir. Mesir memang temapt yang paling berkesan untuk kita kunjungi.
            “ustad benar tidak kalau orang yang sudah minum airnya itu membuat kita kembai lagi ke mesir” Tanya mizan
            “iya bagus, petanyaan yang bagus jadi dulu ada sorang mahasiswa timur tengahyang sekolah diamerika, kemudian sudah tinggal beberapa tahun, lantas dia pergi ke mesir ketemu keluarganya disana, singkat cerita ketika keluarganya tahu kalu sebentar lagi dia Akan kembali ke amerika mereka tidak ingin dia kembali, apa yang mereka lakukan? Mereka mengambil air dari sungai nil dan menyuruhnya minum lama sampai beberapa minggu. Dan akhirnya dia tidak jadi tinggal di amerika”.
            Tergabung dalam lpm solidaritas membuat saya terus terpacu untuk selalu menulis dan saya masih ingat tulisan yang saya kirim untuk masuk ke dalam oraganisasi ini, saya mengutip beberapa dari buku yang saya beli dengan judul mukjizat finansial.
            Uang yang sudah hilang dapat di cari kembali ,tetapi waktu yang sudah berlalu tidak dapat di beli kembali” ungkapan yang mungkin sebagian dari kita sudah mampu untuk menginterpretasikannya namun belum mampu  mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari hari.orang pada umumnya lebih senang melewati waktunya dengan melakukan hal-hal yang sia sia seperti :kumpul kebo bicara ngalor ngidul tak karuan ,mabuk mabukan yang sebenarnya dia tau itu membahayAkan tubuhnya ,judi,dugem ,dan lain sebagainya . mereka yang melakukan hal tersebut biasanya orang yang tidak tahu tujuan hidupnya ,apa sebenarnya orientasi hidupnya kedepan sudah barang pasti dia Akan melakukan hal hal menyenangkan yang bersifat semu tak abadi.”firaun” adalah contoh kongkret dari ungkapan tersebut ,ketika dia tenggelam di laut merah kemudian dia baru mengakui tuhannya nabi musa namun sayang beribu sayang taubatnya failed /tidak di terima oleh Allah SWT . apa sih sebenarnya visi hidup manusia ? pertanyaan yang besar bagi kita .baik lah pembaca ,cobalah kita renungkan sejenak,sebenarnya untuk apa Allah SWT .,menciptAkan kita di dunia ini? Apakah tugas utama kita sebagai manusia ?apakah visi hidup kita di dunia ini?
Allah SWT .,berfirman:
‘’Tidak ku ciptAkan jin dan manusia melainkan untuk menyembah kepada-ku Allah”
(QS.Adz-Dzariyat:56)
Beribadahlah seolah-olah besok kita Akan mati
Usia manusia yang relatif singkat,memang terlalu berharga jika hanya di isi oleh harapan dan cita-cita duniawi semata.karena, setelah kematian yang pasti terjadi kita Akan dibangkitkan menuju kehidupan berikutnya ,yaitu kehidupan diakhirat,melalui tahap penghisaban.Nabi Muhammad saw.,bersabda :”Rata-rata usia umatku 60 samapai 70 tahun”(HR Muslim).segala amal perbuatan manusia yang telah di perbuat bakal menjadi penentu kemana dia Akan di letakkan “surga kah atau malah sebaliknya neraka” Nabi pernah mengingat kan hal ini kepada sahabatnya “Tidak ada bagi kalian melainkan sudah disediAkan 2 tempat,1 tempat di dalam surga,dan 1 tempat di dalam neraka
Sudah jelas bagi kita bahwa sebenarnya VISI HIDUP MANUSIA adalah:
BERIBADAH KEPADA ALLAH SWT.,AGAR JIKA MATI SEWAKTU-WAKTU BISA MASUK SURGA.
 Kita telah mengetahui kemana arah tujuan kita ,namun di balik kita ingin mencapai target akhirat kita juga ingin mencapai target dunia bukan? Saya memiliki filosofi sukses dunia akhirat yang saya ambil dari bukunya hamry gusman salah seorang motivator nasional  yang sudah bertahun tahun berkecimpung di dunia pengembangan diri dan kepercayaan diri .                                             “ sapi pasti dapat talinya“
Jadi kita harus mengumpamAkan ,bahwa akhirat adalah sapi,karena memiliki nilai yang tinggi ,dan kehidupan dunia ini adalah talinya.Maka,kita harus punya filosofi:KALAU MEMBELI SAPI,PASTI AKAN MENDAPATKAN TALINYA.  Jadi kalau kita mengutamAkan urusan akhirat(ibadah) ,pasti Allah Swt.,Akan mencukupi urusan dunia(rezeki) kita. Asalkan kita tetap berikhtiar,berdoa,dan tawakkal kepada-NYA.
Nabi Muhammad saw.,bersabda:
“Barang siapa yang menjadikan beberapa cita-citanya pada satu cita-cita (tentang akhirat) ,maka Allah Akan mencukupi apa-apa yang ia cita-citAkan dari urusan dunia dan akhirat”
(HR.AL-Hakim)
 Tapi sebaliknya,jika kita hanya membeli tali ,maka kita belum tentu mendapat sapinya .oleh karena itu kita yang selama ini terlalu sibuk dengan  permainan dunia dan terlena dengan kenikmatan sementara kita harus sadar bahwa kita hanya membeli seutas tali ! tidak ada harganya! Maka kita tidak Akan mendapatkan kesuksesan di akhirat nanti.Oleh sebab itu,mulai sekarang ubahlah mindset anda,bahwa yang harus Anda beli adalah sapi,bukan tali. Kalau membeli sapi,pasti mendapat talinya .tapi kalau hanya membeli tali,tidak mungkin mendapat sapinya......!
baiklah pembaca saya sudah memaparkan sedikit tentang visi hidup manusia dan filosofi sukses dunia akhirat untuk mengakhiri artikel ini, saya ingin berbagi berbagi tentang 9 Amalan Yang Dapat Mendatangkan Rezeki. karena ,amalan-amalan ini berorientasi kepada akhirat. seperti yang saya bilang jika anda mencari akhirat maka dunia Akan mengikuti anda!                                                                                                                                 1.Memperbanyak istighfar:dengan beristighfar ,berarti kita selalu memohon ampunan terhadap Allah Swt.,maka Allah Akan melimpahkan rahmatnya pada kita                                                                           2.Memperbanyak Infak Fisabilillah: bersedekah adalah salah satu pemancing rezeki .                                                             Allah Swt.,berfirman:”Gambaran orang yang infaq di dalam sabilillah ,sebagai mana satu biji yang tumbuh menjadi 7 tangkai ,tiap 1 tangkai berisi 100 biji” (QS.AL-Baqarah:261)                                                      3.Sambung famili(silaturahmi) .Nabi Muhammad saw.,bersabda:”Barang siapa yang ingin dipanjangkan umurnya,diperbanyak rezekinya,maka sambunglah familinya.”(HR.Muslim)                                        4.menghormati tamu: ketahuilah pembaca,bahwa Nabi Muhammad saw.,mengatAkan:”Tamu itu datang membawa rezeki dan pulang menghilangkan dosanya tuan rumah”                                                                                                          5.jujur dan amanah:kejujuran itu penting dan merupAkan barang langka ,sekarang banyak kita lihat di media lokal maupun nasional bermacam –macam kejahatan koruptor yang jauh dari kejujuran .Padahal Rasulullah pernah bersabda “Menetapilah kalian pada kejujuran,karena kejujuran menunjukkan pada kebaikan,dan kebaikan menunjukkan pada surga.Dan jauhilah pada dusta ,karena dusta menunjukkan  pada durhaka,dan durhaka menunjukkan pada neraka.”(HR.Sunan At-Tirmidzi)dan amanah juga tidak kalah urgent dalam kehidupan hal ini di perkuat oleh hadits Nabi Muhammad saw.,”Sikap amanah itu menarik(mendatangkan)rezeki,Khianat Akan menarik(mendatangkan)pada kemelaratan”.                                       6.Meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah Swt. Firman Allah”Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah menjadikan jalan ke;luar kepada nya dan Allah memberi rezeki dari arah yang tidak di sangka-sangka.                                                                                                                                     7.Memperbanyak tawakkal:memperbanyak tawakkal adalah bentuk kepercayaan kita kepada kekuasaannya                                                                                                                                                                     8.Khusnudhon billahi:dalam hadits qudsi Allah mengatAkan”AKU BERADA PADA PRASANGKA HAMBA KU TERHADAPKU” jadi sudah jelas jika kita meyakini bahwa Allah murah rezeki insyaallah dia Akan memberikan kita rezeki”disertai usaha dan doa 9.Rutin mengerjAkan sholat TAHAJJUD dan DHUHA .                                                                                                                       baiklah pembaca akhirnya artikel yang gak seberapa ini selesai semoga kita dapat mengambil manfaat darinya. 
            Itu tulisan saya dan Alhamdulillah saya keterima di lpm solidaritas. Diakhir, kami menyepakati untuk pembahasan minggu depan dari mana kemana. Setelah salam beliau meninggalakn kami dan terus memndang beliau hingga tak tampak oleh mata, bukan jauh menjauh tapi terhalang oleh tembok dan tangga. Pertemuan pertama menggoda setelahnya terserah, begitulah ynag kami rasAkan, kami betul-betul mendapatkan dosen ynag tepat untuk saling berbagi, curhatan lagian umur beliau masih muda dan banyak hal-hal baik yang dapat kami ambil.
            Minggu ketiga sejak kulaih saya dengan teman saya satu kamar membangunbisnis baru yaitu berjualan mie, susu, kopi, saus, kecapa dan lain-lain dipesma (pesantern mahsiswa), dengan mengumpulkan modal senilai 200.000,00 membeli barang-barang yang Akan kami jual. Wahid adalah satu rekan bisnis sekalian teman yang saya eknal sejak kami satu kamar dengannya di pesma, orangnya baik, tapi kadang dia gak peka melihat sekelilingnya, kamar kotor pun dia tidak membersihkan terpakasa saya harus rajin mengingatkannya. Sebenranya saya memiliki dua orang teman sekamar, tapi yang satu lagi sudah pindah ke basecamp IMM, saya sih tidak terlalu sedih kalau hanya tinggal berdua yang penting saya bisa bersosialisasi dengan lainnya. Dan Alhamdulillah sekarang usaha kami semakin maju dan modal sudah kembali ke kami, sekarang laba yang berjalan.
            Bercanda ria dengan teman-teman adalah hal yang paling menyenangkan bagiku selain suka berbicara, saya juga suka bercerita apa saja tentang diri saya tentang pengalaman saya mulai dari yang baik sampai yang buru, pernah saya bercerita yang membuat mereka tertawa tentang ketika pertama kali saya botak hanya gara-gara nonto bioskop, jadi ceritanya…. Malam itu aku merasa begitu tenang dan nyaman ,bukan karena aku sudah bayar hutang atau menang tawuran melainkan aku baru berpidato di ruangan ku yang  menjadi beban pikiran ku selama ini .tepat pukul 11.00 WIB aku di panggil teman ku untuk segera datang ke kantor keamanan pusat .segera ku terbangun dari mimpi indah ku di kasur empuk dan beranjak pergi meningalkan kamar ku sembari mengambil sandal ku di dalam lemari .lalu,dengan terburu-buru  menuju kesana .”sal,udah ada anggi lo di dalam”kata teman yang memnggil ku
“ha,betul lah “tanya ku dengan nada tak percaya
“iya “jawab nya singkat
Dengan perasaan yang dipenuhi ketakutan dan pikiran yang masih terbentang jelas tentang  kesalahan ku tempo hari rasa nya ingin sekali waktu itu di ulang kembali dan aku Akan bilang pada diriku”sal,itu salah jangan kau lakukan” tapi semua nya terlambat memang betul kata ustad ku waktu ngajar pelajaran mahfudjot “lan tarji’a al ayyamu allati madot[12]
“uda buruan masuk !!! sempat lagi menghayal kau “teman ku membuyar kan lamunan ku ketika ku duduk di depan kantor keamanan .
“assalamualaikum WR.WB.”sapa ku
“waalaikumsalam WR.WB  .  tafaddol dukhulan[13]. Jawab salah satu staff keamanan dari dalam
“anta rahmat faisal kaja[14]”tanya seorang keamanan yang berbadan tegap seperti arnold Schwarzenegger
“na’am akhi[15]”jawab ku singkat
Tanpa menunggu lama lagi kami pun di introgasi layak nya seperti komplotan penjual narkoba yang ketahuan sama polisi .kami mengakui kesalahan kami bahwa telah menonton bioskop dengan judul film yang tidak mendidik ,judul nya kuntilanak keramas sebenar nya bagi ku film itu lebih dominasi sama seram hantu nya dari pada mesum nya tapi lain bagi staff keamanan mereka beranggap film itu bisa mengotori otak kami padahal aku tahu bahwa otak ku uda lama kotor apa yang mau di kotori .karena bisa di bayangkan kan gimana rasanya cuci otak pakai rinso cair apa gak berbusa.... loh kok malah lari kesini ya oh baik lah ku teruskan selang beberapa saat kami yang berjumlah empat orang anak yang kurang beruntung hanya bisa pasrah melihat tangan lentik keamanan menggunting rambut kami perlahan tapi pasti hingga tinggal beberapa helai yang tersisa
“besok saya tunggu di kantor ini dengan membawa kepala yang sudah di botak licin,paham ?
“paham “
Setelah itu kami pergi meninggalkan kantor keamanan menuju asrama masing-masing dalam hati, ku berfikir  dan menyesali kekonyolan ku .sesampainya di asarama ,bukan malah kasihan malah di ketawai oleh teman-teman ku..............huhhh di sini aku belajar dari kesalahan ku agar lebih cantik main dalam berbuat salah  eh...bukan itu maksud ku tapi kita harus berfikir sebelum berbuat dan menimbang matang-matang apakah itu pantas kita lakukan atau malah menjerumuskan kita ke lembah kesesatan...
Setelah liburan kemarin kami masih dihadangkan dengan penampilan pada bulan April mendatang, latihan ynag kurang efektif waktu yang kurang memadai dan keseriusan teman-teman ynag kurang saya mulai putus asa dan mengatAkan bahwa acara kita gak bakalan sukses. Sampai saya sadar saya seperti orang tidak punya tuhan saya seperti meragukan kemapuannya saya seperti orang yang mengingkari kekuasaan tuhan.
 “Ya Allah ampunilah dosa hambamu ini yang melupAkan keberadaanmu, ampunilah dosa hambamu yang mengingkari kekuasaanmu, ampunilah hamba yang suka mengeluh dan berputus asa, hamba yakin Akan engkau, hamba yakin Akan keaunganmu.Amin” liihku setelah sholat magrib.
23/ senin/ 3 2015….
Semingu rasanya seperti sehari, hari itu ustad ‘Ainul Yaqin masuk tidak lama setelah intensif selesai, dengan mempercepat langkah saya nebuju kelas yang sudah mulai di isi bangku-bangkunya, bangku yang terbuat dari kayu dari pohon hutan terbaik, saya rasa ini dari pohon akasia, kayu ynag kuat dan berat membuat siapa saja sulit untuk mengangkat, bangku ini memilki banyak fungsi di antaranya untuk duduk, untuk diinjak ketika mau menyalakan lcd permanen. Bangku yang tidak jauh berbeda dengan bangku yang ada di bangku Smp, Sma saya ketika di pesantren dulu, pesantren raudhah tentunya. Sedikit saya ingin menceritakan pesantren saya biar kita sama-sama tahu Faisal itu dari pesantren apasih kok ada cowok secakep dia dari pesantren hahahahaha….bercanda. Ini dia pesantren saya…..    
 Pesantren yang berada disuatu tempat yang islami dan menumbuhkan para santri sosok muslim sejati itu biasa. Namun bagaimana dengan pesantren yang berlokasi ditempat yang sama sekali miris akan agama islam dan menjadi tempat kemaksiatan, Akan tetapi menumbuhkan santri sosok muslim sejati itu baru luar biasa. YA......itulah pesantren saya. Pesantren saya berada dijalan DjaminGinting, simpang selayang, Medan Sumatera Utara. Di sepanjang simpang selayang berjejer kape-kape club malam, yang menjadi sarangnya para PSK. Didepan pesantren terdapat sejumlah rumah mAkan khas karo, B2 adalah hidangan utamanya. Walaupun dengan keadaan seperti pesantren tetap exis melahirkan kader-kader ulama. Hal ini dapat dibuktikan dengan diangkatnya ustad Qosim Nurseha sebagai ketua MIUMI SUMUT. Pesantren saya menggunakan sistem KMI seperti halnya dengan ponpes Gontor Ponorogo. Sistem yang mengkaderkan alumninya mengabdi dimana pun berada. Disamping pelajaran agama, pesantren juga menekankan pelajaran umum agar pesantren dapat mencetuskan alumni ahli fisika yang agamis, ahli kimia yang agamis dan lain-lain. Pesantren saya juga memilki jargon yang selalu diucapkan dalam setiap kegiatan yaitu jika dikatkan “RAUDHAH” Jawabannya “SUKSES”.
Bangku yang dulu beda dengan yang sekarang, dulu bangku Sma sekarang bangku kuliah, yang dulunya guru lebih mendominasi dalam penyampaian pelajaran sekarang tidak, yang dulunya murid yang gak nyeleasikan tugas dihukum sekrang gak nyelesaiAkan tugas nilai dikurangi, yang dulunya banyak buku hanya untuk satu materi sekarang satu materi untuk banyak buku, yang dulunya kita masih dikontrol masuk kelas dan kalau tidak masuk dipanggil dan disidang sekarang kalau gak masuk gak bisa ikut uas atau ulangan, yang dulunya masih ada epedulian dengan teman-teman sekarang hanya memikirkan perseorangan, yang dulunya buku diksih sekrang buku dibeli dan dicari, yang dulunya tidak lulus satu pelajaran masih dianggap lulus sekarang satu saja tidak lulus mengakibatkan remedial di semester depan, yang dulunya uang dikirim sekarang uang dipikirin, yang dulunya bangun pagi dibangunin sekarang harus bangun sendiri, yang dulunya mAkan disiapkan sekarang mAkan hampir tak dilakukan, yang dulunya ahhhh pokoknya banyak ynag berbeda..
“Masuk sambil cengengesan dan tersipu malu”
Huhh dasar anak kecil, kata-kata itu masih terngiang di kepalaku seperti dogma ynag terpendam, hal ini yang membuat aku merasa minder berteman apalagi sama yang cewek saya merasa selama kalau cewek itu mau berteman kepada cowok yang memang sepadan dengannya dalam segi fashion, penampilan dan rupa. Namun, akhirnya saya mulai sadar bahwa tidak semua cewek seperti itu bahkan cewek tidak pernah memnadang cowok itu sebelah mata dan mereka mau berteman kepada siapapun tanpa memndang segi apapun asalkan para cowok itu baik kepada mereka.
“YA Allah saya sadar selama ini saya khilaf menilai orang lain”.
Saya semakin sadar ketika mengikuti pelatihan sastra dipesantren, saya masih sungkan untuk bergaul dengan cewek, namun setelah berbicara banyak dengan teman cewek yang baru saya semakin merasa bersalah dengan paradigm saya..pelatihan ini dihadiri sekitar 50 an orang dari berbagai kalangan, tapi syarat mengikutinya harus membuat satu buah karya cerpen, saya menulis tentang kematian teman saya disungai perlu diperhatikan bahwa cerita ini fiksi belaka,
“TEMAN, I LOVE YOU FOREVER” *
Kicauan burung terdengar indah menawan, semilir angin menarikan daun dan dahan, gemercik air saling bersahutan, ikan-ikan berlari kesana-kemari mencari mAkanan, burung-burung beterbangan tak tentu arah dan tujuan, ditambah dengan panaroma alam yang menakjubkan, dari hamparan sawah ke ranah pegunungan. Sungguh, suasana pagi yang nyaman. Pagi itu, ditemani secangkir kopi hangat, dengan beralaskan tikar aku duduk di pendopo tak jauh dari sawahku, memandangi padi yang mulai menguning, Sesekali menggoyangkan orang-orangan yang dibuat ibuku, untuk mengusir burung-burung yang menghampiri padi. Liburan kali ini, aku banyak menghabiskan waktu di sawah. Namun, hatiku  tak senyaman suasana saat itu. Budi adalah seorang teman yang biasa kuajak ke sawah, selain baik dia juga penurut dan gak banyak nanya. Namun kali ini tidak lagi. Aku ingat sekali kejadian yang sangat memilukan hatiku dan keluarganya.
“Budi, besok pagi kita ke sawah yuk”, ajakku suatu hari.
“ayoklah”, jawabnya tanpa banyak tanya.
Menjelang matahari terbit, kami bergegas pergi ke sawah dengan mengendarai sepeda dan membawa satu buah pancing. Karena selain mengusir burung-burung kami juga berniat memancing di sungai yang tak jauh dari sawahku. Setelah lama di pendopo, Kami memutuskan untuk pergi ke sungai dan bersepakat kalau aku yang mancing duluan dan dia mandi.  Aku yang asik memancing  tak sadar kalau si  Budi tenggelam dan berteriak minta tolong. Aku kebingungan karena aku tak pandai berenang. Kuputuskan untuk memangil warga disekitar situ, namun tak satupun kujumpai, dengan berlari ku bergegas pergi ke rumah Budi karena jarak rumahnya ke sawah lebih dekat daripada rumahku. Dengan bercucuran air mata kujumpai orang tua budi.
“ada apa nak, kok nangis?”
“Budi pak....Budi pak.....Budi pak”
“kenapa Budi?
“Budi tenggelam pak”
“ya Allah”
Dengan buru-buru kedua orangtua Budi berlari menuju sungai tersebut. Namun Budi tak ditemukan, dia tenggelam terbawa arus. Hancur sudah perasaan kedua orangtuanya melihat kenyataan itu, pahit sungguh pahit menelan kenyataan tersebut. Dengan langkah gontai ku melangkah kehadapan keduanya.
“maafkan saya buk, pak, ini semua salah saya, kalau saya tidak mengajak Budi ke sungai mungkin tak Akan terjadi hal ini”, isakku
“sudah lah nak, semua sudah diatur oleh Allah kami ikhlas kok menerima kenyataan ini. Budi adalah titipan Allah untuk kami, kami sudah berusaha menjaganya dan mendidiknya , namun Allah berkehendak lain. Semoga Allah memberikan yang terbaik” kata sang Ayah dengan hati yang tegar.
“Rojali, ngelamun aja kau” kakakku datang mengagetkanku. “Eh iya kak kenapa?”, masih teringat si budi ya?” “eh ...iya kak” “sudah lah jangan terlarut dalam kesedihan, berdoalah semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah” “Amin” “ayok pulang”, ajak kakakku. Kami berdua pulang kerumah. “teman, i love you forever” bisikku dalam hati.
Ustad Ainul Yaqin pun membuka dengan Salam
            “Assalamu’alaikum Wr Wb”
            Wa’alaikumsalam Wr Wb”
            Kaifa halukum” Tanya beliau dengan pertanyaan yang jarang dilontarkan oleh dosen-dosen. Ini artinya hanya sebagian dosen saja yang peduli dengan keadaan mahasiswanya. Dan ustad ini termasuk orang yang care, setidaknya menanyakan kabar. 


[1] Piket Asrama
[2] Say lihat dahulu apa yang kamu pegang
[3] Dari mana label name ini
[4] Dari teman saya
[5] Kamu telah berbohong , dari mana
[6] Bong Chandra,unlimited wealth,(Jakarta:Elex media komputindu, 2010) ,hal. xiv
[7]Ali Zaenal, Vira Luthfia, 24 Bocah Istimewa Pemukau Dunia, (Jakarta: Media Kita, t.t), hal. 130
[8] Dewa Eka Prayoga, 7 langkah dahsyat menggemgam masa depan (Yogjakarta: PT.Buku Seru, 2013), hal. 160
[9]Dewa Eka Prayoga, 7 langkah dahsyat menggemgam masa depan, hal. 29
[10] Abang dari uwak saya
[11]Panggilan kepada anak dalam suku batak
[12] Tidak Akan kembali hari-hari yang telah berlalu
[13] Silahkan masuk
[14] Kamu rahmat faisal kan
[15] Iya.akhi( pangilan untuk saudara laki-laki dalam Bahasa Arab)

71 komentar:

Bnyak inovasi di dalamnya. Haha
Lanjutkan.

berjiwa entrepreuner jangan lupa untuk menulis.
berkarakter komedian jangan lupa untuk dituang ke atas lembaran putih.

Keren.. kirain tulisannya gak se-exis orangnya. Good job pak KOSMA. Tingkatkan !! ;)

EYD-nya diperhatikan...masih banyak yang perlu dibenahi.
artikel yang sudah ada di Blog sebaiknya tidak dimasukkan lagi, atau sekalian yang di Blog dihilangkan. Terima Kasih.

Masih ada beberapa penulisan nama orang yang masih menggunakan huruk kecil pada awal namanya. Mungkin sedikit diperhatikan cara penulisabnnya dengan teliti lagi

Mantap,,,
ceritanya menarik, dan penulisannya juga seruu,,,
lanjutkan dan tetap semangat KOSMA....
good job sobat..

Cieee, kosma kita.. hahah. Good job brother... ttp semangat

ما أحسن كتاباكم يا أخي، tulisannya sudah sangat bagus, penuh motivasi. Keep writing bro, mabruk insyaallah :)

👏oke kosma, terus berkarya dan tetap teliti ketika ingin tulisan nya di gemari oleh pembaca, terus berkarya krn hidup masih koma, Good Job Rafael

👏oke kosma, terus berkarya dan tetap teliti ketika ingin tulisan nya di gemari oleh pembaca, terus berkarya krn hidup masih koma, Good Job Rafael

Kereeeennn (y) sangat inspiratif.... Terus berkarya yah Fael!!!

tulisan yang di kontraskan dengan gambar-gambar membuat mata tertarik untuk melihat.. sukses!! semangat!!

good job rafael nst,...
lebih diperhatikan lagi yah EYD'a,..
just that kok...

fighting kawan seperjuangan.
salam SLTB.

ketika membaca tulisan ini, bayangan sang penulis pun langsung memenuhi kepala ku.. Goods Job Mister Kosmos eh kosma.
Semangat kakak !!!

hallo rafaell....

siip dah tulisanmu sudahhh..........hmmmm, jadi ngiri nih,,,:-D

teruntuk kosma keren B3
tulisanmu renyah untuk dibaca... bahasa yang kau gunakan membuat pembaca hanyut , apalagi guyonan-guyonan segar yang tersisipkan didalamnya..
kamu punya potensi besar untuk menjadi enterpreneur sekaligus penulis!
Amiiin
terus berkarya dan teruskan langkahmu untuk selalu menebar manfaat dimanapun berada..

soal isi, saya sepakat sama teman2...
soal penulisan, untuk percakapan ditempatkan di paragraf baru ya. biar nggak pegel bacanya :D
Keep writing ya bro! pertahankan sense of comedy-mu yang khas... kita sama2 belajar.
tulisanmu... brilian! (y)

Bismillah
Isi tulisan a menginspirasi.. Tapi penulisan dan penggunaan kapitalnya lebih diperhatikan yahh... Tanda titik komanya juga ok..? Kosmaaa.. Kerrrenn bah

karakter orangnya pada tulisan sangat tampak sekali... jiwa" pebisnis yang tak menyia-nyiakan kesempatan ang ada..

Subhanallah mumtazz fael ,,,,,saya susah untuk memberikan komentar,,,,sedikit dari Abdullah jika fael menulis lagi ketelitiannya terhadap kalimat perkalimat harus lebih diperhatikann lagii,,,,dan klo bsa menulisnya harus dari hatii ya,,,:)

kereeen, , , , tulisannya membuat saya iri, , jiwa penulismu sudah muncul. . . kembangkan, , semoga menjadi penulis besar, , ,

temanku ini memang banyak sekali bakatnya.
good job :)
lanjutkan menulis ya... lancar berbicara + pandai menulis. lengkap dah :)

terinspirasi dengan karyanya khususnya tulisan ini "kita semua pantas untuk meraih impian dan sukses dalam karir. Hidup tanpa impian seperti makanan tanpa garam yang rasanya akan hambar"
sedikit masukan perhatikan penulisan huruf besar di pertengahan kata.. ok
tulisannya di lanjutkan lagi,,, jangan cepat puas dengan pujian orang-orang

Sebelumnya mohon maaf kalau komentarku pakai bahasa tanah air. Unsur komedi dalam tulisan ini sangat kuat meski hanya menjadi pelengkap saja. Kekayaan kosa kata yang dimiliki patut ditiru, hanya mereka yang mau membuka dan belajar bahasa-bahasa yang dianggap aneh yang bisa melakukannya. Tuisanmu itulah karaktermu, semangat terus boy yakinlah jejakmu akan berbekas. Ayo sukses bersama. Salut!!!

tulisan loe udah bagus brooo..... lanjutkan...!!!

tapi kayaknya ada beberapa hal yg perlu di perhatikan.... buat tulisan judul lebih bagus pake huruf kapital depannya.....

trus juga kayaknya tulisan nama gw juga salah broo......

tapi gpp lah..... memang segala sesuatu berproses..... semakin kita mengetahui kesalahan kita, semakin kita dituntut untuk memperbaiki diri.....

jangan menyerah brooo..... ditunggu karya-karya loe selanjutnya...

Saya tidak mengomentari tulisan2mu.
Saya hanyanmemberi motivasi.
"Berilah, karena dengan memberi maka kamu ada".

Saya akui, kadang saya iri dgn potensi2mu...
Share ilmumu secarabtdk langsung..tp itu sangat mengena

Subhanallah ...mantap bangatt ...
Lanjutkan tulisanmu fael ....tunjukan kalau orang dari Riau juga bsa ....

Mantap aja dehh...hanya perlu ditingkatkan lagi ketelitiannya ....

bagus banget,, , seakan membaca karya asma nadia. .

Loe berpotensi juga bro dalam tulis menulis. Kembangkan bro!

Bagus juga ada tambahan foto foto nya gitu. I like it. Terus latih kecerdasan otak kanan mu seperti yg pak kamar katakan..

Satu lagi, semoga harapan dan cita-cita anda terwujudkan, what you got is what you do!

Mantap juga tulisan kau bahhh

Terus berkarya pak kosma, ditunggu buku terbitannya !!!

Penulisannya rapi, tinggal pemilihan kata yg umum aja yg perlu ditingkatkan...

bagus tulisanmu apalagi dengan teratur tulisanmu.

bagus tapi jangan berpuas diri.

go..........go.............go............go..............menulis.............menulis.......menulis dan menulis.

banyak menulis maka kamu akan jadi penulis handal

Menginspirasi bang! cuma ini ada sedikit masukan, coba perhatikan lagi penggunaan kata "di". Ada beberapa kata yang mestinya dipisah tapi anda sambung, semisal disuatu, ditempat (di nya di pisah).
mkasih.

jangan lupa komen balik yaak
sitikhoirunnisawulandari.blogspot.com
kamsahamnida oppa

Komik, ahli bahasa, tulisannya juga harus bertaji dan kau mampu membuktikannya

o..ya hampir lupa, tulisan ini mengingatkanku pada makalah yang harus punya referensi dan lumayan referensimu sudah cukup banyak, tingkatkan

Saling berbagi semangat ya cong

semangat buat sukses bersama

Kita bisa perbaiki ini semua.... keep writing

Kembang kab cakkk,,,,

great job, faisal. ttp smgt nulis y..

lanjutkan karyamu, , tinggikan namamu. .

dengan menulis, , , dunia akan mengenalmu, , lanjutkan, ,

semangat Rafael... Tulisan kamu sudah bagus

perhatikan terus tata cara penulisannya

Setelah saya baca tulian Rafael masih tedapat kata-kata yang menganjal

Sebenarnya selesaimi waktunya komentar blog.... kah lebih mi juga 50. tapi tak apalah memperbanyak komentar..

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More